Kamus Data adalah

Diposting pada

Pengertian Kamus Data

Kamus data (data dictionary) adalah suatu penjelasan tertulis tentang suatu data yang berada di dalam database atau suatu daftar data elemen yang terorganisir dengan definisi yang tetap dan sesuai dengan sistem, sehingga user dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input, output, dan komponen data strore.

Kamus-Data-adalah

Kamus data pertama berbasis kamus dokumen tersimpan dalam suatu bentuk hard copy dengan mencatat semua penjelasan data dalam bentuk yang dicetak. Walau sejumlah kamus berbasis dokumen masih ada, praktik yang umum saat ini ialah mempergunakan kamus data yang berbasis komputer. Pada kamus data berbasis komputer, penjelasan data dimasukkan ke dalam komputer dengan memakai Data Description Language (DDL) dari sistem manajemen database, sistem kamus atau peralatan CASE Kamus data tidak perlu dihubungkan dengan diagram arus data dan formulir-formulir kamus data dirancang untuk mendukung diagram arus data.


Kamus Data merupakan katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Kamus data selain digunakan untuk dokumentasi dan mengurangi redudansi, juga dapat digunakan untuk:

  1. Memvalidasi diagram aliran data dalam hal kelengkapan dan keakuratan
  2. Menyediakan suatu titik awal untuk mengembangkan layar dan laporan-laporan
  3. Menentukan muatan data yang disimpan dalam file-file
  4. Mengembangkan logika untuk proses-proses diagram aliran data

Kamus data ini sangat membantu analis sistem dalam mendefinisikan data yang mengalir di dalam sistem, sehingga pendefinisian data itu dapat dilakukan dengan lengkap dan terstruktur. Pembentukan kamus data dilaksanakan dalam tahap analisis dan perancangan suatu sistem.


Elemen-Elemen Data

Kamus data harus mencerminkan keterangan yang jelas tentang data yang akan direkam. Untuk keperluan tujuan ini, kamus data harus memuat:


  • Nama Arus Data

Karena kamus data didasarkan pada aliran data di DFD, maka nama dari arus data juga harus dicatat di KD.


  • Alias

Alias atau nama lain dari data dapat ditulis jika ada nama lain. Alias ​​perlu ditulis karena data yang sama memiliki nama yang berbeda untuk orang atau departemen satu dengan yang lain. Misalnya, penjualan faktur dan bagian pembuat berlangganan sebut sebagai bukti faktur, sedangkan persediaan gudang menyebutnya salinan permintaan. Kedua faktur dan meminta salinan persediaan ini memiliki struktur data yang sama, namun memiliki struktur yang berbeda.


  • Bentuk Data

Bentuk data, telah diketahui bahwa aliran data dapat mengalir :

  1. Dari luar kesatuan proses, aliran data biasanya disimpan dalam dokumen atau bentuk.
  2. Hasil dari proses persatuan ke luar, aliran data biasanya terdapat dalam laporan media atau query tampilan layar atau cetakan dokumen;
  3. Hasil dari proses ke proses lain, aliran data biasanya dalam bentuk variabel atau parameter yang diperlukan oleh penerima;
  4. Hasil dari proses yang dicatat untuk penyimpanan data, aliran data biasanya dalam bentuk variabel.
  5. Dari menyimpan data dibaca oleh suatu proses, aliran data biasanya dalam bentuk bidang (item data).

Dengan demikian bentuk arus data yang dapat berupa : dokumen dasar atau formulir, dokumen, cetakan komputer, laporan tercetak, tampilan di layar, variabel, parameter, bidang.


  • Data Flow

Aliran data menunjukkan dari mana arus data dan mana data akan menuju. Informasi ini harus dicatat di KD sehingga Anda dapat dengan mudah mencari arus data di DAD.


  • Penjelasan

Untuk lebih memperjelas lagi tentang makna dari arus data yang dicatat di KD, maka penjelasan dapat diisi dengan deskripsi dari aliran data. Sebagai contoh, nama aliran data Salinan Permintaan Persediaan, dapat digambarkan sebagai salinan faktur penjualan untuk meminta barang gudang.


  • Periode

periode ini menunjukkan ketika aliran data ini. Periode harus dicatat di KD karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi ketika input data harus dimasukkan ke dalam sistem, ketika proses program harus dilakukan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.


  • Volume

Volume perlu dicatat di KD adalah tentang volume rata-rata dan volume puncak aliran daa. Rata-rata volume menunjukkan jumlah rata-rata aliran data dalam jangka waktu tertentu dan volume puncak menunjukkan volume tertinggi. Volume ini digunakan untuk mengidentifikasi besarnya penyimpanan eksternal yang akan digunakan, kapasitas dan jumlah perangkat input, perangkat pengolahan dan perangkat output.


  • Struktur Data

Struktur data menunjukkan aliran data yang tercatat di KD terdiri dari data item-item.


Menggambarkan Struktur Data (kamus data komposit)

Pada kebanyakan sistem dalam dunia nyata (dimana kita bekerja), kadang-kadang elemen data terlalu kompleks utuk didefinisikan. Kekompleksan tersebut seharusnya diuraikan melalalui sejumah elemen data yang lebih sederhana. Kemudian elemen dat yang lebih sederhana tersebut didefinisikan kembali hingga nilai dan satuan yang relevan (yang sifatnya elementer). Pendefinisian tersebut menggunakan notasi yang umumnya digunakan dalam menganalisas sistem dengan menggunakan sejumlah symbol yaitu:


Simbol-Simbol Kamus Data

No Simbol Uraian
1 = Terdiri dari, mendefinisikan, diuraikan menjadi
2 + Dan
3 () Menunjukkan suatu elemen yang bersifat pilihan (opsional). Elemen-elemen yang bersifat pilihan ini bisa dikosongkan pada layar masukan atau bisa juga dengan memuat spasi atau nol untuk field-field numeric pada struktur file.
4 {} Menunjukkan elemen-elemen repetitive, juga disebut kelompok berulang atau tabel-tabel. Kemungkinan bisa ada satu atau beberapa elemen berluang di dalam kelompok tersebut. Kelompok berulang bisa mengandung keadaan-keadaan tertentu, seperti misalnya, jumlah pengulangan yang pasti atau batas tertinggi dan batas terendah untuk jumlah pengulangan.
5 [ ] Menunjukkan salah satu dari dua situasi tertentu. Satu elemen bisa ada

sedangkan elemen lainnya juga ada, tetapi tidak bisa kedua-duanya ada seara bersamaan. Elemen-elemen yang ada di dalam tanda kurung ini saling terpisah satu sama lain. (dengan kata lain, memilih salah satu dari sejumlah alternatif, seleksi)

6 ** Komentar
7 @ Identifikasi atribut kunci
8 | Pemisah sejumlah alternatif pilihan antara simbol [ ]

Cara Pemakaian Simbol Kamus Data

Contoh-contoh dari pemakaian simbol-simbol di atas, adalah:


Contoh 1:

Tembusan Permintan Persediaan =

Kode Langganan +

Nama Langganan +

Tanggal Penjualan +

Nomor Faktur +

1{ Informasi Barang }5 +

Total Penjualan +

( Potongan Penjualan) +

Pajak Penjualan +

Total Dibayar +

Jenis Penjualan


Informasi Barang =

Kode Barang +

Nama Barang +

Unit Jual +

Harga Satuan +

Total Harga

Jenis Penjualan = [ Cash | Credit ]


Contoh 2:

Dua diagram alir data di bawah ini dan masukan-masukan kamus data yang berhubungan untuk memproduksi pembayaran cek pegawai.

Dua-diagram-alir-data


Struktur Data:

Record Pegawai =

Nomor Pegawai +

Informasi Pribadi +

Informasi Gaji +

Informasi Pembayaran Saat Ini +

Informasi Gaji Tahunan Sampai Hari Ini


Record File Waktu =

Nomor Pegawai +

Nama Pegawai +

Jam Kerja


Pembayaran Cek Gaji =

Nomor Pegawai +

Nama Pegawai +

Alamat +

Jumlah Pembayaran Saat Ini +

Jumlah Gaji Tahunan Sampai Saat Ini


Informasi Gaji =

Perhitungan Pembayaran +

Jumlah Tanggungan


Jumlah Pembayaran Saat Ini =

Gaji Kotor +

Potongan Pajak Pemerintah +

Potongan Pajak Negara Bagian +

Potongan Pajak Jaminan Sosial +

Gaji Bersih


Contoh 3:

Nama = gelar+nama_pertama+nama_tengah+nama_akhir

Gelar = [Tuan|Nyonya|Nona|Doktor|Profesor]

Nama_pertama = karakter_valid

Nama_tengah = karakter_valid

Nama_akhir = karakter_valid

Karakter_vald = [A-Z|a-z|0-9|’|-| ]


Implementasi Kamus Data

Kamus data dapat diimplementasikan dengan menggunakan beberapa pendekatan, diantaranya :


  • Automatisasi Kamus Data

Pembuatan kamus data dapat dilakukan secara automatissasi dengan menggunakan program kamus data prosessor, yang berfungsi :

Menerima definisi sebagai input yang mendukung alur data, elemen data, file-file, proses dan memberikan format dan prosedur definisi


contoh :

  • Paket ISDOS
  • Sebagai paket program kamus data

Contoh :

  1. Analisis Sistem Informasi Halaman 9 dari 13
  2. KAMUS DATA
  3. ISFOD

  • Manual Kamus Data

Kamus data ini dibuat secara manual atau dengan kata lain pembuatan kamus data ini dilakukan dengan :

  1. Membuat kartu indeks untuk masing-masing item yang didefinisikan
  2. Menulis nama item tersebut dan tingkatannya.
  3. menulis definisi dengan menggunakan operator-operator.
  4. Menggunkan bagian belakang dari kartu untuk membuat catatan tentang karakteristik fisik
  5. Membuat masing-masing satu kartu untuk suatu nama alias.
  6. Membuat satu entry untuk masing-masing satu istilah.
  7. Membuat entry secara berurutan.

  • Hybrid Kamus Data

Cara lain dalam membuat kamus data adalah dengan mengembangkan kamus data yang dibuat secara manual dengan menggunakan tool-tool yang sederhana.


Sistem Kamus Data Komersial

Terdapat beberapa sistem kamus data yang telah dikembangkan oleh beberapa sistem house dan tersedia secara komersial. Beberapa diantaranya adalah:

  • Control 2(XX) olch MR1 Systems
  • Data Catalogue oleh Synergctics
  • Data Dictionary olehCincom
  • Datamanager oleh MSP Inc.
  • DB/DC Dictionary olch IBM
  • Dictionary 204 oleh Computer Corporation of America
  • IDMS Dictionary oleh Arthur Anderson
  • UCC TEN oleh University Computing Co.

Disamping sistem kamus data yang dijual ini, beberapa paket DBMS juga menyediakan program untuk membuat kamus data. Paket DBMS FoxBase+ versi 2.10 untuk computer mikro juga menyediakan suatu program untuk menghasilkan dokumentasi sistem yang lengkap termasuk kamus data. Kelemahan dari kamus data yang dihasilkan oleh paket ini adalah kamus data untuk dokumentasi sistem yang telah selesai dibuat, bukan pada tahap analisis.


Contoh Kamus Data

Contoh-Kamus-Data


Daftar Pustaka:

  • HM, Jogiyanto, Analysis and Disain Sistem Informasi (Pendekatan terstruktur), Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 2005.
  • Pohan, Husni Iskandar, Pengantar Perancangan Sistem, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1997.

Demikianlah pembahasan mengenai Kamus Data adalah – Elemen, Simbol, Cara, Implementasi dan Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.


Baca Juga:

Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Butuhkan