Kegiatan Ekonomi adalah

Diposting pada

Kegiatan Ekonomi – Pengertian, Tujuan, Pelaku, Jenis, Pengaruh & Contoh – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Kegiatan Ekonomi yang diman dalam hal ini meliputi pengertian, tujuan, jenis, pengaruh dan contoh, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasannya dibawah ini.

Kegiatan-Ekonomi

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh manusia dengan sebuah tujuan agar bisa mendapatkan sebuah barang ataupun jasa. Dan bisa juga untuk diartikan sebagai sebuah kegiatan agar bisa mencapai sebuah kesejahteraan di dalam hidup.


Tujuan Kegiatan Ekonomi

Tujuan kegiatan ekonomi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hidupnya terutama kebutuhan primer. Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan seseorang suatu perusahaan atau suatu masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsi barang dan jasa tersebut.

Baca Artikel Terkait Tentang Materi“Ekonomi Kerakyatan” Pengertian & ( Ciri – Tujuan )


Pelaku Kegiatan Ekonomi

Di dalam kegiatan ekonomi terdapat beberapa pelaku yang dapat digolongkan menjadi empat, yaitu rumah tangga keluarga, perusahaan, pemerintah dan masyarakat luar negeri.


1. Rumah Tangga Keluarga/ Rumah Tangga Konsumsi

Rumah tangga keluarga/ konsumsi merupakan pelaku kegiatan ekonomi yang menyediakan faktor-faktor produksi kepada pelaku kegiatan ekonomi lain. Penyediaan faktor produksi tersebut dimaksudkan guna mendapatkan uang agar dapat memenuhi kebutuhannya. Adapun cara yang dilakukan agar uang tersebut diperoleh adalah sebagai berikut:

  1. Menawarkan tanah (alam) yang dimiliki kepada pihak lain untuk menerima balas jasa yang disebut dengan sewa.
  2. Menawarkan sumber tenaga kerja atau sumber daya manusia untuk mendapatkan balas jasa yang disebut dengan upah atau gaji.
  3. Menawarkan modal yang dimiliki untuk mendapatkan bunga sebagai balas jasa.
  4. Menawarkan keahlian atau memakai keahlian yang dimiliki dan balas jasa yang diterima disebut bagian keuntungan atau laba dari perusahaan yang bersangkutan.

Dengan demikian kelompok rumah tangga ini melakukan kegiatan sebagai berikut:

  • Menyediakan dan menyerahkan faktor-faktor produksi
  • Menerima balas jasa atas faktor produksi yang dimiliki
  • Mengonsumsi barang dan jasa

2. Rumah Tangga Perusahaan

Rumah tangga perusahaan berperan untuk melakukan kegiatan produksi maupun distribusi dalam kegiatan ekonomi. Kegiatan yang dilakukan oleh kelompok rumah tangga perusahaan meliputi :

  1. Melakukan kegiatan produksi barang dan jasa , dengan cara mengolah faktor produksi yang diterima dari rumah tangga konsumen.
  2. Membayar imbalan atas penggunaan faktor produksi.
  3. Menjual hasil produksi kepada rumah tangga konsumen.
  4. Menerima pembayaran atas penjualan berang dan jasa.

Baca Artikel Terkait Tentang Materi“Ekonomi Deskriptif” Pengertian & ( Contoh – Mempelajari – Fungsi )


3. Rumah Tangga Pemerintah

Berbeda dengan rumahtangga konsumsi dan perusahaan, pemerintah menjalankan kegiatan ekonomi dengan motif sosial (social economy), yaitu mencari prnghasilan untuk kepentingan umum.


Aktivitas pemerintah dalam kegiatan ekonomi adalah sebagai berikut:

  1. mengeluarkan undang-undang, peraturan, dan kebijakan yang bertujuan mengumpulkan dana dari masyarakat, misalnya pajak.
  2. Membelanjakan penerimaan negara untuk membeli berbagai kebutuhan pemerintah termasuk menyiapkan sarana dan prasarana yang menyangkut kegiatan umum (public goods).
  3. Melakukan kegiatan ekonomi langsung dibawah Badan Usaha Milik Negara. Misalnya PLN, DAMRI, PERTAMINA, dsb.
  4. Menjalin hubungan ekonomi dengan negara lain.

Dalam menjalankan kegiatan ekonomi langsung, pemerintah menggunakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengelolanya. Di Indonesia BUMN dibagi menjadi dua golongan, yaitu:

  1. Perusahaan umum (PERUM)

Badan usaha ini mengusahakan alat-alat vital dan strategis dengan pembiayaan dan keuntungan untuk negara. Contoh: Perum Pegadaian dan Perum Perumnas.


  1. Perusahaan perseroan (PT.)

Badan usaha ini beroperasi seperti layaknya perusahaan swasta, namun modal perseroan tetap disetor dan diusahakan oleh pemerintah. Contoh: PT. Pertamina, PT. PerkebunanXII, PT. Pelni dan sebagainya.

Pemerintah juga bertanggung jawab untuk:

  • Menyelenggarakan prasarana produksi seperti jalan umum, pos dan komunikasi, pengangkutan umum, kereta api, air minum, sekolah, listrik, rumah sakit, dan lain-lain.
  • Merangsang produksi melalui pajak dan subsidi.
  • Mengatur perekonomian dengan peraturan/ pengawasan dan perijinan.
  • Menyediakan informasi, misalnya melalui bagian statistik harga, riset, dan penerangan.
  • Mengawasi peredaran jumlah uang.
  • Menjalankan sendiri beberapa jenis perusahan, terutam,a yang menmyangkut hajat hidup orang banyak.

4. Rumah Tangga Masyarakat Luar Negeri

Masyarakat luar negeri memiliki peranan yang penting dalam kegiatan ekonomi. Selama ini belum ada negara yang mampu hidup mandiri tanpa adanya bantuan dari negara lain. Setiap negara membutuhkan negara lain dalam kehidupan berekonomi. Contohnya dalam jual beli, negara yang satu akan membeli pada negara yang lain dan akan menjual pula pada negara yang lain.


Contoh konkritnya indonesia yang membutuhkan komputer buatan amerika dan amerika yang membuthkan tekstil buatan indonesia. Tak hanya itu, kerja sama ekonomi antar negara juga berperan untuk membentu negara yang sedang mengalami nkesulitan dalam perekonomian. Contohnya lahirnya negara G7 yang memberikan pinjaman keuangan pada negara-negara sedang berkembang.

Baca Artikel Terkait Tentang MateriPrinsip Ekonomi Islam


Jenis-Jenis Kegiatan Ekonomi

Nah berikut ini macam-macam kegiatan ekonomi yang diantaranya yaitu:


1. Kegiatan Produksi

Kegiatan ekonomi ini adalah sebuah kegiatan ataupun pekerjaan yang dapat menghasilkan barang atau produk dan jasa. Tujuan dari kegiatan produksi ini yakni untuk memenuhi kebutuhan dari konsumen. Sedangkan tujuan pihak produsen sendiri yakni untuk mencari keuntungan atau laba dari kegiatan ini.


Contoh dari kegiatan produksi misalnya seperti: kegiatan membuat sepatu, kain atau pakaian, kue, motor, mobil dan lain sebagainya dengan tujuan untuk dipasarkan atau dijual. Atau seperti jasa yang menawarkan jasa sedot wc, pangkas rambut, perbaikan elektronik “servis”, jasa tukang kebun dan lain sebagainya.


2. Kegiatan Distribusi

Lalu kegiatan distribusi adalah sebuah pekerjaan yang bertujuan untuk menyalurkan produk atau barang maupun menyalurkan jasa kepada para konsumen yang akan membeli produk atau memakai jasa tersebut tentunya mendistribusikannya dengan memakai cara tertentu.


Yang melakukan distribusi disebut dengan distribusi atau kita sering menyebutnya penyalur dan yang melakukan distribusi ini bisanya agen dan pedagang besar. Contoh dari pekerjaan distribusi misalnya seperti: agen surat kabar, agen tenaga kerja, agen yang menjual makanan dan lain sebagainya.


3. Kegiatan Konsumsi

Dan kegiatan konsumsi adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh konsumen dalam memakai atau menggunakan suatu produk dan jasa yang diproduksi oleh produsen. Tujuan konsumen dari kegiatan ini yakni untuk memenuhi keperluan sehari-harinya atau kebutuhan hidupnya.


Contoh dari kegiatan ini misalnya seperti: kita makan diwarung nasi atau warteg, membeli cemilan di warung, membeli pakaian model terbaru di toko atau pasar, membeli gadget terbaru. Atau seperti menggunakan jasa pangkas rambut, berobat ke puskemas jika sakit, memakai jasa sedot wc, memakai jasa tukang kebun, memakai jasa servis elektronik dan lain sebagainya.

Baca Artikel Terkait Tentang MateriEkonomi Syariah adalah


Pengaruh Kondisi Alam terhadap Kegiatan Ekonomi

Tiap daerah mempunyai kondisi alam yang berbeda. Sehingga, kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat juga berbeda-beda. Kegiatan ekonomi dipengaruhi oleh keadaan alam di sekitarnya.


Di kota besar tidak ada sawah dan hutan. Namun, di kota-kota besar terdapat banyak toko dan kantor. Itulah sebabnya mengapa di kota-kota tidak ada petani dan nelayan. Orang yang tinggal di pantai pada umumnya bekerja sebagai nelayan. Mengapa mereka tidak bekerja sebagai petani? Karena alam sekitarnya berupa pantai. Demikian juga orang yang tinggal di daerah pegunungan. Mereka bekerja dengan cara bercocok tanam. Kondisi alam pegunungan memang lebih cocok untuk kegiatan pertanian.


Di Indonesia juga terdapat padang rumput. Masyarakat yang tinggal di daerah ini pada umumnya adalah peternak. Mereka biasanya beternak sapi, kerbau, kambing, dan kuda.


Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jenis kegiatan ekonomi masyarakat sangat tergantung kondisi alam sekitarnya. Oleh karena itu, terdapat berbagai macam jenis pekerjaan. Hal itu disebabkan karena lingkungan alamnya yang juga bermacam- macam


Demikianlah pembahasan mengenai Kegiatan Ekonomi – Pengertian, Tujuan, Pelaku, Jenis, Pengaruh & Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Butuhkan