Letak Pankreas

Diposting pada

Definisi Pankreas

Pankreas merupakan suatu organ yang penting dalam tubuh manusia berkaitan dengan fungsinya yaitu mensekresikan hormon yang mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Sebagai organ yang mengatur kadar gula darah dalam tubuh, pankreas berperan penting dalam sistem kelenjar pencernaan. Karena pentingnya itulah, pankreas perlu dipelajari tentang letak, struktur, mekanisme kerja, hormon yang dihasilkan, dan organ targetnya.

 Melalui penulisan makalah ini, penulis berharap kalimat efektif dapat dimengerti dan dipahami oleh pembaca.



Pengertian Pankreas

Pankreas adalah kelenjar ganda yang menunjukkan sifat-sifat sebagai kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin. Pankreas merupakan kelenjar majemuk bertandan, strukturnya sangat mirip dengan kelenjar ludah. Panjangnya kira-kira lima belas sentimeter, mulai dari duodenum sampai limpa, dan dilukiskan sebagai terdiri atas tiga bagian.

Pankreas ialah organ aksesoris di sistem pencernaan dengan dua fungsi utama uakni menghasilkan enzim pencernaan atau fungsi eksorin dan menghasilkan beberapa hormon atau fungsi endokrin. Pakreas merupakan kelenjar yang panjangnya 12-15 cm dan lebar 4 cm yang terdapat dalam perut atas yang memanjang ke arah kiri dan bagian kepalanya Nampak menempel di duodenum ( usus 12 jari ) jika digambarkan. Produk enzim yang berasal dari pankreas disalurkan ke duodenum melalui saluran pankreas utama.


Letak Pankreas

  1. Lokasi Pankreas adalah di belakang lambung dan terletak kurang lebih melintang di dinding posterior abdomen; memiliki duodenum di sebelah kanan dan limpa di sebelah kiri.
  2. Kepala pankreas yang paling lebar, terletak di sebelah kanan rongga abdomen dan di dalam lekukan duodenum, dan yang praktis melingkarinya.
  3. Badan pankreas merupakan bagian utama pada organ itu dan letaknya di belakang lambung dan di depan vertebra lumbalis pertama.
  4. Ekor pankreas adalah bagian yang runcing di sebelah kiri, dan yang sebenernya menyentuh limpa.

Struktur

Pankreas mempunyai sel eksokrin (penyusun sebagian besar ). Sel eksokrin adalah sel asinar berbentuk pyramid, saling berhimpit dan berisi granul besar sekresi, yang merupakan prekursor enzim pencernaan pankreas yang disekresikan ke dalam duktus ekskretorius dalam bentuk tidak aktif (diaktifkan oleh hormon yang disekresi mukosa usus halus saat masuk ke lumen duodenum).

Asini serosa (terdiri atas sel zimogen penghasil protein) yang berhimpitan, tersusun atas lobulus kecil. Lobulus dikelilingi septa intra- dan interlobularis dengan pembuluh darah, duktus, saraf dan (kadang) badan paccini. Di dalam massa asini serosa terdapat pulau langerhans. Asini sekretoris dibagi dalam lobuli dan digabung oleh jaringan ikat longgar.


Struktur Pankreas

  1. Struktur pankreas terdapat dalam 4 bagian utama yaitu kepala, leher, badan dan ekor. Berikut ini penjelasannya.
  2. Kepala PankreasBagian yang terlibat menempel pada usus halus kepala merupakan bagian terluas dari pankreas.
  3. Leher PankreasBagian pankreas dengan ukuran panjang sekitar 2.5 cm dan terletak diantara kepala dan badan.
  4. Badan PankreasBagian yang berada diantara leher dan ekor, hal ini merupakan bagian paling penting pada pankreas.
  5. Ekor PankreasBagian meruncing yang ada di perut kiri, bagian ekor merupakan bagian terakhir dari tubuh pankreas.
  6. Saluran Pankreas ( Duktus Pankreatikus )Saluran pankreas yang menyatu dangan duktus koledukus ( saluran empedu ) dan bermuasa di usus 12 jari ( duodenum ). Saluran pankreas mengeluarkan sejumlah enzim dari pankreas dalam membantu sistem pencernaan.

Hormon Endokrin Pankreas

Sel A melepaskan hormon yang disebut glukagon. Glukagon meningkatkan tingkat glukosa dalam aliran darah dengan memobilisasi simpanan glukosa yang ditemukan dalam aliran darah. Hal ini penting karena organ vital tergantung pada glukosa untuk energi. Jumlah glukagon disekresi oleh sel A bervariasi berdasarkan tingkat gula darah. Tingginya kadar glukosa dalam aliran darah menghambat produksi glukagon sementara rendahnya tingkat glukosa karena hipoglikemia atau aktivitas fisik berat menyebabkan jumlah glukagon diciptakan untuk meningkatkan.

Sel B pankreas endokrin memungkinkan untuk mengatur kadar glukosa dengan membuat insulin. Insulin melayani peran bertentangan dalam hubungannya dengan glukagon. Glukagon dibuat untuk meningkatkan kadar glukosa, insulin diproduksi untuk menurunkan kadar gula darah. Tujuan insulin adalah untuk menurunkan gula darah dengan mendistribusikan glukosa ke otot bukannya memungkinkan untuk berlama-lama dalam aliran darah. Kekurangan insulin menyebabkan timbulnya diabetes. Mirip dengan glukagon, jika tingkat tinggi insulin sudah ada dalam tubuh, produksi akan menurun dan sebaliknya.

Sel D melepaskan hormon yang dikenal sebagai somatostatin. Peran somatostatin dalam pankreas endokrin adalah sebagai pengatur. Peran hormon ini terutama untuk menghambat penciptaan dan sekresi hormon lainnya. Dalam kaitannya dengan glukagon dan insulin, produksi somatostatin meningkat bila terlalu banyak salah satu hormon yang ada dalam tubuh.


Mekanisme Kerja Pankreas

Keseimbangan metabolisme tergantung pada pemeliharaan glukosa darah pada konsentrasi yang dekat dengan titik pasang, yaitu sekitar 90mg/ 100ml pada manusia. Ketika glukosa darah melebihi kadar tersebut, insulin dilepaskan dan bekerja menurunkan konsentrasi glukosa. Ketika glukosa darah turun di bawah titik pasang, glukagon meningkatkan konsentrasi glukosa. Melalui umpan balik negatif, konsentrasi glukosa darah menentukan jumlah relatif insulin dan glukagon yang disekresikan oleh sel- sel Pulau Langerhans.

Baik insulin maupun glukagon mempengaruhi konsentrasi glukosa darah melalui berbagai mekanisme. Insulin menurunkan kadar glukosa darah dengan cara merangsang hampir semua sel tubuh kecuali sel-sel otak untuk mengambil glukosa dari darah. Sel- sel otak unik karena dapat mengambil glukosa dari darah tanpa insulin; sebagai akibatnya, otak mempunyai akses terhadap molekul bahan bakar itu setiap saat). Insulin juga menurunkan glukosa darah dengan memperlambat perombakan glikogen dalam hati dan menghambat konversi atau perubahan asam amino dan asam lemak menjadi gula.

Hati dan otot menyimpan gula sebagai glikogen, sementara sel- sel jaringan adiposa mengubah glukosa menjadi lemak. Hati merupakan pusat kunci pengolahan bahan bakar karena hanya sel hati yang sensitif terhadap glukagon. Secara normal, glukagon mulai mempunyai pengaruh sebelum glukosa darah turun lebih rendah dari titik pasang. Pada kenyataannya, segera setelah kelebihan glukosa dikeluarkan dari darah, glukagon akan memberikan sinyal ke sel- sel hati untuk meningkatkan hidrolisis glikogen, mengubah asam amino dan asam lemak menjadi glukosa, dan memulai pelepasan glukosa secara perlahan- lahan kembali ke dalam sirkulasi.


Gambar Pankreas

letak-pankreas


Organ Target Hormon

Organ yang dituju oleh endokrin pankreas ( hormon pankreas ) adalah hati. Insulin merombak kelebihan gula dalam darah dan mengubahnya menjadi glikogen, gikogen disimpan di dalam hati. Sedangkan glukagon mengubah/merombak simpanan gula dalam bentuk glikogen di hati menjadi gula dan mengedarkan ke pembuluh darah pada saat kita merasa lapar/tidak mengkonsumsi gula, sehingga jika kita tidak makan kita tetap bisa beraktivitas karena mendapat energi dari cadangan gula ( glikogen ) yang disimpan di hati.

Sedangkan organ yang ditarget/dituju hormon somatostatin adalah pankreas sendiri. Somatostatin sebagai pengatur pembentukan hormon insulin dan glukagon. Produksi somatostatin akan meningkat bila salah satu hormone ( insulin / glucagon ) dalam proses pembentukannya berlebih.


Fungsi Pankreas

Pankreas merupakan organ dengan fungsi utama yakni fungsi eksorin dan fungsi endokrin. Untuk lebih jelasnya dari fungsi keduanya simak di berikut ini.


Fungsi Pankreas Sebagai Organ Eksorin

Disaat makanan keluar dari lambung akan menuju ke duodenum ( usus 12 jari ), duodenum kemudian menghasilkan hormone Kolesistokinin yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan enzim-enzim ( getah pankreas ) melalui duktus pankreatikus. Enzim-enzim penceranaan ( getah pankreas ) dihasilkan oleh Asini. Asini ialah kumpulan sel pankreas. Macam-macam kandungan getak pankreas ialah sebagai berikut.

  1. NaCHO3Yaitu cairan dengan fungsi memberikan suasana basa di makanan yang masuk ke dalam duodenum karena makanan berasal dari lambung yang sifatnya asam akibat pengaruh dari asam lambung. Jika makanan terus bersifat asam melewati usus, hal ini dapat melukai dinding usus dan menyebabkan enzim dari getah pankreas tidak aktif.
  2. Lipase PankreasYaitu enzim dengan fungsi memecah lemak menjadi asam lemak + gliserol. Tidak hanya itu, enzim lipase juga berperan mengatur simpanan lemak untuk tidak terlalu berlebihan dalam tubuh.
  3. TripsinogenYaitu komponen Proteinase ( pemecah ) protein yang belum aktif dan ketika aktif dia akan berupa menjadi enzim tripsin yang berfungsi memecah pepton menjadi beberapa asam amino.
  4. Amilase PankreasYaitu enzim dengan fungsi mengubah amilum yang merupakan polisakarida menjadi monosakarida ( zat gula yang sangat sederhana ). Hal ini dapat terjadi karena tubuh hanya mampu menyerap gula dalam bentuk monosakarida.
  5. Enzim Karbohidrase PankreasYaitu enzim dengan fungsi untuk memecah gula dalam makanan, enzim berfungsi memecah disakarida menjadi 2 monosakarida ( bentuk gula paling sederhana ). Sebab tubuh hanya dapat menyerap gula pada bentuk monosakarida. Contohnya ialah lactase, sukrase, maltase dan lain-lain.

Secara umum fungsi pankreas sebagai organ eksorin ialah sebagai berikut :

  1. Meneralkan pH makan yang masuk ke duodenum agar dalam suasana basa. Sehingga makanan tidak bersifat asam, jika makanan bersifat asam dapat melukai usus dan membuat enzim pankreas tidak berfungsi.
  2. Menghasilkan berbagai enzim yang mencerna makanan masuk ke usus halus. Berbagai enzim dengan fungsi yang sama yakni memecah molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana agar dapat diserap tubuh.

Fungsi Pankreas Sebagai Organ Endokrin

Pankreas manusia mempunyai langerhans yang memiliki perna dalam menjalankan fungsi Endokrin pankreas. Pula langerhans ialah kelompok sel-sel yang tersebar di seluruh pankreas yang kaya dengan pembuluh darah dan menyusun 1-2% seluruh dari masa pankreas. Langerhans terbagi atas 4 jenis sel yang setiap selnya menghasilkan hormon yang beragam dan setiap hormone memiliki fungsi yang beragam. Macam-macam sel tersebut ialah sebagai berikut.

  • Sela Alfa Pankreas

Sel dengan fungsi menghasilkan hormone glucagon. Fungsi hormone glucagon ialah untuk meningkatkan kadar gula dalam darah dan memecah cadangan gula dalam hati lalu dibawa ke darah.

  • Sel Beta Pankreas

Sel ini memiliki fungsi menghasilkan hormone insulin. Fungsi hormone insulin ialah untuk menurunkan kadar gula dalam darah, jika gadar gula dalam darah berlebihan maka insulin akan menyimpan gula berlebih tersebut ke dalam hati. Jika hormone ini tidak ada atau kurang maka orang itu akan terkena penyakit diabetes militus.

  • Sel F Pankreas ( Sel Gamma Pankreas )

Sel ini memiliki fungsi menghasilkan polipeptida pankreas, fungsi polipeptida ialah untuk memperlambat penyerap makanan. Fungsi utama belum ditemukan.

  • Sel Delta Pankreas

Sel delta pankreas ialah sel dengan fungsi menghasilkan somatostatin. Fungsi hormone hematostatin ialah untuk menghambat sekresi Glukagon oleh sel alfa pankreas dan menghambat sekresi insulin oleh sel beta pankreas serta menghambat produk polipeptida oleh sel F Pankreas.

Secara umum fungsi pankreas sebagai organ endorin ialah sebagai berikut :

  • Mengontrol kadar gula ( glikosa ) dalam darah.

Fungsi Pankreas Secara Umum

Setelah membahas mengenai dua fungsi utama pankreas, nah berikut fungsi umum pada pankreas sebagai berikut :

  1. Sebagi kelenjar eksorin atau kelenjar mensekresikan zat-zat tertentu tanpa dengan melalui pembuluh darah.
  2. Sebagai kelenjar endokrin atau kelenjar yang mensekresikan zat-zat tertentu melalui pembuluh darah
  3. Memiliki peran menjaga keseimbangan kadar gula tubuh
  4. Menghasilkan cairan pankreas untuk proses pencernaan dalam saluran pencernaan
  5. Berperan untuk menjaga keseimbangan lemak tubuh
  6. Memiliki peran metabolism baik dengan anabolisme ataupun kataboisme gula dan bentuk lainnya
  7. Berfungsi dalam metabolism lemak
  8. Sebagai penghasil berbagi protease seperti tripsin, amylase dan lipase dalam membantu proses pencernaan.

Penyakit Pada Pankreas


  • Pankreatitis (Inflamasi Pankreas)

Pankreatitis (inflamasi pankreas) merupakan penyakit yang serius pada pankreas dengan intensitas yang dapat berkisar mulai dari kelainan yang relatif ringan dan sembuh sendiri hingga penyakit yang berjalan dengan cepat dan fatal yang tidak bereaksi terhadap berbagai pengobatan. (Brunner & Suddart, 2001; 1338)
Pankreatitis adalah kondisi inflamasi yang menimbulkan nyeri dimana enzim pankreas diaktifasi secara prematur mengakibatkan autodigestif dari pankreas. (Doengoes, 2000;558)


  • Tumor Pankreas

pankreas adalah tumor maligna (ganas) yang terdapat pada pankreas. Insidensi Ditemukan sekitar 3-5% dari semua karsinoma dan mencapai 17% dari seluruh karsinoma di saluran pencernaan. Pada beberapa penelitian di RSU Dr. Hasan Sadikin misalnya didapatkan 0,19 % pasien dengan perbandingan antara pria dan wanita adalah 1,6 : 1, dengan distribusi umur terbanyak 50-59 tahun.


  • Insulinoma

Insulinoma merupakan tumor pankreas yang jarang terjadi, dimana tumor ini menghasilkan insulin, suatu hormon yang berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah. Hanya 10% insulinoma yang bersifat ganas.


Anatomi Pankreas

Pankreas merupakan suatu organ berupa kelenjar dengan panjang dan tebal sekitar 12,5 cm dan tebal + 2,5 cm (pada manusia). Pankreas terbentang dari atas sampai ke lengkungan besar dari perut dan biasanya dihubungkan oleh dua saluran ke duodenum (usus 12 jari), terletak pada dinding posterior abdomen di  belakang peritoneum sehingga termasuk organ retroperitonial kecuali bagian kecil caudanya yang terletak dalam ligamentum lienorenalis. Strukturnya lunak dan  berlobulus.


  • Caput Pancreatis

Berbentuk seperti cakram dan terletak di dalam bagian cekung duodenum. Sebagian caput meluas di kiri di belakang arteri dan vena mesenterica superior serta dinamakan Processus Uncinatus.


  • Collum Pancreatis

Merupakan bagian pancreas yang mengecil dan menghubungkan caput dan corpus pancreatis. Collum pancreatis terletak di depan pangkal vena portae hepatis dan tempat dipercabangkannya arteria mesenterica superior dari aorta.


  • Corpus Pancreatis

Berjalan ke atas dan kiri, menyilang garis tengah. Pada potongan melintang sedikit berbentuk segitiga.


  • Cauda Pancreatis

Berjalan ke depan menuju ligamentum lienorenalis dan mengadakan hubungan dengan hilum lienale.


Demikianlah artikel dari dosenmipa.com mengenai Letak Pankreas : Gambar, Penyakit, Anatomi, Fungsi, Penyakit, Pengertian, Struktur, Mekanisme, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.