Doa Setelah Sholat Fardhu

Diposting pada

Sholat fardhu adalah ibadah wajib yang dilakukan umat islam dalam lima waktu yang telah ditentukan. Sebagai salah satu ibadah mahdah, tentu ada banyak keutamaan yang akan didapatkan ketika seseorang membaca doa setelah sholat.

Ini disebabkan karena saat sholat pikiran seseorang hanya fokus kepada Allah saja. Bahkan nabi juga pernah bersabda bahwa salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah setelah melaksanakan sholat.

Doa Setelah Sholat

Doa-Setelah-Sholat

Doa setelah sholat adalah permohonan yang diminta kepada Allah setelah melaksanakan ibadah sholat. Permohonan tersebut bisa berkaitan dengan sholat yang dilakukan ataupun tidak.

Do’a setelah sholat sendiri dibagi menjadi dua, yakni setelah sholat fardhu dan setelah melaksanakan sholat sunah.

Untuk doa setelah sholat sunah, biasanya berbeda-beda tergantung jenis sholatnya. Hampir semua sholat sunnah juga sudah memiliki dasar hadis terkait lafaz doa yang bisa dipanjatkan.

Namun, untuk sholat fardhu sendiri sangat banyak dan beragam. Tidak heran jika bacaan doa setelah sholat berjamaah memiliki lafaz berbeda tergantung imam sholatnya.

Doa Setelah Sholat Fardhu (Maghrib, Isya, Dzuhur, Ashar, Subuh)

Doa-Setelah-Sholat-Fardhu-Maghrib-Isya-Dzuhur-Ashar-Subuh

Ada banyak jenis doa yang bisa dibaca setelah melaksanakan sholat fardhu.  Namun, sebelum membaca doa tersebut, ada baiknya seseorang membaca zikir terlebih dahulu sesuai yang diajarkan oleh nabi. Berikut adalah doa setelah sholat fardhu yang umum digunakan.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَا مَنَا وَرُكُوْ عَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّ عَنَا وَتَخَشُّوْ عَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَ نَا يَا اَلله يَا رَبَّ الْعَا لَمِيْنَ

رَبَّنَا ضَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْ حَمْنَا لَنَكُوْ نَنَّ مِنَ الْخَا سِرِ يْنَ

رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِ يْنَ مِنْ قَبْلِنَا

رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَا قَتَا لَنَا بِهِ, وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْلَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَ نَا فَا نْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَا فِرِيْنَ

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْ بَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَ يْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُ نْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

رَبَّنَا غْفِرْلَنَا وَلِوَالِدِيْنَ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ أَلْأَ حْيَآءِمِنْهُمْ وَاْلأَ مْوَاتِ, اِنَّكَ عَلَى قُلِّ ثَيْءٍقَدِيْرِ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآ خِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

اللهم اغفر لنا ذنوبناوكفرعنا سيئاتنا وتوفنا مَعَ الْأَ بْرَارِ

سُبْحَانَ رَبِّكِ رَبِّ الْعِزَةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْ سَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah Tuhan Kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran Zat-Mu dan Keagungan kekuasaan-Mu.

“Ya Allah! Limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.

Ya Allah terima sholat kami, puasa kami, ruku kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyuk kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama sholat ya Allah. Tuhan seru sekalian alam.

Ya Allah, Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat.

Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang di luar kesanggupan kami.

Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agama Mu.

Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang maha Pemurah.

Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.

Maha suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.”

Doa Setelah Sholat Fardhu versi Latin

Doa-Setelah-Sholat-Fardhu-versi-Latin

Bagi yang belum bisa membaca tulisan Arab dengan lancar, bacaan sholat latin juga bisa menjadi alternatif untuk dipelajari. Meskipun begitu, setelah lancar membaca tulisan Arab, ada baiknya untuk tetap mempelajari doa ini menggunakan tulisan Arab untuk menghindari kesalahan makna.

Berikut adalah bacaan yang dibaca setelah sholat menggunakan tulisan latin.

Bismillahirahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil ‘aalamii, hamdan yuaafii ni’amahu wa yukaafi maziidahu. Ya Rabbana lakal hamdu kamaa yan baghhi lijalaali wajhika wa’azhiimi sulthaanika.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad.

Allahumma Rabbana taqabbal minna shalaatanaa wa shiyaamanaa warukuu’anaa wa ta’wabbudanaa, watammim taqshiirana yaa Allah yaa Rabbal’aalamiin.

Rabbana dzhalamnaa anfusanaa wainlamtaghfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin. Rabbanaa walaa tahmil’alaina ishran kamaa hamaltahu’alal ladziina min qablinaa.

Rabbana walla tuhammilnaa maala thaaqatalanaa bihi wa’fuannaa waghfirl lana warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin.

Rabbana laa tuzighquluubana bada idzhafdaitanaa wa hablanaa min landunka rahmatan innaka antal wahhab. Rabbanaghfirlana waliwalidiina walijami’il muslimin wal muslimmat, wal mu’miniina wal mu’minaati. Al Ahyaa’i minhum wal amwaati. Innaka alaa kulli sayai’in qadir.

Rabbana aatina fiduunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa adzaaban-naar.

Allahummaghfirlanaa dzunuubana wakaffir annaa sayyiaatiinaa watawaffanaa maalabraari. Subhaana rabbika rabbil ‘izzati amma yasifun wasalamun ‘alal mursalin wal hamdulillahirabil’alaamiin.

Doa Setelah Sholat Fardhu Sesuai Sunnah

Doa-Setelah-Sholat-Fardhu-Sesuai-Sunnah

Walaupun membaca doa setelah sholat dianjurkan nabi, tapi lafaz doa tersebut memiliki banyak versi yang berbeda-beda. Sementara sebagian besar versi doa yang dibaca para imam setelah sholat tidak mencontoh langsung dari nabi.

Ini disebabkan karena doa sifatnya universal sesuai dengan keinginan hambanya dalam memohon kepada Allah. Namun apabila Anda tetap ingin membaca doa setelah sholat yang benar-benar sesuai dan persis dengan ajaran nabi, ada salah satu hadis terkait bacaan doa tersebut.

Berikut adalah bunyi hadis riwayat Abu Daud nomor 1522 yang di dalamnya mengandung bacaan doa setelah sholat.

أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ لاَ تَدَعَنَّ فِى دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ تَقُولُ اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Aku wasiatkan padamu wahai Mu’adz. Janganlah engkau tinggalkan untuk berdoa setiap dubur sholat (akhir sholat). Ya Allah, tolonglah aku untuk berzikir pada-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu.

Hadis di atas dinilai sahih oleh syaikh ternama Al Albani, sehingga bisa dijadikan bahan rujukan dan pedoman. Dari hadis ini, dapat diketahui bahwa doa yang dianjurkan nabi untuk dibaca setelah melaksanakan sholat adalah :

“Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika”

Artinya :

Ya Allah, tolonglah aku untuk berzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbagus ibadah kepada-Mu.

Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat (Latin)

Doa-Setelah-Sholat-Fardhu-Singkat-Latin

Sebagian besar doa yang diajarkan oleh para ulama ada guru kepada muridnya setelah sholat memiliki lafaz yang panjang dan sulit dihafalkan. Ini tentu akan memberatkan anak-anak yang baru belajar melaksanakan sholat dan membaca doa sesudahnya.

Oleh sebab itu, dibutuhkan doa setelah sholat fardhu yang lebih singkat dan mudah dihafalkan baik untuk anak-anak ataupun orang dewasa yang memiliki hafalan lemah.

Salah satu doa yang bisa dibaca setelah sholat dengan lafaz paling singkat adalah sesuai dengan ajaran nabi dalam hadisnya. Selain itu, tentu di awal doa juga harus membaca salawat kepada nabi.

Apabila ingin mengajarkan doa setelah sholat kepada anak-anak, alangkah baiknya jika diajari doa untuk kedua orang tua dan kebaikan dunia akhirat. Dengan demikian, ringkasan doa setelah melaksanakan sholat fardhu yang lebih singkat adalah sebagai berikut.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad. Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika. Robbighfirlii waliwaalidayya warhamhuma kamaa robbayaani shoghiiro.

Rabbanaa aatina fiduunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa adzaaban-naar.

Artinya :

Ya Allah limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad dan sanak keluarganya. Ya Allah, tolonglah aku untuk berzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbagus ibadah kepada-Mu.

Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di waktu kecil. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.

Doa Setelah Sholat Berjamaah

Doa-Setelah-Sholat-Berjamaah

Sholat berjamaah adalah sholat yang dilakukan secara bersama-sama dengan 2 orang atau lebih. Sebagian besar masyarakat muslim yang melakukan sholat berjamaah akan mengikuti atau mengaminkan doa yang dibacakan oleh imam.

Oleh karenanya, doa yang dibaca oleh imam setelah sholat fardhu berjamaah harus bisa mewakili banyak orang atau seluruh jamaah yang ikut sholat. Bukan menggunakan doa pribadi untuk dirinya sendiri. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat membaca doa sholat berjamaah adalah :

  • Isi doa harus bersifat umum dan bisa mewakili keinginan banyak orang.
  • Doa yang menggunakan bahasa Arab harus mengganti kata ganti saya menjadi kami. Atau akhiran huruf ya’ menjadi huruf nun dan alif.

Berikut adalah contoh doa yang bisa dibaca setelah melaksanakan sholat berjamaah.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ.

.اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.

.اَللهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

اَللهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَيُسْتَجَابُ لَهَا

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya :

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya.

Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, dan bagi-Mu segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.”

“Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rahmat yang dapat menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat menyucikan diri kami dari segala keburukan.

Yang dapat mengangkat derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati.

Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan. Wahai Zat yang Maha Memenuhi segala kebutuhan Hamba-Nya.”

“Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu, kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut.

Wahai Allah! Permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (Berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab.”

“Wahai Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari sifat lemah, malas, kikir, pikun dan dari azab kubur”

“Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak kenal puas, dan dari doa yang tak terkabul.”

“Wahai Tuhan Kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang tua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh umat islam.”

“Wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.”

“Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.”

Doa-doa Setelah Sholat

Setelah melaksanakan sholat, seseorang memang boleh langsung berdoa kepada Allah. Tetapi, sesuai anjuran nabi ada baiknya setelah sholat membaca zikir terlebih dahulu sebagai media pendekatan kepada Allah.

Dengan anjuran zikir tersebut, maka cara atau adab membaca doa setelah melaksanakan sholat adalah sebagai berikut.

1. Membaca Istigfar

Membaca-Istigfar

Membaca istigfar setelah sholat dimaksudkan untuk meminta ampun kepada Allah atas kelalaian yang secara sengaja atau tidak sengaja dilakukan saat melakukan sholat. Oleh sebab itu, bacaan istigfar ini sangat dianjurkan dibaca setelah sholat untuk menyempurnakan ibadah tersebut.

Berikut bacaan istigfar yang bisa dibaca setelah sholat.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

2. Membaca Zikir Mengesakan Allah

Membaca-Zikir-Mengesakan-Allah

Saat sholat, seorang hamba akan mengecas atau mengisi kembali nutrisi keimanannya kepada Allah sebagai Tuhan yang Maha Esa. Untuk menyempurnakan keimanan tersebut, setelah sholat seseorang bisa membaca kembali zikir tauhid untuk mengesakan Allah yang berbunyi :

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

3. Memohon Perlindungan dari Neraka

Memohon-Perlindungan-dari-Neraka

Semua orang beriman pasti tidak ingin masuk ke dalam neraka. Oleh karenanya, permohonan ini bisa dibaca disela-sela zikir kepada Allah sebanyak tiga kali, dengan lafaz sebagai berikut.

اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ

4. Memuji Allah dengan Bacaan Alahumma Antassalam

Memuji-Allah-dengan-Bacaan-Alahumma-Antassalam

Pujian ini juga dianjurkan oleh nabi, di mana hadis membacanya menjadi satu dengan hadis membaca istigfar setelah sholat yang diriwayatkan oleh Muslim nomor 591. Adapun bacaan lengkapnya adalah :

للَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

5. Membaca Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil

Membaca-Tasbih-Tahmid-Takbir-dan-Tahlil

Nabi menganjurkan seseorang untuk membaca zikir tasbih, tahmid, dan tahlil sebanyak 33 kali setelah sholat. Dengan begitu, seorang hamba yang membacanya akan diampuni dosanya yang kecil-kecil meskipun jumlahnya sangat banyak

Hal ini juga tertera dalam hadis sahih riwayat Muslim nomor 597 yang berasal dari Abu Hurairah ra. Berikut adalah bacaan tasbih, tahmid, dan takbir yang bisa dibaca sebanyak 33 kali.

  • Tasbih سُبْحَانَ اللهِ
  • Tahmid الْحَمْدُلِلهِ
  • Takbir اللهُ اَكْبَرُ

6. Membaca Al Falaq, An Nas, dan Al Ikhlas

Membaca-Al-Falaq-An-Nas-dan-Al-Ikhlas

Sesuai sunah nabi, ketiga surat ini juga baik dibaca setelah melaksanakan sholat. Salah satu hadis riwayat Abu Daud nomor 1523, nabi pernah memerintahkan sahabat Uqbah bin Amir untuk membaca ketiga surat tersebut setiap selesai sholat.

7. Membaca Ayat Kursi

Membaca-Ayat-Kursi

Anjuran nabi lainnya yang juga memiliki keutamaan adalah membaca ayat kursi setelah melaksanakan sholat. Dalam hadis sahih riwayat Nasa’i nomor 9928, orang yang membaca ayat ini setelah sholat fardhu maka tidak akan ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.

8. Membaca Doa Setelah Sholat

Membaca-Doa-Setelah-Sholat

Setelah membaca zikir dan beberapa surat pilihan yang dianjurkan nabi, barulah ditutup dengan membaca doa setelah sholat baik dan sesuai dengan anjuran Nabi.

Doa Setelah Sholat Cara Muhammadiyah

Doa-Setelah-Sholat-Cara-Muhammadiyah

Doa setelah sholat cara Muhammadiyah memiliki sedikit perbedaan dengan doa yang biasa dibaca oleh masyarakat muslim di Indonesia yang panjang dan beragam. Mazhab yang dianut Muhammadiyah juga berbeda pendapat terkait cara berdoa setelah sholat.

Menurutnya, doa setelah sholat  tidak perlu mengangkat tangan karena tidak pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. Meskipun begitu, orang Muhammadiyah juga memiliki dasar yang kuat dengan tata cara berdoa setelah melakukan sholat yang dilakukan.

Berikut doa dan zikir setelah sholat yang diterapkan oleh Muhammadiyah.

  • Membaca istigfar sebanyak 3 kali.
  • Membaca اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَم وَمِنْكَ السّلاَم تَبَارَكْتَ يَاذَالْجَلاَلِ وَالْإِكْرَامِ
  • Membaca ayat kursi
  • Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas.
  • Membaca tasbih “Subhanallah” sebanyak 33 kali.
  • Membaca tahmid “Alhamdulillah” sebanyak 33 kali.
  • Membaca takbir “Allohuakbar” sebanyak 33 kali.

Keutamaan Doa Setelah Sholat

Keutamaan-Doa-Setelah-Sholat

Ada banyak sekali keutamaan yang akan diperoleh seorang hamba ketika membaca doa dan zikir setelah melaksanakan sholat. Keutamaan tersebut sesuai dengan makna doa dan zikir yang dibaca. Beberapa keutamaannya adalah :

  • Meningkatkan keimanan kepada Allah.
  • Memelihara kedekatan dengan Allah.
  • Menyempurnakan kesalahan saat sholat dengan bacaan istigfar.
  • Mendapatkan pahala.
  • Dimasukkan ke dalam surga.
  • Diampuni dosa-dosanya yang kecil.

Meskipun cara melakukan doa setelah sholat masih memiliki perbedaan pendapat, namun semua mazhab menganjurkan berdoa setelah sholat sesuai ajaran nabi. Selain mendapatkan banyak keutamaan, doa yang dibaca setelah sholat juga mencegah seseorang untuk terlalu tergesa-gesa dengan urusan dunia.

 

Lihat Juga :

  1. Pengertian Qanaah
  2. Angka Dalam Bahasa Arab
  3. Macam-Macam Najis
  4. Perbedaan Nabi dan Rasul
  5. Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa
  6. Iman Kepada Hari Akhir
  7. Iman Kepada Qada dan Qadar
  8. Syarat Wajib Haji
Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Butuhkan