Konjungsi Koordinatif

Diposting pada

Pengertian Konjungsi Koordinatif

Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua kata, frasa, klausa, atau kalimat yang memiliki makna setara atau setara. Definisi ini sejalan dengan definisi kata penghubung koordinasi menurut halaman wikipedia. Menurut situs web, konjungsi koordinatif didefinisikan sebagai konjungsi yang menghubungkan dua atau lebih kalimat yang memiliki arti yang sama atau sama.

Contoh-Konjungsi-Koordinatif

Fungsi Konjungsi Koordinatif

Dalam hal ini berdasarkan pengertian di atas,, dapat kita simpulkan kata penghubung atau konjungsi mempunyai beberapa fungsi yang diantaranya yaitu:

  1. Untuk menghubungkan kata dengan kata.
  2. Untuk menghubungkan frasa dengan frasa.
  3. Menghubungkan klausa dengan klausa.
  4. Untuk menghubungkan kalimat dengan kalimat.
  5. Dan untuk menghubungkan paragraf dengan paragraf “konjungsi antar paragraf dinamakan dengan transisi”.

Jenis-Jenis Konjungsi Koordinatif

Ada beberapa jenis kata penghubung yang dapat kita temukan didalam sebuah tulisan,, yang diantaranya ialah koordinatif dan subordinatif. Nah pada kesempatan kali kita akan membahas konjungsi koordinatif.


  • Konjungsi Koordinatif Penambahan

Konjungsi ini merupakan penanda hubungan penambahan antar kalimat.


Contoh :

  1. Ibu menggoreng tahu di dapur.
  2. Ibu memanak nasi.
  3. Ibu menggoreng tahu dan menanak nasi di dapur.

  • Konjungsi Koordinatif Pendampingan

Kata penghubung ini menandakan hubungan pendampingan antar kalimat.


Contoh:

  • Aku pergi ke tempat sekolah.
  • Adikku juga ikut pergi ke tempat sekolah.
  • Aku serta adikku pergi ke tempat sekolah bersama-sama.

  • Konjungsi Koordinatif Pemilihan

Kata penghubung ini merupakan penanda hubungan pemilihan di dalam suatu paragraf atau tulisan.


Contoh:

  1. Kamu dapat pilih warna kuning.
  2. Kamu dapat ambil warna hijau.
  3. Kamu pilih warna kuning atau warna hijau?

  • Konjungsi Koordinatif Perlawanan

Konjungsi ini merupakan penanda hubungan perlawanan antar kalimat didalam paragraf.


Contoh:

  • Budi anak yang baik.
  • Budi anak yang malas.
  • Budi anak yang baik tetapi dia pemalas.

  • Konjungsi Koordinatif Pertentangan

Konjungai-konjungsi ini menandakan hubungan pertentangan antar kalimat.


Contoh:

  1. Sari gadis yang sangat pintar.
  2. Sari berasal dari keluarga yang kurang mampu.
  3. Sari merupakan gadis yang sangat pintar,, padahal dia berasal dari keluarga yang kurang mampu.

Contoh Konjungsi Koordinatif

Berikut ini terdapat beberapa contoh konjungsi koordinatif, terdiri atas:

  1. Ibu memasak nasi di dapur dan Ayah membaca koran di ruang tamu.
  2. Saya melakukan pr matematika dan fisika pr.
  3. Ratna dan Aisyah sedang mengerjakan tugas kelompok.
  4. Aku dan kakakku mendapat hadiah dari pamanku.
  5. Kita harus melindungi diri kita sendiri dan orang-orang terdekat kita dari kejahatan.
  6. Jihan dan Ratu mengerjakan tugas kuliah mereka bersama.
  7. Kita harus menjaga kebersihan pribadi dan kebersihan lingkungan kita.
  8. Budi dan Anjar menerima hukuman dari guru.
  9. Pemburu itu menangkap induk harimau dan anak-anaknya di hutan.
  10. Indonesia telah mengalami tanah longsor dan banjir tahun ini.
  11. Saya tidak tahu apakah Joni pulang atau ke tempat temannya.
  12. Saya akan pergi ke Jakarta pada hari Rabu atau Kamis minggu ini.
  13. Apakah Anda lebih suka es jeruk atau Anda lebih tertarik dengan es dugan?
  14. Apakah itu Andi atau Budi mereka berdua sangat nakal.
  15. Rini bingung mau pulang sendiri atau dikawal oleh temannya.
  16. Hari ini cuacanya sangat panas meskipun hari ini hujan deras.
  17. Dika tidak mau bersekolah meskipun ibunya telah memberikan uang saku.
  18. Saya tidak ingat hari ulang tahunnya meskipun dia mengatakannya.
  19. Budi mendapat nilai buruk meskipun ia telah belajar sangat keras.
  20. Shinta percaya pada horoskop meskipun nasib diatur oleh Tuhan.
  21. Budi tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya, sementara pekerjaan rumah akan dikumpulkan besok.
  22. Dika ingin membelikan ibunya hadiah sementara dia tidak punya uang.
  23. Rini membelikan Dina anggur, sementara Dina menginginkan jeruk.
  24. Agam tidak membawa pakaian olahraga sementara hari ini ada subjek olahraga.
  25. Andi masih pergi ke sekolah sementara hari ini adalah hari libur.
  26. Jaka adalah anak yang baik sementara Juki adalah anak yang buruk.
  27. Saya ingin pergi ke pantai tapi hari ini hujan.
  28. Dhani memberi Dini hadiah tetapi Dini menolaknya.
  29. Pak Raden sangat kaya, tapi dia hidup sederhana.
  30. Tika adalah anak yang cerdas tetapi dia juga anak yang malas.
  31. Ayah membawaku ke kebun tetapi ibuku tidak mengizinkannya.
  32. Harga sepeda motor sangat mahal, tetapi Budi tetap membelinya.
  33. Saya mengatakan kepadanya untuk tidak datang tetapi dia masih datang juga.
  34. Dhani mendapat perintah untuk menyapu tetapi dia tidak melakukannya.

Demikianlah pembahasan mengenai 34 Contoh Konjungsi Koordinatif: Pengertian, Fungsi dan Jenis semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya:

  1. Kata Tugas adalah
  2. Konjungsi adalah
  3. Teks Cerita Inspirasi
  4. Teks Cerita Ulang – Pengertian, Struktur, Tujuan, Contoh & Cara Memahaminya
  5. Pengertian Wacana
  6. “Kata Hubung Koordinatif” Pengertian & ( Contoh )
  7. Konjungsi Subordinatif