LAN Card

Diposting pada

LAN Card – Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Kerja dan Troubleshooting – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai LAN Card yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, fungsi, jenis, cara kerja dan troubleshooting, nah untuk lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

LAN-Card

Pengertian LAN Card

Lan Card adalah sering disebut juga dengan NIC “Network Interface Card”, Ethernet Card, Kartu Jaringan yaitu suatu perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antar komputer dalam sebuah jaringan komputer khususnya jaringan Lan.


LAN ( Local Area Network ) sebuah jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah yang tidak luas misalnya jaringan komputer di dalam suatu gedung, satu ruangan/rumah, jaringan komputer jenis LAN sering sekali di gunakan di kantor, bandara, hotel, warnet dan sebagainya.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “VGA Card” Pengertian & Fungsi – Jenis – Bentuk ( Kelemahan – Kelebihan )


Dua Jenis NIC ( Network Interfac Card )

Di pasaran umumnya terdapat 2 “dua” jenis NIC ( Network Interfac Card ) antara lain NIC yang bersifat Fisik ialah Token Ring, NIC Ethernet dan sebagainya. Pada umumnya kartu jaringan berupa kartu yang dapat ditancapkan atau dipasangkan ke dalam sebuah slot pada Motherboard atau mainboard komputer, yang dapat berupa kartu dengan Bus PCI, MCA ataupun PCIE.

Selain berupa kartu-kartu yang ditancapkan pada motherboard, NIC fisik juga dapat berupa suatu kartu eksternal yang dimana kartu dengan Bus USB, Pararel, PCMCIA, Serial, Express Card sehingga dapat meningkatkan mobilitas “bagi pengguna mobile”, kartu Network Interfac card fisik terbagi menjadi 2 “dua” jenis meliputi:

  1. Kartu NIC ( Network Interfac card ) dengan media jaringan yang spesifik ( Media-Spesifik NIC ) yaitu yang membedakan karti NIC menjadi beberapa jenis berdasarkan media jaringan yang dipakai. Misalnya NIC Ethernet yang dapat berupa Twisted-Pair “UTP atau STP”, Thinnet atau Thicknet ataupun bahkan tanpa kabel yang disebut Wireless Ethernet.
  2. NIC (Network Interfac Card ) dengan arsitektur jaringan yang spesifik (Architecture-Specific NIC) yaitu yang membedakan Kartu Jaringan menjadi beberapa jenis sesuai dengan arsitektur jaringan yang dipakai. Misalnya Token Ring, Ethernet serta FDDI “Fiber Distributed Data Interface” yang semuanya menggunakan NIC yang berbeda-beda. NIC Ethernet dapat berupa Ethernet 10 Megabit/Detik, 100 Megabit/Detik, 1 Gigabit/Detik ataupun 10 Gigabit.

NIC yang bersifat logis ialah LoopBack adapter juga Dialup adapter, sering disebut sebagai Network Adapter. Pada setiap jenis NIC diberikan nomor alamat yang disebut dengan MAC Address yang dapat bersifat statis ataupun dapat diubah oleh oleh penggunanya.


Fungsi LAN Card

Fungsi LAN card atau fungsi ethernet card adalah untuk menghubungkan antara komputer satu dengan yang lainnya dalam sebuah jaringan LAN, melalui LAN ini setiap komputer dapat saling bertukar data maupun mengakses perangkat keras seperti printer, tentu saja untuk dapat saling bertukar informasi antar komputer di perlukan setting-tertentu.


Saat ini banyak jenis dan merek dari LAN card yang tersedia di pasaran, untuk menggunakannya tentu saja harus kompatible dengan motherboard dan menginstal software drivernya.


Adapun fungsi lain dari Ethernet Card ini yaitu.

  • Sebagai pengontrol aliran data antar host/komputer dalam suatu jaringan.
  • Mempersiapkan data dari komputer agar dapat ditransfer/dikirimkan ke komputer lain agar berjalan melalui media penghubung.
  • Menerima data dari komputer melalui kabel dan diterjemahkan dalam bentuk bit yang dimengerti oleh komputer.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : VPN adalah


Jenis-Jenis LAN Card

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis lan card, terdiri atas:


  1. PCI Adapter

PCI (Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang pada awalnya didesign untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang dipakai dalam system komputer IBM. Dirilis pertama kali tahun 1992 dan masih banyak dipakai sampai sekarang ini untuk komputer desktop yang mempunyai slot PCI tentunya. Dari jenis adapter jaringan ada dua macam pemakaian yaitu yang untuk adapter jaringan kabel dan untuk adapter jaringan wireless atau jaringan nirkabel. Gambar berikut menunjukkan slot PCI pada motherboard komputer dan kartu jaringan PCI untuk LAN dan untuk wireless.


  1. USB Adapter

USB (Universal Serial Bus) adalah standard Bus serial yang mempunyai design asimmetris dan di design sebagai slot yang sangat praktis untuk menghilangkan perlunya tambahan slot PCI pada komputer. Kartu jaringan wireless USB, yang banyak dipakai karena sifatnya yang praktis dan banyak dipakai untuk kartu jaringan wireless. Tidak ada kartu jaringan LAN yang memakai slot USB kecuali yang dari jenis wireless. Kartu jaringan wireless ini ada beberapa macam tergantung standard technology yang digunakan, meliputi:

  • Kartu jaringan USB wireless-B yang beroperasi berdasarkan standard Wireless 802.11B dan bekerja dengan kecepatan maksimum 11 Mbps menggunakan frequency band 2,4 GHz, berbagi jaringan dengan kapasitas keluaran secara real sampai 7 Mbps. Mempunyai jangkauan yang bagus tapi mudah dipengaruhi oleh interferensi radio.
  • Kartu jaringan USB wireless-G yang beroperasi berdasarkan standard Wireless 802.11G dan bekerja dengan kecepatan maksimum 54 Mbps, yang merupakan pengembangan dari versi 802.11b. Ada beberapa model yang menggunakan technology wireless-G ini yang dipercepat dengan ditambah teknologi MIMO yang bisa menghasilkan kecepatan sampai 180 Mbps ideal.
  • Kartu jaringan USB wireless-N yang menggunakan standard technology wireless paling cepat saat ini yaitu draft 802.11N. walaupun masih draft (belum final) akan tetapi hampir semua pabrik pembuat piranti wireless mengadopsi technology ini. Anda tidak perlu khawatir masalah compatibility dari standard wireless-N ini karena setiap produk wireless-N yang lulus uji certifikasi “Wi-Fi Certified” berarti dia sudah teruji kompatibilitynya dengan jaringan standard sebelumnya 802.11B/G. biasanya ditandai dengan tanda certifikasi “Wi-Fi Certified”. Jenis USB adapter wireless ini biasa digunakan baik untuk komputer desktop maupun notebook. Gambar berikut ini menunjukkan beberapa model kartu jaringan USB dan tanda certifikasi “Wi-Fi Certified” baik untuk wireless-G (yang compatible dengan wireless-B) maupun yang untuk wireless-N (yang compatible dengan wireless-B/G).

Ada juga beberapa model piranti USB ini menggabungkan technology 802.11N dan 802.11A mengahsilkan adapter wireless –N dengan dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz yang biasanya bekerja secara simultan, memungkinkan anda memakai frequency band 5 GHz untuk kebutuhan applikasi atau aktivitas yang memerlukan bandwidth intensif yang tinggi seperti streaming High Definition media.


Jaringan dengan frequency band 5 GHz ini relative lebih kebal terhadap interferensi dari frequency band 2,4 GHz dimana frequency 2,4 GHz ini banyak dipakai oleh peralatan rumah tangga seperti cordless phone, open microwave, pembuka garasi automatis, dll.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Fungsi Topologi Mesh : Karakteristik, Ciri,, Sejarah,Cara Kerja dan Jenis


  1. CardBus /PCMCIA

Kartu jaringan Cardbus atau PCMCIA yang dipakai pada slot Cardbus atau PCMCIA dari notebook. Kartu jaringan dari jenis Cardbus ini lebih banyak dipakai untuk kartu jaringan wireless juga, walaupun pada awalnya banyak diproduksi adapter LAN dengan speed 10 Mbps di era laptop jaman dulu yang tidak dilengkapi dengan kartu jaringan onboard, sekarang sudah tidak ada lagi dipasaran untuk Cardbus kartu LAN 10 Mbps. Sekarang kartu jaringan Cardbus banyak dipakai untuk kartu jaringan wireless baik dari standard 802.11b/g/n.


  1. ExpressCard

Kartu jaringan dari jenis ExpressCard adalah jenis baru yang mulai banyak diadopsi oleh notebook belakangan ini mulai akhir tahun 2006-an. Keuntungan utama dari technology ExpressCard dibanding CardBus adalah peningkatan bandwidth yang sangat dramatis dibanding technology Cardbus.


Kenapa begitu? Kartu jaringan ExpressCard mempunyai koneksi langsung kepada system bus melalui suatu jalur X1 Express PCI dan USB 2.0, sedangkan Cardbus menggunakan controller interface yang hanya memakai interface PCI. ExpressCard mempunyai kapasitas keluaran bandwidth maksimum sampai 2,5 Gigabit per second melalui PCI Express dan keluaran dari USB 2.0 sampai 480 Mbps khusus untuk masing-2 slot ExpressCard.


Sementara untuk Cardbus menggunakan share bus dengan keluaran maksimum sampai 1,06 Gigabits per second saja secara sharing bersama-sama. Sementara itu, power yang dipakai hampir separuh (1.5 V dan 3.3 V) dari power yang dipakai Cardbus (3.3 V dan 5.0 V).


Disamping untuk wireless-N ExpressCard adapter, jenis kartu jaringan ExpressCard ini juga ada yang digunakan untuk ExpressCard Gigabit LAN adapter dengan konektor RJ-45. Dengan kartu jaringan ExpressCard LAN ini memungkinkan anda melakukan koneksi ke jaringan Gigabit Switch dengan stabilitas yang ultra-solid pada kecepatan tinggi. Sangat bagus untuk activitas yang membutuhkan bandwidth berlebihan seperti media high definition (HD media), publishing media berkualitas tinggi, jaringan berkapasitas tinggi, data sharing maupun database.


Hampir semua komputer desktop maupun notebook sudah dilengkapi dengan adapter kartu jaringan, khusus untuk laptop atau notebook disamping dilengkapi adapter onboard NIC, mereka juga sudah dilengkapi dengan Wi-Fi baik yang berbasis 802.11B/G maupun yang seri terbaru sudah dilengkapi dengan Wi-Fi berbasis 802.11N yang juga compatible dengan 802.11B/G.


Cara Kerja LAN Card

LAN Card bekerja apabila terdapat kesinambungan dengan peralatan lain di komputer, yaitu berupa memori kartu DMA. Pada saat ada aliran data pararel masuk ke LAN Card, saat itulah LAN Card akan mengirimkan ke tempat penyimpanan data sementara atau memori. Setelah dibeda-bedakan sesuai dengan paket-paket yang tersedia di dalam kartu memori, barulah data pararel itu akan diubah menjadi data serial sehingga bisa dikirimkan menggunakan media yang tersedia.


Pada saat pembuatan frame itulah maka data pararel yang telah diubah menjadi serial tersebut dilengkapi dengan alamat, sinyal atau sistem pengecekan kesalahan. Data baru yang telah diubah itu akan diubah kembali menjdai pulsa elektronik yang di dalamnya mengandung informasi yang kemudian ditransmisikan pada jaringan media yang tersedia.


Semua tahapan pekerjaan itu akan berlangsung secara sangat cepat sehingga tidak ada jeda antara data yang dikirim dari komputer satu sampai ketika data tersebut diterima di komputer berikutnya.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Hardware Adalah


Troubleshooting LAN Cad

LAN card adalah penghubung antara system computer dengan kinerja computer lain atau dapat dikatakan LAN card merupakan sinyal untuk saling berbagi antara computer satu dengan computer yang lain. Prinsip kerja LAN card adalah menerima sinyal dari computer lain kemudian mentranmisikan kedalam masukan kemudain diolah menjadi data begitu sebaliknya saling berbagi.


LAN CARD dapat digunakan untuk menghubungkan system computer satu dengan computer lain melalui perantara HUB sehingga dalam area tersebut membentuk suatu jaringan computer.


LAN CARD juga dapat mengalami masalah atau trouble dikarenakan ada beberapa masalah, ciri-ciri dari LAN CARD yang mengalami troubleantara lain sebagai berikut:

  1. Lampu indicator pada LAN CARD tidak menyala pada saat konektor terpasang, Masalah ini sering terjadi disebabkan oleh Lan Card sudah error sehingga perlu diganti dengan yang lain.
  2. Tidak dapat install driver. Masalah ini dapat diatasi apabila kita telah tahu driver apa yang sesuai dengan driver bawaanya dari Lan Card tersebut. Penginstalan driver Lan Card harus sesuai dengan driver bawaanya  karena apabila tidak sesuai maka Lan Card tidak akan terdeteksi oleh system PC dan Lan Card tidak dapat digunakan
  3. LAN CARD tidak terdeteksi dari menu control panel. Kasus ini dapat diatasi setelah kita menginstal driver dari Lan Card tersebut. Tanpa install driver maka Lan Card tidak akan pernah terdeteksi oleh system kerja computer.

Untuk mengatasi agar tidak terjadinya error atau gangguan pada system kerja kartu jaringan maka sebaikanya dilakukan suatu perawatan perangkat tersebut. Hal ini dimaksudkan agar perangkat kembali berjalan dengan normal seperti sedia kalanya. Untuk membersihkan perangakat kita dapat menggunakan kuas dan Vacum cleaner.


Demikianlah pemabahasan mengenai LAN Card – Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Kerja dan Troubleshooting semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Butuhkan