Makalah Fisika

Diposting pada

Pengertian Fisika

Fisika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat dan gejala pada benda-benda di alam. Gejala-gejala ini pada mulanya ialah apa yang dialami oleh indra kita, misalnya penglihatan menemukan optika atau cahaya, pendengaran menemukan pelajaran tentang bunyi dan indra peraba yang dapat merasakan panas.

Pengertian-Fisika

Bidang fisika secara garis besar terbagi atas dua kelompok yakni fisika klasik dan fisika modern. Fisika klasik bersumber pada gejala-gejala yang ditangkap oleh indra. Fisika klasik meliputi mekanika, listrik magnet, panas, bunyi, optika dan gelombang yang menjadi perbatasan antara fisika klasik dan fisika modern. Fisika modern berkembang mulai abad ke-20, sejak penemuan teori sejak penemuan teori relativitas Einstein dan radioaktivitas oleh keluarga Curie.


Pengertian Fisika Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian fisika menurut para ahli, terdiri atas:


  1. Menurut KBBI

Menurut KBBI atau kamus besar bahasa Indonesia menyatakan bahwa fisika adalah suatu ilmu yang mengenai zat sertaa energi seperti cahaya, panas, bunyi, dan lain sebagainya.


  1. Menurut Ensiklopedia

Fisika merupakan ilmu yang di dalamnya mempelajari tentang benda beserta dengan gerakannya dan juga manfaatnya bagi kehidupan.


  1. Menurut Bambang Ruwanto

Fisika merupakan salah satu bagian dari ilmu dasar dan merupakan ilmu yang fundamental.


  1. Menurut Efrizon Umar

Fisika adalah salah satu ilmu yang berdasarkan berbagai besaran-besaran dalam ilmu fisika.


  1. Menurut Mikrajudin

Mikrajudin berpendapat bahwa fisika adalah cabang paling utama pada ilmu sains, hal ini dikarenakan bahwa prinsipnya merupakan dasar atas setiap cabang sains.


  1. Menurut Young, Hough D

Fisika merupakan ilmu yang paling dasar dari ilmu-ilmu pengetahuan lain.


  1. Menurut Osa Pauliza

Fisika merupakan sesuatu yang bisa untuk diukur serta mempunyai nilai-nilai yang dinyatakan ke dalam bentuk satuan.


  1. Menurut Brockhaus

Fisika merupakan pelajaran yang mengenai tentang kejadian alam yang mampu untuk memungkinkan percobaan, penelitian, pengukuran apa yang didapat, berdasarkan peraturan umum, dan juga penyajian secara sistematis.


  1. Menurut Gerthsen

Fisika sebagai teori yang mendeskripsikan mengenai berbagai gejala alam hingga sesederhana mungkin serta berusaha untuk menemukan hubungan antara kenyataannya. Permasalahan dasar guna memecahkan persoalannya menggunakan cara mengamati gejala tersebut.


  1. Menurut Dahmen

Fisika sebagai uraian tertutup tentang berbagai kejadian fisis yang didasarkan pada hukum dasar.


  1. Menurut Deruxes

Fisika sebagai suatu ilmu pengetahuan yang berusaha untuk menguraikan serta menjelaskan hukum alam dan berbagai kejadian alam dengan suatu gambaran menurut pemikiran manusia.


  1. Menurut Weizacher

Fisika sebagai teori peramaian untuk berbagai alternatif yang secara empiris dengan percobaan yang bisa dibedakan.


  1. Menurut E.Budikase dan Nyoman

Fisika adalah ilmu yang banyak untuk memerlukan pemahaman dibandingkan dengan penghafalan.


  1. Menurut Kusuma

Fisika adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang gejala alam yang terjadi pada energi atau materi yang menempati ruang serta mempunyai massa. Fisika adalah salah satu cabang IPA yang mempelajari mengenai tentang gejala alam keseluruhan.


  1. Menurut Drs. Supiyanto, M. Si.

Ilmu Fisika adalah ilmu fundamental yang menjadi tulang punggung perkembangan pada ilmu pengetahuan.


  1. Menurut Wikipedia

Fisika adalah sains atau ilmu alam yang mempelajari materi beserta gerak dan perilakunya dalam lingkup ruang dan waktu, bersamaan dengan konsep yang berkaitan seperti energi dan gaya.


Cabang Ilmu Fisika

Berikut ini terdapat beberapa cabang ilmu fisika, terdiri atas:


  • Mekanika adalah satu cabang fisika yang mempelajari tentang gerak.
  • Kinematika membahas bagaimana suatu objek yang bergerak tanpa Menyelidiki sebab-sebab apa yang menyebabkan suatu objek bergerak.
  • Dinamika mempelajari bagaimana suatu objek yang bergerak dengan menyelidiki penyebab.
  • Mekanika kuantum adalah cabang dasar fisika yang menggantikan mekanika klasik pada tataran atom dan subatom.
  • Mekanika fluida, Adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari fluida (yang dapat berupa cairan dan gas)
  • Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya.
  • Teknik Elektro atau Teknik listrik (bahasa Inggris: electrical engineering) adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • Elektrostatis adalah ilmu yang mempelajari listrik statis
  • Elektrodinamis adalah ilmu yang mempelajari listrik dinamis
  • Bioelektromagnetik adaIah disiplin ilmu yang mempelajari fenomena listrik, magnetik dan elektromagnetik yang muncul pada jaringan makhluk bidup.
  • Termodinamika adalah kajian tentang energi atau panas yang berpindah
  • Fisika inti adalah ilmu fisika yang mengkaji atom / bagian-bagian atom
  • Fisika Gelombang adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang gelombang
  • Fisika Optik (Geometri) adalah ilmu fisika yang mempelajari tentang cahaya.
  • Kosmografi/astronomi adalah ilmu mempelajari tentang perbintangan dan benda- benda angkasa.
  • Fisika Kedokteran (Fisika Medis) membahas bagaimana penggunaan ilmu fisika dalam bidang kedokteran (medis).
  • Biomekanika meliputi gaya dan hukum fluida dalam tubuh
  • Bioakuistik (bunyi dan efeknya pada sel hidup/ manusia)
  • Biooptik (mata dan penggunaan alat-alat optik)
  • Biolistrik (sistem listrik pada sel hidup terutama pada jantung manusia)
  • Fisika radiasi adalah ilmu fisika yang mempelajari setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain.
  • Fisika Lingkungan adalah Ilmu yang mempelajari kaitan fenomena fisika dengan lingkungan.

Hubungan Ilmu Fisika Dengan Ilmu Pengetahuan Lain

Dalam hal ini tujuan mempelajari ilmu fisika ialah agar kita dapat mengetahui bagian-bagian dasar dari benda dan mengerti interkasi antara benda-benda, serta mampu menjelaskan mengenai fenomena-fenomena alam yang terjadi. Walaupun fisika terbagi atas beberapa bidang, hukum fisika berlaku universal. Tinjauan suatu fenomena dari bidang fisika tertentu akan memperoleh hasil yang sama jika ditinjau dari bidang fisika lain.

Selain itu konsep-konsep dasar fisika tidak saja mendukung perkembangan fisika sendiri, tetapi juga perkembang ilmu lain dan teknologi. Ilmu fisika menunjang riset murni maupun terapan. Ahli-ahli geologi dalam risetnya menggunakan metode-metode gravimetri, akustik, listrik dan mekanika.

Peralatan modern di rumah sakit-rumah sakit menerapkan ilmu fisika. Ahli-ahli astronomi memerlukan optik spektografi dan teknik radio. Demikian juga ahli-ahli meteorologi “ilmu cuaca”, osenologi “ilmu kelautan” dan seismologi memerlukan ilmu fisika.


Hakikat Fisika

Pada hakikatnya, ilmu fisika merupakan sebuah kumpulan pengetahuan atau jalan berfikir dan cara untuk penyelidikan. Dalam penerapan ilmu fisika harus memperhatikan hakikat ilmu fisika sebagai berikut.


  1. Fisika Sebagai produk

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia, terjadi interaksi antara manusia dan lingkungannya. Interaksi itu memberikan pembelajaran kepada manusia sehingga menemukan pengalaman yang semakin menambah pengetahuan dan kemampuannya serta berubah perilakunya.


Dalam wacana ilmiah, hasil-hasil penemuan dari berbagai kegiatan penyelidikan yang kreatif dari para ilmuan di inventarisasi, dikumpulkan , dan disusun secara sistematis menjadi sebuah kumpulan pengetahuan yang kemuadian disebut sebagai produk atau  a body of knowledge. Pengelaompokan hasil-hasil penemuan itu menurut bidang kajian yang sejenis menghasilkan ilmu pengetahuan yang kemudian disebut sebagai fisika, kimia, dan biologi. Untuk fisika, kumpulan pengetahuan itu dapat berupa fakta, konsep, prinsip, hukum, rumus, teori, dan model.


  1. Fisika Sebagai Proses

Fisika sebagai proses atau juga disebut sebagai  a way of investigating memberikan gambaran mengenai bagaimana ilmuan bekerja melakukan penemuan-penemuan. Jadi, fisika sebagai proses memberikan gambaran mengenai pendekatan yang digunakan untuk menyusun pengetahuan. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pemahaman fisika sebagai proses sangat berkaitan dengan kata-kata kunci fenomena, dugaan, pengamatan, pengukuran, penyelidikan, dan publikasi. Pembelajaran yang merupakan tugas guru trmasuk kedalam bagian mempublikasikan. Dengan demikian, pembelajaran fisika sebagai proses hendaknya berhasil mengembangkan keterampilan proses sains pada diri siswa.


  1. Fisika Sebagai Sikap

Dari penjelasan mengenai hakikat fisika sebagai produk dan hakikat fisika sebagai proses diatas, tampak trlihat bahwa penyusunan pengetahuan fisika diawali dengan kegiatan-kegiatan kreatif seperti pengamatan, pengukuran, dan penyelidikan atau percobaan, yang ke semuanya itu memerlukan proses mental dan sikap yang berasal dari pemikiran. Jadi, dengan pemikirannya orang bertindak dan bersikap sehingga akhirnya dapat melakukan kegiatan-kegiatan ilmiah.


Pemikiran-pemikiran para ilmua yang bergrak dlam bidang fisika itu menggambarkan rasa ingin tahu dan rasa penasaran mereka yang besar, diiringi dengan rasa percaya, sikap objektif, jujur, dan terbuka serta mau mendengarkan pendapat orang lain. Sikap-sikap itulah yang kemudian memaknai hakikat fisika sebagai sikap atau a way of thinking.


Manfaat Fisika

  • Dapat menyingkap rahasia alam
  • Fisika berada didepan dalam perkembangan energi
  • Berperan besar dalam penemua-penemuan teknologi
  • Sebagai ilmu dasar dalam andil pengembangan teknologi
  • Melatih berfikir logis dan sistimatis
  • Dapat diaplikasikan di kehidupan sehari hari

Peran Fisika

  1. Bidang Telemonikasi ,penemuan peralatan telemunikasi menggunakan hukum fisika tentang gelombang.
  2. Bidang industri , banyak penemuan penemuan baru dalam dunia industri yang melalui penelitian fisika penemuan bahan semikonduktor,peralatan optik,bahan polimer,penemuan mesin mesin industri ,dalam bidang industri otomotif AC sebagai pendingin ruangan yang menerapkan hukum termodinamika.
  3. Bidang Teknologi, Banyak peralatan teknologi canggih yang menerapkan konsep dasar hukum fisika misal teknologi digital menerapkan konsep gelombang elektromagnetik, penggunaan lampuTL,monitor komputer, layar LCD dll.
  4. Bidang Transportasi ,penerapan transportasi tradisionil hingga modern menggunakan konsep fisika  ,yaitu delman atau gerobak yang menggunakan gaya dorong. Peralatan transportasi darat menggunakan konsep kecepatan ,transpotasi laut dan udara menerapkan hukum hukum fisika tentang fluida.
  5. Bidang Pertanian ,Sistem pengairan menggunakan pompa menerpakan hukum fisika,penggunaan teknologi Radiasi dalam pertanian contohnya untuk mengatasi serangan hama pengganggu tanaman pertanian yang dapat menurunkan kuantitas maupun kualitas.
  6. Bidang Kedokteran ,ditemukannya peralatan kedokteran seperti Endoskopi,CT scan, X -ray , radio terapi,dan elektromiogram.
  7. Bidang energi , yaitu :
  • penemuan energi listrik,
  • penemuan pembangkit listrik tenaga surya,(PLTS) yang mengubah energi cahaya menjadi listrik
  • penemuan energi radioaktif  sebagai salah satu sumber energi alternatif.

Ruang Lingkup Fisika

Fisika berasal dari bahasa Yunani yang berarti “alam”. Fisika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat dan gejala pada benda-benda di alam. Gejala-gejala ini pada mulanya adalah apa yang dialami oleh indra kita, misalnya penglihatan menemukan optika atau cahaya, pendengaran menemukan pelajaran tentang bunyi, dan indra peraba yang dapat merasakan panas.


Fisika adalah salah satu ilmu pengetahuan alam dasar yang banyak digunakan sebagai dasar bagi ilmu-ilmu yang lain. Fisika adalah ilmu yang mempelajari gejala alam secara keseluruhan. Fisika mempelajari materi, energi, dan fenomena atau kejadian alam, baik yang bersifat makroskopis (berukuran besar, seperti gerak Bumi mengelilingi Matahari) maupun yang bersifat mikroskopis (berukuran kecil, seperti gerak elektron mengelilingi inti) yang berkaitan dengan perubahan zat atau energi.


Fisika menjadi dasar berbagai pengembangan ilmu dan teknologi. Kaitan antara fisika dan disiplin ilmu lain membentuk disiplin ilmu yang baru, misalnya dengan ilmu astronomi membentuk ilmu astrofisika, dengan biologi membentuk biofisika, dengan ilmu kesehatan membentuk fisika medis, dengan ilmu bahan membentuk fisika material, dengan geologi membentuk geofisika, dan lain-lain.


Mengapa kita perlu mempelajari Fisika? Tentu saja karena fisika menjadi ilmu pengetahuan yang mendasar, karena berhubungan dengan perilaku dan struktur benda, khususnya benda mati. Menurut sejarah, fisika adalah bidang ilmu yang tertua, karena dimulai dengan pengamatan-pengamatan dari gerakan benda-benda langit, bagaimana lintasannya, periodenya, usianya, dan lain-lain. Bidang ilmu ini telah dimulai berabad-abad yang lalu, dan berkembang pada zaman Galileo dan Newton. Galileo merumuskan hukum-hukum mengenai benda yang jatuh, sedangkan Newton mempelajari gerak pada umumnya, termasuk gerak planet-planet pada sistem tata surya.


Pada zaman modern seperti sekarang ini, ilmu fisika sangat mendukung perkembangan teknologi, industri, komunikasi, termasuk kerekayasaan (engineering), kimia, biologi, kedokteran, dan lain-lain. Ilmu fisika dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai fenomena-fenomena yang menarik. Mengapa bumi dapat mengelilingi matahari? Bagaimana udara dapat menahan pesawat terbang yang berat? Mengapa langit tampak berwarna biru? Bagaimana siaran/tayangan TV dapat menjangkau tempat-tempat yang jauh? Mengapa sifat-sifat listrik sangat diperlukan dalam sistem komunikasi dan industri? Bagaimana peluru kendali dapat diarahkan ke sasaran yang letaknya sangat jauh, bahkan antarbenua? Dan akhirnya, bagaimana pesawat dapat mendarat di bulan? Ini semua dipelajari dalam berbagai bidang ilmu fisika.


Bidang fisika secara garis besar terbagi atas dua kelompok, yaitu fisika klasik dan fisika modern. Fisika klasik bersumber pada gejala-gejala yang ditangkap oleh indra. Fisika klasik meliputi mekanika, listrik magnet, panas, bunyi, optika, dan gelombang yang menjadi perbatasan antara fisika klasik dan fisika modern. Fisika modern berkembang mulai abad ke-20, sejak penemuan teori relativitas Einstein dan radioaktivitas oleh keluarga Curie. Salah satu contoh penerapan teori relativitas adalah bom atom.


Dari uraian di atas, dapat dilihat bahwa ruang lingkup fisika sangatlah luas. Lalu bagaimana hubungannya dengan ilmu pengetahuan yang lain ?


Tujuan mempelajari ilmu fisika adalah agar kita dapat mengetahui bagian-bagian dasar dari benda dan mengerti interaksi antara benda-benda, serta mampu menjelaskan mengenai fenomena-fenomena alam yang terjadi. Walaupun fisika terbagi atas beberapa bidang, hukum fisika berlaku universal. Tinjauan suatu fenomena dari bidang fisika tertentu akan memperoleh hasil yang sama jika ditinjau dari bidang fisika lain. Selain itu konsep-konsep dasar fisika tidak saja mendukung perkembangan fisika sendiri, tetapi juga perkembangan ilmu lain dan teknologi.


Ilmu fisika menunjang riset murni maupun terapan. Ahli-ahli geologi dalam risetnya menggunakan metode-metode gravimetri, akustik, listrik, dan mekanika. Peralatan modern di rumah sakit-rumah sakit menerapkan ilmu fisika. Ahli-ahli astronomi memerlukan optik spektografi dan teknik radio. Demikian juga ahli-ahli meteorologi (ilmu cuaca), oseanologi (ilmu kelautan), dan seismologi semuanya memerlukan ilmu fisika.


Pengukuran

Fisika lahir dan berkembang dari hasil percobaan dan pengamatan, percobaan “eksperimen” dan pengamatan “observasi” memerlukan pengukuran “measurement” dengan bantuan alat-alat ukur, sehingga diperoleh data/hasil pengamatan yang bersifat kuantitatif. Sebagai contoh, hasil pengukuran pada suatu percobaan diperoleh panjang terukur 4 meter, volume air 10 cm3 pada suhu 15 derajat celcius.


Dalam fisika,pnajang, volume dan suhu ialah sesuatu yang dapat diukur. Sesuatu yang dapat diukur itu disebut besaran. Besaran mempunyai dua komponen utama yakni nilai dan satuan. Dalam ilmu fisika, perlu diingat bahwa tidak semua besaran fisika mempunyai satuan, sebagai contoh indeks bias dan massa jenis relatif.


Demikianlah pembahasan mengenai 16 Pengertian Fisika Menurut Para Ahli – Cabang, Hubungan, Hakikat, Manfaat, Peran, Ruang Lingkup dan Pengukuran semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.


Baca Juga :

  1. Pengertian Dan Sejarah Ilmu Fisika Menurut Teori Riset
  2. Pengertian Isolator, Konduktor Dan Semi Konduktor Menurut Ahli Fisika
  3. Pengertian Gravitasi Bumi
  4. Lensa Cekung – Pengertian, Sifat, Rumus, Sinar Istimewa dan Contoh
  5. Pengertian Atom
  6. Pembiasan Cahaya – Pengertian, Indeks, Penerapan dan Contoh
  7. Pengertian Perubahan Zat Atau Benda Dan Macam – Macam Bentuk Perubahannya
Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Butuhkan