Batuan Sedimen Adalah

Batuan Sedimen Adalah

Batuan Sedimen Adalah – Pengertian, Klastik, Ciri & Klasifikasi– DosenPendidikan.Com – Batuan sedimen merupakan batuan yang terbentuk di permukaan bumi pada kondisi temperatur serta tekanan yang rendah. Batuan ini berasal dari batuan yang lebih dahulu terbentuk, yang mengalami pelapukan, erosi, dan kemudian lapukannya diangkut oleh air, udara, ataupun es, yang selanjutnya diendapkan dan berakumulasi di pada cekungan pengendapan, membentuk sedimen.

Klasifikasi batuan sedimen


Batuan Sedimen

Alam tanpa henti-hentinya menggerus serta menghanyutkan bahan-bahan tanah dan batuan dari suatu tempat ke tempat lain, hasil gerusan tersebut kemudian diakumulasikan di suatu tempat menjadi bahan endapan (sedimen) di lembah sungai, danau, lautan, dan tempat-tempat lainnya. Endapan-endapan tersebut diangkut melalui pergerakan air atau ang air lebih dominan, di Indonesia pengangkutan oleh air domina. Pengikisan dan pengendapan bahan-bahan tanah pada suatu tempat berlangsung secara terus menerus, jadi pengendapan dapat terjadi di semua tempat.


Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari akumulasi material hasil perombakan batuan yang sudah ada sebelumnya atau hasil aktivitas kimia maupun organisme, yang di endapkan lapis demi lapis pada permukaan bumi yang kemudian mengalami pembatuan.


Batuan Endapan Sebagian besar ditemukan di permukaan bumi, di mana membentuk lapisan tipis yang tidak dijumpai pada batuan beku. Sebagian besar batuan endapan terjadi dari pengendapan yang berlapis-lapis, fenomena ini dapat terihat jelas pada lereng gunung, dinding jurang, ngarai, tebing, galian buatan di sepanjang jalan raya atau jalan kereta api.

Berdasarkan tenaga yang mengangkut hasil pelapukan dan erosi batuan sedimen dapat digolongkan atas tiga bagian utama yaitu :


  1. Sedimen Aquatis, yaitu sedimen yang diendapkan oleh tenaga air. Contohnya: Gosong Pasir, Flood Plain, Natural Levee, Alluvial Fan, Delta, dan sebagainya
  2. Sedimen Aeolis/Aeris, yaitu sedimen yang diendapkan oleh tenaga angin (aeolis). Contohnya: Tanah Loss, Sand Dunes, Serir, dan sebagainya
  3. Sedimen Glasial, yaitu sdimen yang diendapkan oleh gletser. Contohnya: Morena, Drumlin, dan sebagainya

Materi hasil erosi itu terdiri dari brbagai jenis partikel, ada yang kasar ada yang halus, ada yang verat, ada yang ringan. Oleh karena itu pengendapan juga bersifat selektif. Cara pengangkutan batuan/bahan-bahan sedimen bermacam-macam : ada yang terdorong (traction), terbawa secara melompat-lompat (saltation),terbawa dalam bentuk suspensi, ada pula yang larut (solution).


Penggolongan Batuan Sedimen

Penggolongan yang didasarkan pada cara pengendapannya, maka batuan sedimen dapat dikelompokan atas tiga macam, yaitu:

  • Sedimen Klastis

Sebuah pengamatan mengenai suatu pendapatan manunjukkan bahwa batuan kerikil atau pasir merupakan potongan sederhana dari batuan dan mineral. Dengan menggunakan kaca pembesar dapat dilihat bahwa partikel-partikel endapan halus, bahkan yang paling kecil. Ciri-ciri penting lainnya dari batuan endapan adalah kadang-kadang terbentuk dari bahan-bahan fosil.


Tabel Definisi Partikel Klastis yang Terbentuk dari Endapan-endapan dan Batuan – Batuan Endapan

Partikel Klastis

Sebutan konglomerat, breksi batu pasir merupakan istilah yang dipergunakan oleh pakar geologi untuk menyatakan kumpulan beberapa jenis batuan yang telah mengeras dan menjadi satu kesatuan.


Baca Juga : “Batuan Beku” Pengertian & ( Jenis – Contoh )


Tabel Pengelompokan Batuan Sedimen

Tabel Pengelompokan Batuan Sedimen

Keterangan :

  • Konglomerat adalah batu-batu ataupun kerikil yang telah mengalami sementasi menjadi padat
  • Breksi, sama dengan konglomerat tetapi butir-butirnya runcing-runcing tidak beraturan. Karena itu dapat ditafsirkan bahwa batuan conglomerat telah terbawa jauh dari sumbernya, sedang breksi tidak jauh dari sumbernya.

Batuan Sedimen Konglomerat

Batuan Sedimen Konglomerat

  • Tipe : Batuan sedimen klasik
  • Kelas : Koheren
  • Kenampakan : Warna bervariasi tergantung pada penyusunannya, dicirikan oleh kumpulan batu/kerikil yang bulat kokoh menjadi satu kesatuan
  • Tempat terjadinya : Pada umur geologi periodik triassic (tua) di atas batuan metamorfik, dijumpai di Inggris, Skolandia, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Di Indonesia di daerah sedimentasi  jauh dari vulkanik
  • Kegunaan : Sumber unsur hara

Batuan Sedimen Breksi

Batuan Sedimen Breksi

  1. Tipe : Batuan sedimen klasik
  2. Kelas : Koheren rudite
  3. Kenampakan : Batuan campuran, fragmen batuan, pada umumnya hampir homogin
  4. Lingkungan geologi : Konsolidasi dari landslide dan terdapat di gua-gua
  5. Tempat terjadinya : Banyak di jumpai di daerah batuan kapur dan dolomit seperti di Pegunungan Rocky mountain, Inggris, di Indonesia dijumpai disepanjang pantai selatan P.Jawa atau daerah pegunungan kapur lainnya
  6. Kegunaan : Bahan dekorasi bangunan, sumber unsur hara

Sedimen Kimia

Batuan sedimen kimiawi yaitu yang terangkut dalam bentuk larutan kemudian diendapkan secara kimia di tempat lain. Endapan kimia juga berasal dari sumber air panas dan secara tiba-tiba mengalami pendinginan akan menghasilkan endapan oval (kalsit).
Contoh : Evaporasi dari air laut dan air danau, batuan sedimen kimiawi Batu tetes (Stalaktit & stalakmit), yang banyak dijumpai dari gua bawah tanah di daerah kapur.

CO2+ H2O → H2CO3; H2CO3+ CaCO3… Ca (HCO3)2
Ca (HCO3)2→ CaCO3+ H2O + CO2

Lapisan garam, suatu lapisan yang terbentuk dari mineral-mineral halit /NaCl yang di endapkan di dasar laut atau dasar danau-danau garam karena penguapan.

HCL + NaOH → NaCL + H2O


Baca Juga : Pengertian Dan 20 Jenis Batuan Beku Menurut Para Ahli


Batuan Sedimen Anhydrite

Batuan Sedimen Anhydrite

  • Tipe : Batuan sedimen kimia
  • Kelas : Saline evaporate
  • Komposisi : Sebagian besar batuan ini berassosiasi dengan gipsum, batu kapur, dan beberapa garam laut lainnya
  • Tempatterjadinya : Daerah Rusia, Inggris bagian utara, Hannover, sekitar D.Utah, New Meksiko dan Teksas dan Florida. Di Asia dijumpai di Paskistan, Iran san siberia, di Indonesia di Nusa Tenggara Timur
  • Kegunaan : Bahan bangunan, sumber unsur hara, dan bahan indrustri kerta sebagai filter

Batuan Sedimen Batu Kapur Fosil

Batuan Sedimen Batu Kapur Fosil

  1. Tipe : Batuan sedimen organogenetik
  2. Kelas : Batuan kalkaris
  3. Komposisi : sebagian besar berupa kalsit, dolomit, aragonit, kasidoni, dan kuarsa
  4. Kenampakan : warna keputih-putihan dan stabil, tergantung pada jenis sedimentasinya
  5. Geologi lingkungan : terbebtuk pada daerah akumulasi bahan kalkaris dari kerangka organisme lalu seperti terumbu karang
  6. Kegunaan : bahan semen, kapur dan bangunan, unsur hara

Batuan Sedimen Batu Kapur

  • Tipe : Batuan sdimen organogenetik
  • Kelas : Batuan kalkaris
  • Komposisi : Sebagian besar berupa kalsit, dolomit, aragonit, kasidoni, dan kuarsa
  • Kenampakan : Warna keputih-putihan dan stabil tergantung pada jenis sedimentasinya
  • Geologi lingkungan : Terbentuk pada daerah akumulasi bahan kalkaris dari kerangka organismevlalu seperti terumbu karang. Di Indonesia dijumpai pada daerah angkatan berumur pelistin di Jawa, Bali, Lombok, Sulawesi, dan Irian Jaya
  • Kegunaan : Bahan semen, kapur dan bangunan, unsur hara Ca dan Mg

Baca Juga : Makalah Kingdom Animalia


Sedimen Organik

Batuan sedimen organik /orgasen, yaitu batuan sediemn yang dibentuk
atau diendapkan oleh organisme.
Ciri-ciri batuan sedimen :

  1. Pada umumnya berlapis-lapis ,
  2. Lebih lunak, ringan dan berwarna terang,
  3. Tempat utama fosil.

Contoh: Batu bara terbentuk dari timbunan sisa-sisa tumbuhan di dasar danau(rawa-rawa, berubah menjadi menjadi gambut, selanjutnya menjadi batu baramuda/batu bara).


Batuan Sedimen Gambut Dan Antrasit

Batuan Sedimen Gambut Dan Antrasit

  • Tipe : Batuan sedimen organogenetik
  • Kelas : Gambut/Batu bara
  • Komposisi : Sisa-sisa tanaman sebagian besar berupa bahan organik (50-60%) bercampur dengan kuarsa
  • Kenampakan : Warna kecoklat-coklatan sampai dengan hitam
  • Geologi Lingkungan : Terbentuk pada daerah akumulasi bahan organik yang telah mengalami proses pelapukan pada daerah rawa. Dijumpai di Swedia, Firlandia, Kalimantan, Irianjaya dan Sumatra
  • Kegunaan : Bahan bakar.

Baca Juga : Pengertian Dan Tipe Batuan Malihan (Batuan Metamorfisme)


Pengangkutan dan Pengendapan

Endapan diangkut melalui banyak cara. Mungkin meluncur pada suatu lereng bukit atau mungkin dibawa melalui angin, glacier atau oleh aliran air.Pada saat ini endapan dapat diangkut melalui peluncuran atau penggelindingan menuruni bukit, yang hasilnya berupa sebuah campuran partikel dengan berbagai ukuran.


Dalam proses pengangkutan partikel-partikel endapan melalui angin atau air, terjadi pengendapan ketika air mengalir atau pergerakan angin secara perlahan lahan menurun pada suatu kecepatan dimana partikel partikel tidak dapat bergerak lagi.


Endapan kasar menunjukan endapan yang berasal dari angin atau air, endapan halus menunjukan bahwa endapan disebabkan oleh air dan angin yang bergerak secara perlahan ,atau hanya endapan halus yang tersedia untuk diangkut. Terdapatnya lautan kuno, pesisir, danau, sungai kecil, rawa dan tempat- tempat lainnya dimana endapan tersebut terakumulasi,dapat pula dijadikan petunjuk tentang terdapatnya batuan endapan.


Diagenesis

Diagenesis merupakan suatu istilah yang dipergunakan untuk menyatakan terjadinya suatu perubahan (transformasi) betuk dari bahan deposit menjadi suatu batuan endapan.Calsium Carbonate adalah salah satu dari beberapa jenis semen, tetapi silikat juga dapat mengikat butiran secara bersama menjadi bentuk sebuah partikel yang keras.


Sifat Batuan Sedimen

  • Stratifikasi

Stratifikasi sdimen adalah hasil dari sebuah penyusunan lapisan partikel yang berupa endapan atau batuan endapan. Pelapisan merupakan suatu hal yang sangat penting pada batuanseimen, batuan vulkanik dan metamorf.

  • Sortasi

Akibat yang menyolok dari pengangkutan partikel partikel oleh aliran air atau aliran angin adalah penyortiran terjadi akibat spesivic gravity (perbandingan anatara berat dari sebuah volume material terhadap berat dari volume satu kubik air).


Partikel batuan dan butir-butiran mineral yang mempunyai sifat mudah pecah mungkin dapat diabaikan. Sedangkan yang tahan benturan akan terus terbawa oleh aliran. Pada umumnya yang dapat bertahan adlah kuarsa, hal ini dikarenakan kuarsa mempunyai sifat yang keras dan sedikit pecahannya.


  • Lapisan Sejajar (paralel Starata)

Lapisan lapisan dari endapan dapat dibagi dalam 2 kelas didasarkan atas sifat sifat geometrik, yaitu : (1) Lapisan Sejajar dan (2) lapisan yang tidak sejajar/cross strata. Lapisan sejajar adalah lapisan yang sejajar antara satu dengan lainnya. Lapisan ini disebabkan oleh deposit air. Perubahan deposisi tersebut disebabkan adanya pasang surutnya air yang mengalir.


  • Bentuk Silang (Cross Strata)

Bentuk silang adalah bentuk yang membengkok (cenderung miring) dengan kecenderungan menuju lapisan yang lebih tebal. Bentuk silang pada umumnya terlihat pada delta delta sungai, bukit bukit pasir, pantai pantai dan endapan sungai. Bentukan tersebut dapat terjadi jika terdapat lubang lubang pada lapisannya, sehingga akan di isi oleh deposit baru yang akan membentuk lapisan silang.


Manfaat Batuan Sedimen

  1. Untuk bahan dasar bangunan (gypsum)
  2. Untuk bahan bakar (batu bara)
  3. Untuk Pengeras jalan (batu gamping)
  4. Untuk Pondasi rumah (batu gamping)

Baca Juga : Mineral Adalah


Sifat – sifat uUtama Batuan Sedimen

  • Adanya bidang perlapisan yaitu struktur sedimen yang menandakan adanya proses sedimentasi.
  • Sifat klastik yang menandakan bahwa butir-butir pernah lepas, terutama pada golongan detritus.
  • Sifat jejak adanya bekas-bekas tanda kehidupan (fosil).
  • Jika bersifat hablur, selalu monomineralik, misalnya : gypsum, kalsit, dolomite dan rijing.

Sedimen berdasarkan proses terjadinya

  1. Sedimen klastik yaitu diangkut dari tempat asal kemudian diendapkan tanpa harus mengalami proses kimiawi. contohnya : batu breksi (kerikil dengan sudut tajam), konglomerat (kerikil dengan sudut tumpul), pasir.
  2. Sedimen kimiawi, endapan hasil pelarutan kimiawi. misal : gips, batu garam.
  3. Sedimen organik, dipengaruhi unsur organik. sebagai contoh batu bara dan batu gamping.

Sedimen berdasarkan tenaga pengangkutnya :

  • sedimen aquatis, diendapkan oleh air. contoh batu pasir dan lumpur
  • sedimen aeolis, sedimen yang diendapkan oleh angin. tanah los dan pasir
  • sedimen glasial, terbentuk karena tenaga gletser. misal morena, tanah lim.
  • sedimen marine, terbentuk oleh air laut. misal delta.

Sedimen berdasarkan tempat diendapkannya

  1. sedimen teretis, berada di darat. misal tanah loss, batu tuff, breksi.
  2. sedimen fluvial, berada di dasar sungai. contoh pasir
  3. sedimen marine, didasar laut. misal batu karang, batu garam.
  4. sedimen palludal atau limnis, berada dirawa atau danau. contoh gambut, tanah lim.
  5. sedimen glasial, contoh batu morena yang terjadi daerah es.
  6. sedimen marginal, berada di pantai.

Sekian penjabaran artikel diatas tentang Batuan Sedimen Adalah – Pengertian, Klastik, Ciri & Klasifikasi semoga bisa bermanfaat bagi pembaca setia kami DosenPendidikan.Com

Send this to a friend