Majas adalah

Diposting pada

Macam-Macam Majas – Pengertian Menurut Para Ahli, Jenis, Makna dan Contoh – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Majas yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian menurut para ahli, jenis, makna dan contoh, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Macam-Macam Majas

Pengertian Majas

Majas adalah bentuk retorik, yaitu penggunaan kata-kata dalam berbicara dan menulis untuk meyakinkan atau mempengaruhi penyimak dan pembaca. Kata retorik berasal dari bahasa yunani rhetor yang berarti orator atau ahli pidato. Pada masa yunani kuno, retorik memang merupakan bagian penting dari suatu pendidikan dan oleh karna itu aneka ragam majas sangat penting serta harus dikuasai benar-benar oleh orang-orang yunani dan romawi yang telah memberi nama bagi aneka seni persuasi ini.


Majas, kiasan atau “figure of speech” adalah bahasa kias, bahasa indah yang dipergunakan untuk meninggikan serta meningkatkan efek dengan jalan memperkenalkan serta membandingkan suatu benda atau hal tertentu dengan benda atau hal lain yang lebih umum. Pendek kata, penggunaan majas tertentu dapat merubah serta menimbulkan nilai rasa atau konotasi tertentu.


Permasalahan tersebut lebih dikenal dengan hal yang berhubungan dengan polisemi dan homofon. Disamping hal tersebut, selain mengetahui lebih dalam tentang makna ataupun konsep dari polisemi dan homonim. Kita juga harus mengetahui dalam membedakan antara homofon dan polisemi.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Antonomasia” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


Penulis memilih topik tentang homofon dan polisemi berdasarkan rentetan-rentetan pembahasan yang telah dijelaskan di atas menjadi judul makalah ini.


Dalam mengungkapkan kata yang berhubungan dengan majas, tidak sembarang kita mengucap, namun setiap apa yang ingin kita ucapkan, memiliki maksud tersendiri, karna didalam majas itu sendiri terdapat banyak macam-macamnya. Hal inilah yang mendasari kami untuk menyusun sebuah makalah yang berjudul “majas”.


Pengertian Majas Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian majas menurut para ahli, terdiri atas:


  1. Menurut Aminuddin (1995: 5)

Mengemukakan bahwa style atau gaya bahasa merupakan cara yang digunakan oleh pengarang dalam memeparkan gagasannya sesuai dengan tujuan dan efek yang ingin dicapai.


  1. Menurut Tarigan ( 1985: 5)

Majas merupakan bentuk retorik, yaitu penggunaan kata-kata dalam berbicara dan menulis untuk meyakinkan atau mempengaruhi penyimak dan pembaca.


  1. Menurut Harimurti (dalam Pradopo, 1993: 265)

Majas adalah pemanfaatan atas kekayaan bahasa seseorang dalam bertutur atau menulis, lebih khusus adalah pemakaian ragam bahasa tertentu untuk memperoleh efek tertentu. Efek yang dimaksud dalam hal ini adalah efek estetis yang menghasilkan nilai seni.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Contoh Teks Eksplanasi


  1. Menurut Achmadi (1988: 155-156)

Majas adalah kualitas visi, pandangan seseorang, karena merefleksikan cara seorang pengarang memilih dan meletakkan kata-kata dan kalimat-kalimat dalam mekanik karangannya. Gaya bahasa menciptakan keadaan perasaan hati tertentu, misalnya kesan baik ataupun buruk, senang, tidak enak dan sebagainya yang diterima pikiran dan perasaan karena pelukisan tempat, benda-benda, suatu keadaan atau kondosi tertentu.


  1. Menurut Albertine (2005: 51)

Majas adalah bahasa yang bermula dari bahasa yang biasa digunakan dalam gaya tradisional dan literal untuk menjelaskan orang atau objek. Dengan menggunakan gaya bahasa, pemaparan imajinatif menjadi lebih segar dan berkesan. Gaya bahasa mencakup: arti kata, citra, perumpamaan, serta simbol dan alegori. Arti kata mencakup, antara lain: arti denotatif dan konotatif, alusi, parody dan sebagainya; sedangkan perumpamaan mencakup, antara lain: simile, metafora dan personifikasi.


  1. Menurut Luxemburg dkk (1990: 105)

Majas merupakan sesuatu yang memberikan ciri khas pada sebuah teks. Teks pada giliran tertentu dapat berdiri semacam individu yang berbeda dengan individu yang lain.


  1. Menurut Keraf (1981: 115)

Majas yang baik itu harus mengandung tiga unsur yaitu kejujuran, sopan santun dan menarik. Dikatakannya bahwa dalam hal gaya ini kita mengenal dua istilah yaitu “bahasa retorik” (rhetorical device) dan “bahasa kias” (figure of speech). Bahasa retorik atau gaya bahasa dan bahasa kias merupakan penyimpangan dari bahasa.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Contoh Teks Eksposisi


Macam-Macam Majas dan Contoh Majas

Berikut ini terdapat beberapa macam-macam jenis majas beserta contohnya, terdiri atas:


1. Majas Perbandingan

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis majas perbandingan, terdiri atas:


  1. Perumpamaan

Yang dimaksud dengan perumpamaan disini adalah padan kata simile dalam bahasa inggris.

Perumpamaan adalah perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berlainan dan sengaja kita anggap sama. Perbandingan itu secara eksplisit dijelaskan kata pemakaian seperti, ibarat, perumpamaan, bak, laksana.


  • Contoh Perumpamaan

Seperti air di daun keladi

Ibarat menelan duri

Bak mencari kutu dalam ijuk

Umpama memadu minyak dengan air

Laksana bulan purnama

Sebagai bintang di langit


  1. Metafora

Metafora adalah majas perbandingan yang diungkapkan secara singkat, padat dan tersusun rapi.


  • Contoh Metafora

Dia dianggap anak emas majikannya.

Mereka ditimpa celaka

Nani jinak-jinak merpati

Mina buah hati Edi

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Metafora” Pengertian & ( Ciri – Macam – Contoh )


Ada tiga pendapat tentang pengertian metafora:

  • Metafora adalah Pemakaian kata-kata bukan arti yang sebenarnya, melainkansebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan. (moeliono ; 1976 : 648 ).
  • Kiasan atau metafora adalah perbandingan yang implisit – jadi tanpa kata seperti atau sebagai – diantara dua hal yang berbeda. (meliono ; 1984 : 3).
  • Metafora adalah sejenis majas perbandingan yang paling singkat, padat, tersusun rapi. Didalamnya terdapat dua ide : yang satu adalah suatu kenyataan, sesuatu yang dipikirkan, yang menjadi obyek ; dan yang satu lagi merupakan pembanding terhadap kenyataan tadi ; dan kita menggantikan yang belakangan ini menjadi yang terdahulu tadi (tarigan ; 1984 : 141).

  1. Personifikasi

Personifikasi adalah jenis majas yang melekatkan sifat-sifat insani kepada barang yang tidak bernyawa dan ide yang abstrak. Atau dapat diartikan majas yang membandingkan benda-benda tidak bernyawa seolah-olah memiliki sifat seperti manusia


  • Contoh Personifikasi

Angin yang meraung

Penelitian menuntut kecermatan

Cinta itu buta

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Personifikasi” Pengertian & ( Ciri – Fungsi – Contoh )


  1. Alegori

Alegori adalah cerita yang diceritakan dalam lambang-lambang. Merupakan metafora yang diperluas dan berkesinambungan,  tempat atau wadah obyek-obyek atau gagasan-gagasan diperlambangkan. Atau cerita kiasan atau lukisan yang mengiaskan hal lain atau kejadian lain.


Contoh :

Teratai

Kepada Ki Hajar Dewantara

Dalam kebun di tanah airku
Tumbuh sekuntum bunga teratai
Tersembunyi kembang indah permai
Tidak terlihat orang yang lalu
Akarnya tumbuh di hati dunia
Daun bersemi laksami mengarang
Biarpun ia diabaika orang
Seroja kembang gemilang mulia

(Sanusi Pane)


Dalam puisi teratai, penyair menyimbolkan Ki Hajar Dewantara dengan kuntum bunga teratai dengan maksud untuk menautkan ciri-ciri bunga teratai dengan gagasan, pikiran, dan cita-cita tokoh pendidikan tersebut.


  1. Antithesis

Antithesis adalah sejenis majas yang mengadakan komperasi atau perbandingan antara dua antonym (yaitu kata-kata) yang mengandung ciri-ciri semantic yang bertentangan). (Ducrot &Todorov ; 1979 : 277).


  • Contoh Antithesis

Pada saat kami berdukacita atas kematian ayahku, mereka menyambutnya dengan kegembiraan tiada tara.

Dia bergembira ria atas kegagalan dalam ujian itu.


  1. Asosiasi (Simile)

Asosiasi (simile) adalah perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berbeda, tetapi sengaja dianggap sama. Majas ini ditandai oleh penggunaan kata bagai, bagaikan, seumpama, seperti.


Contoh Asosiasi (simile)

Semangatnya keras bagaikan baja.

Wajahnya bagai bulan purnama.

Kau umpama air aku bagai minyaknya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Simile” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


2. Majas Pertentangan

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis majas pertentangan, terdiri atas:


  1. Hiperbola

Hiperbola adalah majas yang mengandung pernyataan yang berlebih-lebihan dengan maksud untuk memperhebat, meningkatkan kesan dan daya pengaruh.


  • Contoh Hiperbola

Saya terkejut setengah mati mendengar perkataannya.

Tubuhnya kurus kering setelah ditinggalkan oleh ayahnya.


  1. Litotes

Litotes adalah majas yang di dalam pengungkapannya menyatakan sesuatu yang positif dengan bentuk yang negatif atau bentuk yang bertentangan. Tujuannya antara lain untuk merendahkan diri.


  • Contoh Litotes

Kami berharap Anda menerima pemberian yang tidak berharga ini.Gajiku tak seberapa, hanya cukup untuk makan anak dan istri.

Icuk Sugiarto bukan pemain jalanan.

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Litotes” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


  1. Ironi

Ironi adalah majas yang menyatakan makna yang bertentangan dengan maksud untuk menyindir atau memperolok-olok.


  • Contoh Ironi

Bagus sekali rapormu, Andi, banyak angka merahnya.

Rajin sekali kamu,lima hari kamu tidak masuk sekolah.

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Ironi” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


  1. Sinisme

Sinisme adalah majas yang menyatakan sindiran secara langsung dan agak kasar.


  • Contoh Sinisme

Perkataanmu tadi sangan menyebalkan. Kata-kat itu tidak pantas disampaikan orang terpelajar seperti kamu!

Bisa-bisa aku jadi gila melihat kelakuanmu itu!


  1. Darkasme

Sarkasme adalah sindiran kasar berupa ungkapan kasar yang dapat menyakitkan hati orang.


  • Contoh Sarkasme

Tidurnya saja sehari-hari seperti babi.

Kamu ini benar-benar goblok, bebal, otaku udang.


  1. Oksimoron

Oksimoron adalah majas yang mengandung penegakan atau pendirian suatu hubungan sintaksis ( baik koordinasi maupun diterminasi) (ducrot and Tadorov ; 1981 : 278).


  • Contoh Oksimoron

Olah raga mendaki gunung memang menarik perhatian, walaupun sangat berbahaya.


  1. Paronomasia

Paronomasia adalah majas yang berisi penjajaran kata-katayang berbunyi sama tapi bermakna lain ; kata-kata yang sama bunyinya tetapi artinya berbeda. (ducrot and Tadorov ; 1981 : 278).


  • Contoh Paronomasia

Oh adindaku sayang, akan kutanam bunga tanjung dipantai tanjung hatimu.

Kembang yang kutanam dulu, kini telah berkembang.


  1. Parilipsis

Parilipsis adalah majas yang merupakan suatu formula yang dipergunakan sebagai sarana untuk menerangkan bahwa seseorang tidak mengatakan apa yang tersirat dalam kata itu sendiri(ducrot and Tadorov ; 1981 : 278).


  • Contoh Parilipsis

Semoga Tuhan mendengarkan doa kita ini, (maaf) bukan maksud saya menolaknya.

Pilihlah buah yang  masak(ee..) yang saya maksud bukan buah yang  busuk.

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Paradoks” Pengertian & ( Ciri – Contoh )


  1. Zeugma

Zeugma adalah majas yang merupakan koordinasi atau gabungan gramatis dua kata yang mengandung ciri-ciri semantic yang bertentangan ; contoh abstrak dan kongkriti. (ducrot and Tadorov ; 1981 : 278).


  • Contoh Zeugma

Anak itu memang rajin dan malas di sekolah.

Paman saya nyata sekali bersifat social dan egois dalam kehidupan sehari-hari.


3. Majas Pertautan

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis majas pertautan, terdiri atas:


  1. Metonomia

Metonimia adalah majas yang memakai nama ciri atau nama hal yang ditautkan dengan nama orang, barang, atau hal lainnya sebagai penggantinya. Kita dapat menyebut penciptanya atau pembuatnya jika yang kita maksudkan adalah ciptaan atau buatannya.Bisa pula kita menyebut bahan dari barang yang dimaksud.


  • Contoh Metonimia

Ayah baru saja membeli zebra, padahal saya ingin Kijang.

Para siswa disekolah kami senang sekali membaca S.T. Alisyahbana.


  1. Sinekdoke

Sinekdok Pars Pro Toto adalah majas yang menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama keseluruhannya.


  • Contoh Sinekdok Pars Pro Toto

Setiap kepala dikenakan biaya.

Dia membeli dua ekor ayam.

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Pars Pro Toto” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


Sinekdok Totem Pro Parte adalah menyebutkan keseluruhan untuk pengganti sebagian saja.


  • Contoh Sinekdok Totem Pro Parte

Semoga Indonesia menjadi juara Thomas Cup.

Desa itu diserang muntaber.


  1. Alusio

Alusio adalah majas yang menunjuk secara tidak langsung pada sustutokoh atau peristiwa yang sudah diketahui bersama.


  • Contoh Alusio

Banyak korban berjatuhan akibat kekejaman Nazi

Apakah setiap guru harus bernasib seperti Umar Bakri?

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Alusio” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


  1. Elipsis

Elipsis adalah majas yang di dalamnya terdapat penghilangan kata atau bagian kalimat.


  • Contoh Elipsis

 Dia dan ibunya ke Tasikmalaya (penghilangan predikat pergi).

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Elipsis” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


  1. Inversi

Inversi adalah majas yang dinyatakan oleh pengubahan susunan kalimat.


  • Contoh Inversi

Paman saya wartawan = Wartawan, paman saya.

Dia datang = Datang dia.


  1. Gradasi

Gradasi adalah majas yang mengandung suatu rangkaian atau urutan (paling sedikit tiga) kata atau istilah yang secara sintaksis bersamaan yang mempunyai satu atau beberapa ciri-ciri simatik secara umum dan yang diantaranya paling sedikit satu ciri diulang-ulang dengan perubahan-perubahan yang bersifat kuantitatif (ducrot and Tadorov ; 1981 : 277).


  • Contoh Gradasi

“Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan itu menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan harapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan….” (roma 5 : 3-5).


  1. Eufemisme

Eufemisme adalah ungkapan yang lebih halus sebagai pengganti ungkapan yang kasar, yang dianggap merugikan, atau yang tidak menyenangkan.


  • Contoh Eufemisme

Tahi → eufemismenya → tinja

Pengangguran → eufemismenya → tunakarsa

Kakus → eufemismenya → toilet/jamban


4. Majas Penegasan/Perulangan

Majas perulangan dapat dibagi lagi atas beberapa macam diantaranya :


  1. Pleonasme

Pleonasme adalah majas yang menggunakan kata-kata secara berlebihan dengan maksud untuk menegaskan arti suatu kata.


  • Contoh Pleonasme

Mereka turun ke bawah untuk melihat keadaan barang-barangnya yang jatuh.

Dukun itu menengadah ke atas sambil menengadahkan tangannya.

Aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri.

 

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Anafora” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


  1. Klimaks

Klimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut yang makin lama makin menghebat.


  • Contoh Klimaks

Semua jenis kendaraan, mulai dari sepeda, motor, sampai mobil bejejer di halaman.

Baik itu RT, Kepala Desa, Camat, Bupati, Gubernur, maupun Presiden memiliki kedudukan sama di mata Tuhan.


  1. Antiklimaks

Antiklimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut yang makin lama makin menurun (melemah).


  • Contoh Antiklimaks

Bapak Kepala Sekolah, Para guru, dan murid-murid, sudah hadir di lapangan upacara.


  1. Retoris

Retoris adalah majas yang berupa kalimat Tanya yang jawabannya itu sudah diketahui oleh penanya.Tujuannya untuk memberikan penegasan pada masalah yang diuraikannya, untuk meyakinkan, ataupun sebagai sindiran.


  • Contoh Retoris

Siapa yang tidah ingin hidup bahagia?

Apa ini hasil dari pekerjaanmu selama bertahun-tahun?


  1. Aliterasi

Aliterasi adalah majas yang memanfaatkan kata-kata yang bunyi awalnya sama.


  • Contoh Aliterasi

Dara damba daku, datang dari danau.

Inilah indahnya impian, insan ingat ingkar.


  1. Antanaklasis

Antanaklasis adalah majas yang mengandung ulangan kata yang sama, dengan makna yang berbeda.


  • Contoh Antanaklasis

Karena buah penanya yang controversial, dia menjadi buah bibir masyarakat.

Kita harus saling menggantungkan diri satu sama lain. Jika tidak, kita telah menggantung diri.


  1. Repetisi

Repetisi adalah majas perulangan kata-kata sebagai penegasan dalam kalimat yang berbeda.


  • Contoh Repetisi

Terlalu banyak penderitaan menimpa dirinya.Terlalu banyak masalah yang dihadapinya. Terlalu banyak.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Majas Repetisi” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )


  1. Tautologi

Tautologi adalah majas perulangan kata-kata sebagai penegasan dalam sebuah kalimat.


  • Contoh Tautologi

Selamatdatang pahlawanku, selamat datang pujaanku, selamat datang bunga bangsaku.


  1. Paralelisme

Paralelisme adalah majas perulangan sebagaimana halnya repetisi, hanya disusun dalam baris yang berbeda. Biasanya terdapat dalam puisi.


  • Contoh Paralelisme

Sunyi itu duka

Sunyi itu kudus

Sunyi itu lupa

Sunyi itu mampus


  1. Kiasmus

Kiasmus adalah majas yang berisi perulangan dan sekaligus menganduk inverse.


  • Contoh Kiasmus

Yang kaya merasa dirinya miskin, sedangkan yang miskin merasa dirinya kaya.

Sudah biasa dalam kehidupan ini banyak orang Pintar yang mengaku bodoh, dan orang bodoh banyak yang merada dirinya pintar.


Makna Majas

Di dalam bahasa Indonesia banyak terdapat perubahan-perubahan makna. Perubahan-perubahan itu antara lain:


1. Widereng, yaitu perubahan makna yang menyatakan bahwa cakupan makna sekarang lebih luas dari pada cakupan makna dahulu.


Contoh:

– Ibu, ibu yang dahulu sudah menikah, berlayar

2. Naureng (penyempitan), yaitu perubahan makna yang menyatakan bahwa cakupan makna sekarang lebih sempit dari pada cakupan makna dahulu.


Contoh:

Dahulu Sekarang
Madrasah Sekolah Agama


3. Ameliorasi, yaitu perubahan makna sekarang lebih baik (halus) dari makna dahulu.

Contoh:

Dahulu Sekarang
Nelayan Pramuniaga
Pembantu Pramunisma


4. Peoratif, yaitu perubahan makna yang sekarang lebih rendah dari makna dahulu.

Contoh:

Dahulu : hamil, sekarang: Bunting


5. Senestesia, yaitu perubahan makna yang menjadi akibat pertukaran dua indra yang berbeda.

Contoh:

Mulut hati, menyakitkan.


Demikianlah pembahasan mengenai Macam-Macam Majas – Pengertian Menurut Para Ahli, Jenis, Makna dan Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂