Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli

Diposting pada

20 Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli, Teori, Ciri, Syarat, Tahapan & Dampak – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Modernisasi yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian menurut para ahli, teori, ciri, syarat, tahapan dan dampak, untuk lebih memahami dan mengerti simak ulasan dibawah ini.

Modernisasi adalah

Pengertian Modernisasi

Modernisasi adalah ilmu sosial yang mengacu pada bentuk transformasi dari negara yang kurang berkembang atau kurang berkembang ke arah yang lebih baik dengan harapan hidup mencapai masyarakat yang lebih maju, berkembang, dan sejahtera.


Juga diungkapkan adalah hasil dari modernisasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang saat ini. Tingkat teknologi dalam membangun modernisasi benar-benar merasa dan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, dari metropolis ke desa-desa terpencil.


Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian modernisasi menurut para ahli, terdiri atas:


  1. Menurut Wilbert E Moore

Mengatakan modernisasi adalah transformasi total co-eksistensi tradisional atau pra-modern dalam hal teknologi dan organisasi sosial terhadap pola ekonomi dan politik yang menjadi ciri negara-negara barat yang stabil.


  1. Menurut JW School

Modernisasi adalah transformasi, perubahan dalam masyarakat dalam segala aspeknya. Teori modernisasi menggambarkan proses transformasi dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern atau mundur.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Pengertian Ekonomi Kreatif


  1. Menurut Koentjaraningrat

Modernisasi adalah usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan keadaan dunia sekarang.


  1. Menurut Soerjono Soekanto

Modernisasi adalah suatu bentuk dari perubahan sosial yang biasanya terarah dan didasarkan pada suatu perencanaan.


  1. Menurut Astrid S. Susanto

Modernisasi adalah suatu proses pembangunan yang memberikan kesempatan ke arah perubahan demi kemajuan.


  1. Menurut Ogburn dan Nimkoff

Modernisasi adalah suatu usaha untuk mengarahkan masyarakat agar dapat memproyeksikan diri ke masa depan nyata dan bukan pada angan-angan semu.


  1. Menurut Johan Willem Schoorl

Modernisasi merupakan penerapan pengetahuan ilmiah pada semua kegiatan, bidang kehidupan, dan aspek kemasyarakatan.


  1. Menurut Widjojo Nitisastro

Modernisasi adalah transformasi atau perubahan total dari kehidupan tradisional dan organisasi sosial menuju ke arah pola-pola ekonomis dan politis.


  1. Menurut Alex Thio

Modernisasi adalah salah satu bentuk perubahan sosial yang dulunya masyarakat pertanian berubah menjadi masyarakat industri.


  1. Menurut Harold Rosenberg

Modernisasi adalah sebuah tradisi baru yang mengacu pada urbanisasi atau pengikisan sifat-sifat pedesaan suatu masyarakat.


  1. Menurut Abdul Syam

Modernisasi adalah suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat dalam berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat.


  1. Menurut Arbi Sanit

Modernisasi adalah suatu proses terjadinya pada perubahan dalam setiap lini kehidupan seseorang yang awalnya tradisional yang dapat mengarah pada kehidupan yang modern.


  1. Menurut Neil Smelser

Modernisasi akan selalu melibatkan konsep diferensiasi struktural. Dengan proses modernisasi, ketidakteraturan dalam struktur masyarakat yang melakukan fungsi yang berbeda pada saat yang sama akan dibagi menjadi substruktur untuk menjalankan fungsi yang lebih khusus.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Pengertian, Fungsi Dan Tujuan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)


  1. Menurut Walt Whitman Rostow

Menyatakan bahwa ada lima tahap pembangunan ekonomi, yaitu masyarakat tradisional, persiapan lepas landas, lepas landas, menuju kedewasaan dan konsumsi massa. Namun, masalah yang dihadapi negara-negara Dunia Ketiga adalah bagaimana untuk mendapatkan sumber daya yang diperlukan, khususnya sumber daya modal untuk mencapai tingkat tinggi investasi produktif.


  1. Menurut Rostow

Masalah dapat dana investasi diselesikan dengan beberapa cara, yaitu penghapusan sumber pendanaan radikal atau melalui berbagai kebijakan pajak, investasi dari lembaga keuangan, perdagangan internasional dan investasi asing langsung.


  1. Menurut James S. Coleman

Modernisasi politik mengacu pada proses diferensiasi struktur politik dan sekularisasi budaya politik yang mengarah pada etos keadilan. Ada tiga hal utama yang diungkapkan oleh Coleman :

  • Diferensiasi politik dapat dianggap sebagai salah satu kecenderungan sejarah perkembangan sistem politik modern.
  • Prinsip kesetaraan dan keadilan merupakan etos masyarakat modern.
  • Upaya pembangunan politik bahwa keadilan akan mengambil efek pada pengembangan kapasitas dari sistem politik.

  1. Menurut Ahmad Baso

Modernisasi adalah suatu fenomena yang pada akhirnya akan membawa musnahnya sebuah perbedaan dasar antara ruang privat dan ruang publik yakni tenggelamnya keduanya.


  1. Menurut Alvin Hadiwono

Modernisasi adalah salah satu era puncak kebudayaan inderawi.


  1. Menurut R. Soekmono

Modernisasi adalah zaman yang coraknya dapat ditentukan oleh berbagai pengaruh-pengaruh Eropa Barat.


  1. Menurut Diderot

Modernisasi adalah sesuatu kehadiran manusia yang menaruh sebuah kepentingan diatas makhluk lain.


Perkembangan Modernisasi

Menurut Cyril Black, masyarakat modern ditandai dengan tumbuh dan berkembangnya ilmu pengatahuan dan teknologi baru yang menambah kemampuan manusia dalam mengungkap rahasia-rahasia dan perubahan-perubahan pada lingkungan alam.


Modernisasi hanya dapat terjadi jika terdapat suatu dorongan. Dorongan-dorongan itu menurut David McCleland adalah sebagai berikut.

  • Pribadi yang memiliki need for achievement, yaitu kebutuhan untuk berprestasi.
  • Perasaan tanggung jawab terhadap masyarakat
  • Memiliki modal yang cukup
  • Memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi

Menurut Alex Inkeles (1965), seorang sosiologi dari Universitas Harvard untuk mencapai modernisasi harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Bersedia menerima gagasan-gagasan baru dan melaksanakan cara-cara baru.
  2. Sanggup membentuk atau mempunyai pendapat mengenai sejumlah persoalan yang tidak hanya timbul di sekitarnya, tetapi juga di luarnya.
  3. Peka terhadap waktu, serta lebih mementingkan masa kini dan masa mendatang daripada masa lampau.
  4. Terlibat dalam perencanaan dan organisasi, serta menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar dalam hidup.
  5. Kepercayaan terahadap keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : 6 Pengertian Dan Macam-Macam Sistem Ekonomi Menurut Para Ahli


Ciri-Ciri Modernisasi

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri modernisasi, terdiri atas:

  • Perubahan cara berpikir masyarakat menjadi cara berpikir yang ilmiah.
  • Perubahan sistem pemerintahan suatu negara atau masyarakat.
  • Munculnya sentralisasi wewenang dalam kehidupan sosial.

Teori Modernisasi

Berikut ini terdapat beberapa teori modernisasi, terdiri atas:


1. Tahap pertama (1950-an dan 1960-an)

Teori modernisasi lahir sebagai sejarah tiga peristiwa penting dunia setelah Perang Dunia II, munculnya Amerika Serikat sebagai kekuatan dunia yang dominan, perluasan gerakan komunis dunia di mana Soviet Union mampu memperluas pengaruh politiknya ke Eropa Timur dan Asia dan kelahiran negara-negara merdeka baru di Asia (Afrika dan Amerika Latin). Ada dua teori di balik lahirnya teori modernisasi, teori evolusi dan teori fungsionalisme.


2. Tahap kedua (1970-an dan 1980-an)

Teori evolusi menjelaskan perkembangan masyarakat dalam dua cara. Pertama, diasumsikan bahwa perubahan sosial adalah arah gerakan, seperti garis lurus. Masyarakat berkembang dari masyarakat primitif ke masyarakat Kedua modern, teori evolusi membingungkan antara pandangan subjektif tentang nilai dan tujuan akhir dari perubahan sosial. Perubahan bentuk masyarakat modern adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari.


3. Tahap ketiga (1990)

Teori fungsionalisme tidak dapat dipisahkan dari Talcott Parsons berpikir bahwa melihat masyarakat seperti organ tubuh manusia Pertama, struktur tubuh manusia memiliki bagian-bagian yang saling terhubung satu sama lain. Oleh karena itu, orang-orang memiliki berbagai instansi yang terkait satu sama lain. Kedua, setiap bagian dari tubuh manusia memiliki fungsi yang jelas dan khas, serta bentuk organisasi apapun di masyarakat.


Syarat-Syarat Modernisasi

Modernisasi pada hakikatnya mancakup bidang-bidang yang sangat banyak. Syarat-syarat suatu modernisasi adalah sebagai berikut:

  1. Cara berpikir yang ilmiah yang melembaga dalam kelas penguasa maupun masyarakat.
  2. Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan birokrasi yang baik, jauh dari KKN, serta semangat kerja yang tinggi.
  3. Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Misalnya BPS (Badan Pusat Statistik) yang menjadi sumber data bagi pemerintah.
  4. Penciptaan iklim yang favorable (kondusif) dalam masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa.
  5. Kedisiplinan yang tinggi, tetapi tidak melanggar HAM warga negara.
  6. Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial (social planning)

Tahapan Modernisasi

Walt Whitman Rostow mengidentifikasi bahwa ada lima tahapan dalam modernisasi, yaitu :

  • Masyarakat tradisional : Tahap ini ditandai dengan pertanian dan barter.
  • Persiapan untuk lepas landas : Tahap ini ditandai dengan spesialisasi, produksi dan perdagangan barang. Selain itu, infrastruktur transportasi dikembangkan untuk mendukung perdagangan. Tahap ini akhirnya mendorong investasi.
  • Tinggal landas : pada tahap ini peningkatan industrialisasi dan pergeseran ekonomi dari pertanian ke manufaktur.
  • Menuju kematangan : pada tahap ini terjadi diversifikasi ekonomi ke daerah-daerah baru dan sedikit ketergantungan pada impor.
  • Konsumsi massa : pada tahap ini ekonomi terhadap konsumsi dan jasa massal di sektor jasa semakin mendominasi.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Kerjasama Regional


Dampak Modernisasi

Berikut ini terdapat beberapa dampak modernisasi, terdiri atas:


1. Pola Hidup Konsumtif / Consumer Lifestyle

Perkembangan teknologi modern dan industri telah berkembang pesat membuat penyediaan berlimpah barang publik. Dengan begitu orang-orang yang dengan mudah tertarik untuk mengkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang tersedia, sesuai dengan kebutuhan masing-masing.


2. Sikap individualistis

Masyarakat difasilitasi oleh teknologi canggih membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Meskipun manusia diciptakan sebagai makhluk sosial.


3. Gaya Hidup Kebarat-baratan

Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif mulai menggeser budaya asli anak adalah tidak menghormati lagi untuk orang tua, remaja bebas hidup, dan lain-lain.


4. Kesenjangan Sosial

Jika dalam suatu komunitas, hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi akan memperdalam kesenjangan antara individu dan individu lainnya. Individu yang mampu mengikuti zaman yang terus berkembang maka akan memiliki kesenjangan sendiri untuk individu yang tidak dapat menghadiri proses modernisasi.


Hal ini dapat menyebabkan kesenjangan sosial antara individu satu sama lain, yang dapat terlibat sebagai sikap individualistik.


5. Kriminalitas

Kejahatan sering terjadi di kota-kota besar karena menipisnya rasa kekeluargaan, sikap individualisme, tingkat tinggi persaingan dan gaya hidup konsumen.


Demikianlah pembahasan mengenai 20 Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli, Teori Ciri, Syarat, Tahapan & Dampak semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Butuhkan