Peradaban Yunani Kuno

Diposting pada

Peradaban Yunani Kuno – Kebudayaan, Agama & Sistem Pemerintahan – Yunani terletak di ujung selatan Jazirah Balkan menjorok ke Laut Tengah. Memiliki bentuk menyerupai jari-jari tangan yang dijulurkan ke Laut Tengah, hal ini disebabkan tanah tersebut terdiri atas ujung-ujung tanah yang menjulur ke laut dan teluk diantaranya yang menjorok ke darat.

peradaban-yunani-kuno


Peradaban Yunani Kuno

Yunani adalah salah satu pusat peradaban tertua di eropa. Yunani terletak di sekitar Laut Tengah yang sangat strategis dalam pelayaran.Bangsa Yunani terbentuk dari percampuran bangsa pendatang dari laut Kaspia dan dan penduduk asli yang terdiri dari petani.


Keadaan Alam

Yunani terletak di ujung tenggara di benua eropa.Sebagian besar kepulauan di laut aegea dan laut ionia.

Batas – batas :

  1. Di sebelah utara berbatas dengan Albania, Yugoslavia, Bulgaria, dan Turki di Daratan Eropa.
  2. Di sebelah timur di kelilingi oleh Laut Aegea
  3. Di sebelah Selatan berbatas dengan Timur Tengah
  4. Di Sebelah barat berbatas dengan Laut Ionia.

Baca Juga  : Konferensi Asia-Afrika


Peradaban Yunani lahir di lingkungan geografis yang sebenarnya tidak mendukung. Tanah Yunani tidak seperti Mesopotamia, Huang Ho, ataupun Mesir yang subur. Yunan merupakan tanah yang kering, dengan banyak benteng alam yang kuat berupa jurang-jurang yang terjal, gunung-gunung yang tinggi, serta pantai-pantai yang curam dan terjal. Hujan sangat jarang turun di Yunani.


Secara umum perkembangan Yunani dapat dibagi menjadi 4 periode, yaitu sebagai berikut :

  • Fase pembentukan negara-negara kota (Polis) yang berlangsung antara 1000-800 SM.
  • Fase ekspansi negara-negara kota atau fase kolonisasi polis-polis Yunani. Ekspansi polis-polis Yunani ke arah barat sampai ke Italia Selatan, sedangkan ke arah Timur sampai ke Asia Kecil (Troya)
  • Masa kejayaan polis-polis Yunani (600-400SM)
  • Masa Keruntuhan Yunani (400-300 SM), tetapi kebudayaan Yunani berkembang di luar daerah Yunani itu sendiri.

Selama periode Kalsik (Abad ke 5 S.M.), Yunani terdiri dari daerah-daerah bagian kecil dan besar dalam bermacam-macam bentuk internasional (sederhana, federasi, federal, konfederasi) dan bentuk-bentuk internal (kekerajaan, tirani, oligarkhi, demokrasi konstitusional, dan lain-lain) yang paling terkenal ialah Athena, diikuti oleh Sparta dan Thebes. Sebuah semangat kebebasan dan kasih yang membara membuat bangsa Yunani dapat mengalahkan bangsa Persia, adikuasa pada saat itu, didalam peperangan yang terkenal dalam sejarah kemanusiaan- Marathon, Termopylae, Salamis dan Plataea.


Pada paruh kedua abad ke 4 S.M., banyak daerah-daerah bagian di Yunani membentuk sebuah Aliansi (Cœnon of Corinth) yang dipimpin oleh Alexander Agung sebagai Presiden dan Panglima (Kaisar) dari Aliansi, Raja dari Macedonia (“Yunani takabara” dalam bahasa persia kuno) menyatakan perang dengan Persia, membebaskan saudara-saudara mereka yang terjajah, Ionian, dan menguasai daerah-daerah yang diketahui selanjutnya. Menghasilkan sebuah masyarakat yang berkebudayaan Yunani mulai dari India Utara sampai Laut Tengah barat dan dari Rusia Selatan sampai Sudan.


Baca Juga  : Hasil Sidang BPUPKI – Anggota, Pembentukan, Sejarah Dan Ringkasannya


Pada tahun 146 S.M., Aliansi diatas jatuh ke bangsa Romawi. Pada tahun 330, ibukota negara bagian Romawi berdiri didaerah baru, Roma Baru atau Konstantinopel, sebuah bentuk popular, sebuah nama untuk memperingati Kaisar Romawi, pada saat itu, Konstantin Khloros (Konstantin Agung). Para ahli sejarah sejak abad ke 19 lebih memilih, untuk alasan referensi, menamakan periode terakhir sebagai Bizantium dengan tujuan untuk membedakan 2203 tahun wilayah Romawi menjadi dua periode. Selama periode kedua dunia budaya Yunani klasik dari Yunani Kuno berubah menjadi dunia modern masyarakat barat dan kristen. Kata Bizantium diambil dari wilayah yang sudah ada sebelumnya (Bizantium, dengan Megara sebagai Metropolis) dimana ibukota baru berada, Konstantinopel.


Setelah ibukota dan wilayah jatuh ketangan Turki pada tahun 1453, bangsa Yunani berada dibawah kekuasaan Ottoman hampir selama 400 tahun. Selama masa ini bahasa mereka, agama mereka dan rasa identitas diri tetap kuat, yang menghasilkan banyak revolusi untuk kemerdekaan meskipun gagal.


Pada tanggal 25 Maret 1821, bangsa Yunani memberontak kembali, kali ini berhasil, dan pada tahun 1828, mereka mendapatkan kemerdekaannya. Sebagai sebuah negara baru yang hanya terdiri dari sebagian kecil dari negara modern mereka, perjuangan untuk membebaskan seluruh daerah yang dihuni oleh bangsa Yunani berlanjut. Pada tahun 1864, kepulauan Ionian disatukan dengan Yunani; tahun 1881 sebagian dari Epirus dan Thessaly. Crete, Kepulauan Aegean Timur dan Macedonian ditambahkan pada tahun 1913 dan Thrace Barat tahun 1919. Setelah Perang Dunia II kepulauan Dodecanese juga dikembalikan ke Yunani.Saat ini, Yunani merupakan negara anggota Uni Eropa (1981) dan sistem moneter-keuangan-ekonomi Euro.


Penduduk

Bangsa Yunani merupakan percampuran darah antara para pendatang dari Padang Rumput sekitar Laut Kaspia dan penduduk asli yang mengusahakan pertanian. Bangsa pendatang yaitu rumpun bangsa Indo – Jerman yang dikenal dengan bangsa Helas yang terdiri dari suku bangsa Doria, Achaea, Arolia, dan Ionia.


Negeri pertama yang berkembang di Wilayah Yunani adalah pusat perdagangan di Mycenae. Mycenae semula merupakan daerah koloni kerajaan Kereta. Mycenae mempunyai kejayaan pada tahun 1400 SM, yaitu setelah Knossos runtuh dan menggantikan peranan kerajaan Kereta di Perairan Laut Tengah.

Hasil – hasil purbakala yang ditemukan pada tahun 1787 M :

  1. Bangunan kuno Troya di Asi Kecil yang banyak disebut oleh Pujangga Homerrus dalam bukunya Illyas.
  2. Makam raja Agamemnon, seorang raja yang disebut – sebut pula dalam cerita Illyas.
  3. Harta benda Priamus (Raja Troya) yang terbuat dari emas dan permata.

Baca Juga  : Perang Dunia Ke I


Seni Bangunan / Seni Pahat

Pada masa Yunani (476 – 338 M) banyak dibangun kuil dengan gaya Doria :

  • Acropolis (Kota Tinggi)

Sebab letaknya di daerah perbukitan. Jalan ke atas Acropolis ini dihiasi oleh arca-arca indah dan ada kubu pertahanan. Di bagian inti ada dua kuil yaitu Kuil Erectum sebagai tempat Patung Dewi Athena, dan Kuil Parthenon sebagai tempat penghormatan Dewi Athena.

  • Kuil Dewa Zeus

Terletak di bukit Olympus, juga disebut Altis yaitu sebagai tempat pemujaan Dewa Zeus. Pengarang sastra yunani kuno terkenal adalah Homerus dengan karyanya Illyas yang berkisah tentang perang troya.


Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Contoh dari ilmu pengetahun dan teknologi yang ditemukan adalah :

  1. Menciptakan perahu layar untuk mengarungi lautan tengah.
  2. Membuat barang – barang dari tanah liat.
  3. Menghasilkan karya arsitektur
  4. Mengembangkan industri untuk penunjang perdagangan
  5. Menghasilkan karya benda – benda dari logam (alat-alat perang)

Pemerintahan dan Hukum

Antara wilayah – wilayah di Yunani tersebut sulit untuk berhubungan yang disebabkan oleh alam yang berbukit-bukit, sehingga jadilah kota – kota yang disebut Polis.

Ada dua polis yang terkenal :


Athena

Athena

Athena merupakan Polis yang menerapkan sistem Demokrasi. Sistem itu diperkenalkan oleh Solon (638 SM-559 SM). Dengan sistem itu, kekuasaan berada di tangan dewan rakyat. Pelaksanaan pemerintahan dilakukan oleh sembilan orang Archon yang setiap tahun diganti. Para Archon diawasi oleh Aeropagus (Mahkamah Agung) yang para anggotanya berasal dari mantan anggota Archon. Athena banyak menghasilkan para filosof yang pemikirannya sangat berpengaruh pada kehidupan manusia hingga dewasa ini. Para Filosof itu antara lain sebagai berikut :


Baca Juga  : Revolusi Hijau


  • Tahles : Dia terkenal sebagai ahli matematika dan astronomi. Thales dikenal dengan perhitungannya tentang gerhana, menghitung ketinggian piramida dan menghitung bayangannya. Selain itu Thales berpendapat bahwa bumi ini berasal dari air.
  • Anaximander : Dia berpendapat bahwa segala apa yang ada di dunia ini berasal dari bahan tunggal yang bukan air. Selain itu, Anaximander berpendapat bahwa bumi itu seperti silinder yang mempunyai ukuran lebih kecil daripada matahari.
  • Anaximenes : Dia berpendapat bahwa bahan pembentuk alam adalah udara.
  • Pytagoras : Dia terkenal sebagai ahli matematika, dia percaya bahwa segala sesuatu itu pada aturannya menurut bilangan tertentu. Sehubungan dengan hal itu, Pytagoras berpendapat bahwa melalui pengetahuan tentang bilangan, kita akan memahami tentang kenyataan.
  • Heraclitus : Dia adalah seorang filosof mengembangkan pemikiran tentang logika.
  • Parmenindes : Filosof ini mengemukakan pentingnya logika dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
  • Hippocartus : Dia adalah seorang filosof yang ahli dalam bidang kedokteran.
  • Socrates : Filosof ini mengajarkan kepada murid-muridnya bahwa manusia dan lingkungannya merupakan subjek untuk mendapatkan pengetahuan tentang kebenaran.
  • Plato : Filosof ini berpendapat bahwa orang bisa berperilaku baik jika ia telah mempunyai persepsi perilaku apa yang disebut baik dan jahat. Plato juga berpendapat bahwa sumber kekuasaan adalah pengetahuan.
  • Aristoteles : Filosof ini mengembangkan ajaran tentang politik dan etika. Menurut Aritoteles, pada dasarnya setiap manusia memiliki hak yang sama yang harus diakui. Kebahagian menurut Aristoteles adalah terpenuhinya semua kebutuhan kita. Di bidang logika, Aristoteles mengembangkan silogisme. Lahirnya tradisi intelektual dari bangsa Yunani disebabkan oleh faktorfaktor berikut ini :

  1. Faktor geografis dari Yunani bergunung-gunung dan tidak subur. Hal ini memacu para penduduknya untuk berpikir dan berkreasi agar mampu bertahan hidup.
  2. Orang Yunani membangun hubungan dengan bangsa-bangsa lain seperti Mesir, Babylonia, dan yang lainnya, sehingga terjadi tukar-menukar pengetahuan
  3. Penduduk Yunani memiliki hak otonomi kemerdekaan dan kemakmuran di bidang ekonomi, sehingga mereka lebih berkonsentrasi untuk menumbuhkembangkan pengetahuan.
  4. Bangsa Yunani menghargai logika dan cara berpikir yang rasional.
  5. Bangsa Yunani selalu terlibat aktif dalam urusan politik, ekonomi, dan sosial. Hal itu membuat mereka selalu berusaha untuk mencari pemecahan dalam setiap masalah yang muncul.

Spartha

Spartha yunani kuno

Pemerintahan Spartha didasari oleh pemerintahan yang bergaya militeristik. Pola ini diperkenalkan oleh Lycurgus tahun 625 SM. Pemerintahan dipegang oleh dua orang raja, sementara pelaksana tertinggi dipegang oleh suatu dewan yang bernama Ephor yang terdiri dari lima orang. Setiap Ephor memiliki dewan tua yang berusia lebih dari 60 tahun, yang bertugas untuk mempersiapkan UU yang diajukan kepada dewan rakyat (perwakilan dari semua warga kota). Para pemuda yang terseleksi secara fisik dan mental, dijadikan tentara.


Keberadaan polis-polis di Yunani mengakibatkan mereka saling bersaing dalam memperebutkan hegemoni kekuasaan atas wilayah Yunani. Sehingga tidaklah mengherankan apabila di Yunani selalu terjadi peperangan di antara sesama polis-polis tersebut. Tetapi, datang tentara Persia yang akan menginvasi daerah Yunani, maka polis-polis yang ada di Yunani terutama Spharta dan Athena, bersatu untuk menghadapi Persia tersebut. Pertempuran antara Yunani dan Persia terjadi beberapa kali.


Baca Juga  : Perang Dunia 2


  • Perang Persia Yunani I (492 SM). Peperangan antara Yunani dan Persia tidak terjadi karena armada tempur Persia dihancurkan oleh badai dan terpaksa harus pulang kembali.
  • Perang Persia Yunani II (490 SM). Pertempuran terjadi di Marathon, pertempuran itu berhasil dimenangkan oleh bangsa Yunani. Para prajurit Yunani harus lari sepanjang 42 km antara Marathon dan Athena dalam rangka berkonsolidasi dan meminta bantuan.
  • Perang Yunani dan Persia III. Bangsa Persia datang kembali, dan pasukan Yunani menghadapinya di Termopile.

Persia dapat dipukul mundur, namun Raja Spartha terbunuh dalam pertempuran itu.


Pada tahun 448 SM diadakan perdamaian antara Yunani dan Persia. Dengan menangnya Yunani atas Persia, maka hal ini membuat kemajuan, seperti pada kesenian dan ilmu pengetahuan serta adanya filosof – filosof. Hal ini membuat Sparta iri sehingga terjadi perang Peloponessos yang membuat Athena kalah sehingga membuat yunani terpecah – pecah. Dengan lemahnya Yunani membuat mudahnya Yunani ditaklukkan oleh kerajaan Macedonia di bawah pimpinan Philipus pada 338 SM.


Perjuangan Philipus untuk menguasai Persia diteruskan anaknya Iskandar Zulkarnaen (Alexander Agung 336 – 323 SM) dan ia berhasil menguasai Tunisia, Palestina< Mesir, dan di Mesir mendirikan kota yang bernama Iskandariyah. Niatnya menguasai India tak terkabul karena prajuritnya yang tidak mematuhi perintahnya.


Setelah Iskandar meninggal, maka kerajaannya terpisah – pisah :

  1. Kerajaan Macedonia
  2. Kerajaan Syria (Jenderal Seuleueos)
  3. Kerajaan Mesir (Jenderal Ptelomeus)

Kepercayaan

Orang Yunani percaya bahwa ada dewa – dewi yang bertubuh besar dan tidak dapat mati yang mempunyai keluarga yang saling berebut kekuasaan.juga ada hero yaitu setengah dewa yang dapat mati.Menurut warga dewa – dewi tinggal di bukit Olympus di bawah pimpinan Dewa Zeus atau dewa tertinggi.


Dewa – dewi Yunani :

  1. Dewa Ares yaitu dewa perang.
  2. Dewi Artemis yaitu dewi perburuan.
  3. Dewa Hermes yaitu dewa perniagaan.
  4. Dewa Poseidon yaitu dewa laut.
  5. Dewa Apolo yaitu dewa kesenian dan matahari.
  6. Dewa Pallas Athena yaitu dewa keselamatan.
  7. Dewi Prhodite yaitu dewi kecantikan.

Baca Juga  : 3 Pengertian Dan Sejarah Peradaban Zaman Romawi Kuno


Kuil dewa Zeus di bukit Olympus. Bangunanya disebut altis, yakni tempat pemujaan dewa Zeus

• Filsafat & Ilmu Pengetahuan

Filsafat : Seperti ilmu fikir (logika), ilmu alam (physica), ilmu kesusilaan (Ethica), dan ilmu negara (politica).


Seperti sudah disinggung pada uraian pemerintahan Yunani,ternyata polis Athena melahirkan banyak ahli pikir yang mewariskanpengetahuannya bagi umat manusia. Tepatlah ungkapan Socratesyang menyatakan : “Bila Anda ingin menemukan orang kuat pergilah ke Sparta, tetapi bila Anda ingin menjumpai orang pintar dan bijak, datanglah ke Athena”.


Ada 3 orang filsuf yang perlu Anda ketahui yaitu:

  • Socrates (469-399 SM)

Ajarannya tentang filsafat etika atau kesusilaan dengan logikasebagai dasar untuk membahasnya. Socrates mengajarkan agarmanusia dapat membedakan apa yang baik atau buruk, benar atausalah, adil atau tidak adil. Ajarannya ditujukan kepada anak mudayang diajaknya berdiskusi. Ia akhirnya di hukum mati dengan minumracun karena tuduhan telah merombak dasar-dasar etikamasyarakat Yunani kuno serta tidak percaya kepada dewa-dewayang disembah masyarakat.


  • Plato (427-347 SM)

Ajaran filsafatnya disebut filsafat idea. Ia menulis banyak buku,salah satunya berjudul Republica. Dalam buku tersebut diuraikantentang kebahagiaan hidup yang dapat dicapai bila manusia bekerjadengan wataknya dan wanita diangkat derajatnya. Plato jugamendirikan pusat pendidikan bernama Academus.


  • Aristoteles (384-322 SM)

Ia adalah murid Plato, merupakan ahli di bidang biologi danketatanegaraan. Karyanya yang terkenal antara lain Klasifikasi Floradan Fauna di Kepulauan Aegeia. Di bidang ketatnegaraan, iaberpendapat bahwa sistem pemerintahan yang baik adalah republik.Pemerintahan yang baik mengutamakan kebahagiaan sebesar-besarnya untuk seluruh rakyat. Aristoteles adalah pendiri pusatpendidikan bernama Peripatetis. Salah seorang muridnya ialahAlexandar Agung, raja Macedonia.


Baca Juga  : Sejarah Terbentuknya Danau Toba Menurut Ahli Peneliti Internasional


Kemajuan bangsa Yunani di bidang ilmu pengetahuan dapat dilihat dari deretan ilmuwan sebagai berikut:

  1. Pythagoras, ahli matematika yang melahirkan dalil untuk segitiga siku-siku. Tentu Anda tahu rumus Phytagoras !
  2. Hipokrates, bapak kedokteran. Ia dapat menyebutkan sebab timbulnya penyakitdan cara mengobatinya yang ditulis dalam buku berjudul Aphorismendan Prognose. Sumbangannya yang terkenal adalah sumpah dokteryang berlaku sampai sekarang.
  3. Thucydides: Ahli sejarah yang menulis tentang perang Peloponesos.
  4. Archimedes yang menciptakan teori gravitasi dan teori benda mengapung.
  5. Thales dengan pendapatnya: alam fisik terdiri dari satu bahan dasar yaitu air.
  6. Analisagoras dengan pendapatnya: materi terdiri dari beraneka ragam zat renik.
  7. Democritus: ahli atom.
  8. Euclid : ahli ilmu ukur.
  9. Herodotus : Bapak sejarah yang pertama kali mengembangkan sejarah tertulis.
  10. Hipocrates sebagai pelopor ilmu kedokteran.

Demikianlah pembahasan mengenai Peradaban Yunani Kuno – Kebudayaan, Agama & Sistem Pemerintahan semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Butuhkan