Materi Fakta dan Opini

Diposting pada

Fakta dan opini memiliki arti dan definisi yang berbeda tapi kadang akan sulit untuk dapat membedakannya yang mana fakta dan opini. Fakta ialah hal keadaan atau peristiwa yang merupakan kenyataan atau sesuatu yang benar-benar terjadi. Sedangkan Opini ialah pendapat pikiran ataupun pendirian yang belum diakui kebenarannya.

Fakta-dan-Opini

Untuk lebih mengetahui mana yang fakta dan mana opini mari lihat contoh fakta dan opini sehingga dapat kita ketahui jelas fakta dan opini seperti berikut ini.


Pengertian Fakta

Kalimat fakta adalah kalimat yang mengedepankan fakta yang nyata dan hasil temuan, dan sering kali menggunakan kutipan dari berbagai sumber sebagai penguat argumen,misalnya berdasarkan tulisan Leonardo Da Vinci. “ mengutip kata Shakespeare” , menurut hasil survey yang dilakukan oleh LSI. Fakta berasal dari bahasa latin yaitu factus yang bisa diartikan sebagai hal atau peristiwa yang benar-benar ada atau terjadi dan bisa di buktikan kebenarannya. Informasi yang didengar dapat disebut fakta apabila peristiwa tersebut merupakan meristiwa yang berupa kenyataan yang benar-benar ada dan terjadi.

Baca Juga : Pengertian Fakta Dan Opini

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia : fakta adalah hal ( keadaan, peristiwa ) yang merupakan kenyataan ; sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi. Kalimat yang berisi ada pelaku, tempat kejadian, waktu, jumlah, bagaimana kejadian / peristiwa tersebut terjadi, atau ada rincian yang jelas, serta tidak bisa dibantah kebenarannya, maka kalimat tersebut berupa kalimat fakta. Jadi dalam di simpulan bahwa kalimat fakta adalah peristiwa yangb benar benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya. Fakta adalah hal atau peristiwa yang benar-benar terjadi (Suyono, 2004: 8).

Fakta adalah sesuatu yang dapat dilihat, diraba, dan dirasakan oleh setiap orang   (Abdullah,1999: 14). Fakta adalah hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan, sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi (KBBI, 2008: 387). Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, penulis mengacu pada pendapat Suyono yang menyatakan fakta adalah hal atau peristiwa yang benar-benar terjadi.


Ciri-Ciri Fakta

Keakuratan sesuatu fakta tidak selalu menjamin keakuratan arti. Fakta yang akurat di pilih atau disusun secara longgar. Dengan terlalu banyak atau terlalu sedikit member tekanan, dengan menyisipkan fakta-fakta yang tidak relevan atau dengan menghilangkan fakta-fakta yang seharusnya ada disana, pembaca mungkin dapat kesan yang palsu.

Adapun ciri-ciri kalimat opini adalah sebagai beriku :

  • Dapat dibuktikan kebenarannya.
  • Memiliki data yang akurat misalnya tanggal, temoat, waktu kejadian.
  • Memiliki narasumber yang dapat dipercaya.
  • Bersifat objektif ( apa adanya dan tidak di buat-buat ) yang di lengkapi dengan data berupa keterangan atau angka yang menggambarkan keadaan .
  • Sudah dipastikan kebenarannya.
  • Biasanya dapat menjawab pertanyaan : apa, siapa, di mana, kapan, berapa dengan dengan yang pasti.
  • Menujukkan peristiwa yang terjadi.
  • Kenyataan
  • Informasi dari kejadian yang sebenarnya.
  • Kalimat adalah kalimat yang mengedepankan fakta nyata dan hasil temuan, dan sering kali menggunakan kutipan dari berbagai sumber penguat argumen.

Baca Juga : Komunikasi Bisnis – Materi, Unsur, Proses, Fungsi, Manfaat, Bentuk Dan Contoh


Jenis-Jenis Fakta

  1. Fakta Umum

Fakta yang berlaku sepanjang zaman . contoh matahari terbit di timur dan terbenam di barat.


  1. Fakta Khusus

Fakta yang kebenarannya berlaku pada satu atau beberapa waktu tertentu. Contohnya supir mengendarai mobil


Contoh Fakta

  • Harimau merupakan fauna yang berkaki empat.
  • Indonesia adalah negara kepulauan, terdiri atas 5 pulau besar, yakni Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya dan Jawa.
  • Gula dapat menciptakan minuman menjadi manis.
  • Pensil tersebut harganya dua ribu rupiah.
  • Oksigen sangat diperlukan oleh manusia.
  • Negara Republik Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945.
  • Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan dan bahasa sah yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
  • Matahari keluar di sebelah unsur timur dan tenggelam di sebelah barat.
  • Ayam dan burung tergolong dalam kategori hewan yang berkembang biak dengan teknik bertelur.
  • Dalam tubuh landak ada duri yang adalahalat untuk menjaga dirinya dari serangan fauna lainnya.

Pengertian Opini

Opini adalah salah satu kata yang hampir selalu berdampingan dengan kata dan keduannya memiliki perbedaan yang sangan jelas. Opini adalan pendapat, ide atau pikiran untuk menjelasakan kecenderung atau preferensi tertentu terhadap perspektif dan ideologi akan tetapi bersifat tidak objektif karena belum mendaptakan pemastian atau pengujian. Meskipun bukan merupakan sebuah fakta akan tetapi jika suatu saat suatu opini dapat dibuktikan makan opini tersebut akan berubah menjadi fakta. Pendapat adalah segala hal yang diungkapkan seseorang berdasarkan pendirian atau sikap yang diyakininya (Suyono, 2004: 8). Opini artinya pendapat atau pandangan tentang sesuatu.

Baca Juga : Tajuk Rencana adalah

Karena itu, opini bersifat subjektif karena pandangan atau penilaian seseorang dengan yang kainnya selalu berbeda. Jadi, kendati faktanya sama, namun ketika orang beropini, antara orang yang satu dengan yang lainnya memperlihatkan adanya perbedaan (Abdullah, 1999: 14).

Berdasarkan pengertian-pengertian opini tersebut, Kalimat opini adalah peryataan yang isinya berupa pendapat atau pendirian seseorang/ kelompok. Kebenaranya sangat mungkin terjadi karena dipengaruhi oleh unsur pribadi yang bersifat subjektif.


Ciri-Ciri Opini

Menurut Suyono (2007: 158) ciri-ciri opini dirincikan sebagai berikut:

  1. dari segi isi opini sesuai atau tidak sesuai dengan kenyataan bergantung pada kepentingan tertentu,
  2. dari segi kebenaran opini dapat benar atau salah bergantung data pendukung atau konteksnya,
  3. dari segi pengungkapan opini cenderung argumentatif dan persuasif,
  4. dari segi penalaran opini cenderung deduktif.

Informasi dikatan opini apabila mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
  2. Bersifat subjektif dan dilengkapi uraian tetang pendapat , saran, atau ramalan tentang sebab dan terjadinnya peristiwa.
  3. Tidak terhadap nasumber /atas pemikiran sendiri
  4. Tidak memiliki data yang akurat
  5. Berisi tanggapan terhadap peristiwa yang terjadi, berisi jawaban atas pertanyaan : mengapa, bagaimana, atau lalu apa.
  6. Menunjukan peristiwa yang belum atau terjadi pada masa yang akan datang ( baru berupa rencena ).
  7. Kalimat opini itu belum pasti kejadiannya dan biasanya diawali dengan kata-kata seperti, menurut saya, sepertinya, saya rasa.
  8. Pendapat atau argumen seseorang informasi yang belum dibuktikan kebenarannya.

Jenis-Jenis Opini

  1. Opini perorangan

Opini yang di dikemukakan oleh seseorang secara terbuka di muka lain yang sedang berada dalam kelompok baik formal/informal.

Contoh : menurut para ali, penduduk indonesia pada tahun 2010 akan mencapai 300 juta jiwa.


  1. Opini pribadi

Opini yang dikemukakan oleh seseorang kepada orang lain yang mempunyai hubungan yang dekat denganya ataupun dipercayai. Pendapat/opini pribadi mengandung unsur intimidasi/keakraban.


  1. Opini publik

Kesatuan pendapat yang timbul dari sekelompok orang yang berkumpul secara spontan dan membicarakan isu yang kontroversial. Opini publik adalah hasil interaksi, diskusi atau penilaian yang sosial antar induvidu tersebut yang berdasarkan pertukaran pikiran yang sadar dan rasional yang dinyatakan baik lisan maupun tulisan. Isu atau masalah yang didiskusikan itu adalah hasil dari apa yang dipoperkan oleh media massa ( baik media cetak maupun media elektronik )

Baca Juga : Teks Editorial

Adapun fungsi dari opini publik adalah sebagai berikut :


  • Congnitive Function

Opini publik berfungsi bemberikan pengertian, sehingga dengan adanya pengertian itu seseorang dapat objektif menanggapi persoalan atau masalah yang merembek dalam masyarakat. Fungsi ini penting karena induvidu sebagai manusia seringkali diliputi dan dikuasai oleh sifat curiga dan sifat langsung memberi vonis sebelum memahami betul tidaknya suatu masalah.


  • identifiction Function

Opini publik berfungsi memperkenalkan pendapat-pendapat yang merupakan kesepakatan kelompok kepada induvidu-induvidu anggotanya. Hal ini diperlakukan karena juga cenderung bebruat sama dengan yang dialkukan untuk membantu memecahkan ketegangan induvidu-induvidu yang tergabung dalam suatu kelompok, antara lain dengan melakukan pembagian tugas antar sesama anggota kelompok.


  1. Opini umum

Opini yang dihasilkan oleh suatu lembaga pengumpulan pendapat umum tentang suatu isu.


  1. Opini khayalak

Pendapat yang sudah menetap/ mengedap dalam masyarakat, telah dipengaruhi oleh berbagai norma budaya dan bersifat statis.

Contoh : menghisap rokok berlebihan akan merugikan diri sendiri.


Contoh Opini

  • Besok saya hendak pergi ke luar negeri.
  • Rumah tersebut besar sekali.
  • Indonesia adalah negara yang indah.
  • Mobil tersebut sangat cepat.
  • Makanan produksi ibu paling enak.
  • Sepertinya nanti senja akan turun hujan deras yang disertai dengan angin kencang.
  • Makanan tersebut akan terasa lebih gurih andai ditambahkan tidak banyak perasan air jeruk.
  • Bunga mawar adalah bunga yang sangat indah dikomparasikan bunga yang lain.
  • Matematika dan Bahasa Inggris adalah mata latihan yang tidak sedikit dibenci oleh semua siswa sekolah.
  • Rumah yang kosong dalam masa-masa lama diandalkan berhantu.

Cara Membedakan Kalimat Fakta dan Opini.

  1. Kalimat fakta biasanya diikuti oleh data-data yang mendukung kalimat tersebut.
  2. Kalimat yang bersifat objektif merupakan fakta sedangkan yang bersifat subjektif
  3. Kebenarnya yang sudah tentu benar merupakan kalimat fakta sedangkan kebenaranya yang masih masih meninggalkan perdebadan di dalam masyarakat berupa kalimat opini.
  4. Kalimat opini nyatakan berdasarkan pemikiran, krmungkinan dan perasaan sedangkan kalimat fakta berdasarkan data-data.
  5. Kalimat opini sering menggunakan kata-kata seperti sangat, semakin, dapat, mungkin, sebaliknya, barangkali, menurut, dan lain lain.
  6. Di dalam kalimat opini banyak di temukan juga kata-kata sifat seperti enak, cantik, tinggi dan lain lain.

Baca Juga : Teks Iklan


Cara Mengajarkan Kalimat Fakta dan Opini di Sekolah Dasar

  • Guru harus banyak mengadakan diskusi klasikal dalam pembelajaran kalimat fakta dan opini. Sehingga siswa akan terpacu untuk menyampaikan gagasan dan pendapatnya. Selain itu perbedaan kalimat fakta dan opini misalnya : Kebenarannya bersifat objektif, merupakan kenyataan yang sebenarnya terjadi ,terdapat data akurat sebagi pendukung sedangkan kalimat opini adalah kebenarannya bersifat subjektif, menunjukan peristiwa yang belum terjadi, tidak adanya dapa pendukung.
  • Guru harus memberi kesempatan siswa untuk mempresentasikan hasil karya/hasil pekerjaannya tentang kalimat fakta dan opini beserta contohnya yang ada di kehidupan sehari-hari.
  • Guru memfasilitasi siswa dalam kegiatan belajar kelompok tentang ciri-ciri , perbedaan, cara membedakan antara kalimat fakta dan opini.
  • Guru dalam menyampaikan ceramah pembelajaran harus memperhatikan teknik bicara, teknik eye contact, ekspresi wajah, hingga pemilihan kata dalam penyampaian poin-poin materi kalimat fakta dan opini   yang disampaikan. Hal ini penting agar siswa senantiasa antusias untuk memperhatikan saat guru berceramah.

Perbedaan Fakta Dan Opini

Kita sebenarnya dapat membedakan fakta dan opini. Perbedaan fakta dan opini dapat terlihat dari penngertiannya, baiklah untuk mengetahui perbedaan fakta dan opini kita amati pengertian dari keduanya, kemudian simpulkan dimana letak perbedaannya lalu karna jika ingin membedakan sesuatu ingin tahu perbedaannya kita lihat dengan seksama pengertian yang ingin kita bedakan. Untuk mengetahui lebih jelas tentang perbedaan fakta dan opini mari kita lihat penjelasan dibawah ini.

  • Fakta merupakan sesuatu yang apa adanya. Dengan kata lain fakta merupakan potret tentang keadaan atau peristiwa. Oleh karna itu fakta sulit terbantahkan karena dapat dilihat atau diketahui oleh banyak pihak. Meskipun demikian fakta dapat saja berubah apabila ditemukan fakta baru yang jelas dan akurat.
  • Pendapat belum benar adanya. Pendapat pribadi dapat salah atau benar, buka ? pendapat seseorang juga dapat terbeda dengan npendapat lainnya. Suatu pendapat akan semakin mendekati kebenaran apabila ditunjang oleh fakta yang kuat dan menyakinkan.

Kesimpulan :

Dari ulasan diatas dapat disimpulkan bahwa fakta berfungsi sebagai dasar bagi suatu pendapat. Seseorang sebaiknya mengemukakan fakta dulu, baru kemudian berpendapat. Dan sebaliknya fakta dapat pula berfungsi memperjelas suatu pendapat dalam hal itu seseorang sebaiknya berpendapat dulu baru kemudian menyerrainya dengan fakta-fakta.


Demikianlah pembahasan mengenai 20 Contoh Fakta dan Opini: Pengertian, Ciri, Jenis, Perbedaan dan Cara semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Butuhkan