Pengertian Tradisi

Pengertian Tradisi

Tradisi – 19 Pengertian Menurut Para Ahli, Fungsi, Tujuan, Penyebab dan Contoh – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Tradisi yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian menurut para ahli, fungsi, tujuan, penyebab dan contoh, nah agar dapat lebih memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Tradisi

Pengertian Tradisi

Tradisi adalah segala sesuatu yang disalurkan atau diwariskan dari masa lalu ke masa kini atau sekarang. Tradisi dalam arti sempit ialah warisan-warisan sosial khusus yang memenuhi syarat saja yaitu yang tetap bertahan hidup di masa kini, yang masih kuat ikatannya dengan kehidupan masa kini.


Tradisi dilihat dari aspek benda materialnya adalah  benda material yang menunjukkan dan mengingatkan kaitan khususnya dengan kehidupan masa lalu. Contoh tradisi; Candi, Puing kuno, Kereta Kencana, sejumlah benda-benda peninggalan lainnya, jelas termasuk ke dalam pengertian tradisi.


Pengertian Tradisi Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian tradisi menurut para ahli, terdiri atas:

Loading...

  1. Menurut imtima:2007

Tradisi adalah rumusan, cara, atau konsep yang pertama kali lahir yang dipergunakan oleh banyak orang pada masanya.


  1. Menurut M Abed Al Jabri:2000

Tradisi adalah segala sesuatu yang diwarisi manusia dariorang tuanya, baik itu yang jabatan, harta pusaka maupun keningratan.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Teater Tradisional & Modern” Definisi & ( Ciri – Contoh – Perbedaan )


  1. Menurut WJS Poerwadaminto (1976)

Tradisi adalah seluruh sesuatu yang melekat pada kehidupan dalam masyarakat yang dijalnakan secara terus menerus, seperti: adat, budaya, kebiasaan dan kepercayaan.


  1. Menurut Soerjono Soekamto (1990)

Tradisi adalah suatu kegiatan yang dijalankanoleh sekelompok masyarakat dengan secara berulang-ulang.


  1. Menurut Bastomi (1984:14)

Tradisi adalah dari sebuah kebudayaan, dengan tradisi sistem kebudayaan akan menjadi kokoh. Apabila tradisi dihilangkan maka terdapat harapan suatu kebudayaan akan berakhir saat itu juga.


  1. Menurut Van Reusen (1992:115)

Tradisi adalah suatu norma adat istiadat, kaidah-kaidah, harta-harta. tetapi tradisi bukan suatu yang tidak dapat diganti. Tradisi justru perpaduan dengan berbagai perbuatan manusia dan diangkat dalam keseluruhannya.


  1. Menurut Ensiklopedia

Tradisi adalah sesuatu hal yang telah dilakukan sejak lama dan terus menerus menjadi bagian dari kehidupan kelompok masyarakat hingga sekarang.


  1. Menurut Shils (1981:12)

Tradisi adalah segala sesuatu yang disalurkan maupundiwariskan dari masa lalu ke masa kini. Kriteria tradisi dapat lebih dibatasi dengan mempersempit cakupannya.


  1. Menurut Piotr Sztompka (2011:69-70)

Tradisi adalah keseluruhan benda material dan ide yang bersumber dari masa lalu, tetapi benar-benar masih terdapat kini, belum dihancurkan, dirusak maupun dilupakan.


  1. Menurut KBBI

Tradisi adalah adat istiadat yang turun temurun dari nenek moyang yang sudah dilaksanakan oleh masyarakat; penilaian maupun anggapan bahwa cara-cara yang sudah ada adalah yang paling baik dan benar.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Musik Tradisional” Pengertian & ( Sejarah – Fungsi – Jenis – Contoh )


  1. Menurut Coomans, M (1987:73)

Tradisi adalah suatu gambaran perilaku dan tingkah laku manusia yang telah berproses dalam waktu lama dan dijalankansecara turun temurun dimulai sejak dari nenek moyang.


  1. Menurut Wikipedia

Tradisi adalah tradisi atau kebiasaan adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu atau agama yang sama.


  1. Menurut Funk dan Wagnalls

Tradisi adalah suatu pengetahuan, doktrin, istiadat, praktek dan lain-lain yang dimengerti sebagai pengetahuan yang sudah diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang termasuk cara menyampaikan pengetahuan dan istiadat tersebut.


  1. Menurut Hasan Hanafi

Tradisi adalah semua warisan masa lampau yang masuk pada kita dan masuk kedalam kebudayaan yang sekarang masih berlaku.


  1. Menurut Mardimin

Tradisi adalah suatu istiadat yang turun temurun sejak dari nenek moyang dalam suatu masyarakat dan sebagai kebiasaan istiadat dan kesadaran kolektif sebuah masyarakat.


  1. Menurut Khazanah Bahasa Indonesia

Tradisi adalah segala sesuatu seperti adat, kebiasaan, ajaran, dan sebagainya, yang turun temurun dari nenek moyang.


  1. Menurut Ensiklopedia

Tradisi adalah adat “istiadat” dari sebuah masyarakat yang telah menjalankan secara turun menurun sejak dari nenek moyang.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : “Suku Aborigin” Sejarah & ( Bahasa – Budaya – Kepercayaan – Kesenian – Senjata Tradisional )


  1. Menurut Cannadine

Tradisi adalah lembaga baru didasari dengan daya pikat kekunoan yang melanggar zaman, namun menjadi karya yang mengagumkan.


  1. Menurut Harapandi Dahri

Tradisi adalah suatu istiadat yang teraplikasikan secara terus-menerus dengan beraneka macam simbol dan aturan yang berlaku pada sebuah kelompok.


Tujuan Tradisi

Tradisi yang dimiliki masyarakat bertujuan agar membuat hidup manusia kaya akan budaya dan nalai-nilai bersejarah. Selain itu, tradisi juga akan menciptakan kehidupan yang harmonis. Namun hal tersebut akan terwujud hanya apabila manusia menghargai, menghormati dan menjalankan suatu tradisi secara baik dan benar serta sesuai aturan.


Fungsi Tradisi

Tradisi berfungsi sebagai penyedia fragmen warisan historis yang kita pandang bermanfaat. Tradisi yang seperti onggokan gagasan dan material yang dapat digunakan orang dalam tindakan kini dan untuk membangun masa depan berdasarkan pengalaman masa lalu.


Contoh: peran yang harus diteladani “misalnya tradisi kepahlawanan, kepimpinan karismatis, dan sebagainya”.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Pengertian Dan Ciri Masyarakat Tradisional Serta Modern Menurut Para Ahli


Penyebab Perubahan Tradisi

Dalam hal ini disebabkan oleh banyaknya tradisi dan bentrokan antara tradisi yang satu dengan saingannya. Benturan itu dapat terjadi antara tradisi masyarakat atau antara kultur yang berbeda atau di dalam masyarakat tertentu.


Perubahan tradisi dari segi kuantitatifnya terlihat dalam jumlah penganut atau pendukungnya. Rakyat dapat ditarik untuk mengikuti tradisi tertentu yang kemudian memengaruhi seluruh rakyat satu negara atau bahkan dapat mencapai skala global. Perubahan tradisi dari segi kualitatifnya yaitu perubahan kadar tradisi, gagasan, simbol dan nilai tertentu ditambahkan dan yang lainnya dibuang.


Contoh Tradisi

Contoh tradisi mandi balimau kasai di sungai Kampar, Riau oleh masyarakat Kampar setiap satu hari sebelum memasuki bulan suci ramadhan, masyarakat Kampar meyakini bahwa mandi balimau kasai yang dilakukan di sungai Kampar tersebut guna untuk memersihkan atau mensucikan diri dari dosa selama setahun yang lalu agar memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan suci.


Hal tersebut adalah suatu tradisi turun temurun dari leluhur yang hingga saat ini masih dilakukan oleh masyarakat Kampar, Riau.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Seni Rupa Kontemporer


Contoh Tradisi dan Kearifan Lokal Di Cirebon dan Cilacap

Berikut ini terdapat beberapa contoh tradisi dan kearifan lokal di cirebon dan cilacap, terdiri atas:


  • SAMBATAN

Merupakan gotong royong dalam membuat rumah yang dilakuan oleh warga setempat tanpa diberi upah,melainkan hanya diberi makan saja.


  • UNJUK SUNAN

Syukuran pada daerah setempat apabila dalam membuat rumah sudah sampai atap dalam pembangunannya.


  • BACAKAN

Syukuran apabila mendapatkan rezeki lebih atau jika telah membei barang baru(motor,mobil,dll). Biasanya memasak nasi kemudian diletakkan diatas nampan yang telah dialasi daun pisang,kemudian mengundang para tetangga untuk datang kerumah dan makan nasi tersebut secara bersama.


  • BARIKAN

Kegitan yang dilakukan oleh para warga setempat yang berkumpul dilapangan dengan tujuan sebagai penolak bala. Stiap kepala keluarga wajib membawa nasi (biasanya nasi uduk), kemudian nasi itu dikumpulkan jadi satu dan dido’akan, setelah nasi itu dido’akan, dimakan bersama-sama.Acara ini biasanya dilakukan setiap malam Jum’at Kliwon.


  • SEDEKAH BUMI

Kegiatan masyarakat yang membawa makanan dari masing- masing rumah dan berkumpul dijalan desa untuk diadakan do’a bersama,kemudian bertukar makanan tersebut dan dimakan dijalan itu secara bersamaan.Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mensyukuri hasil bumi dan biasanya diadakan setlah para warga setampat panen.


  • UNJUNGAN

Mengunjungi makam saudara biasanya diadakan secara bersama oleh warga setempat dan warga tersebut membawa tumpeng dari rumah masing-masing yang kemudian tumpeng tersebut dijadikan satu pada tempat yang sudah disediakan. Kemudian semua warga mengadakan tahlilan bersama,setelah selesai tahlilan,tumpeng yang telah dijadikan satu tadi dimakan bersama oleh warga dimakam tadi. Setelah acara makan bersama selesai,bagi orang yang mampu memberikan surak(sawer) yaitu membagi uang pada warga yang hadir. Acara ini dilakukan ketika akan menginjak bulan Romadhon.


  • NADRAN(PESTA LAUT)

Pesta laut yang diadakan oleh para nelayan dengan mengadakan arak-arakan berupa monster laut yang disimbolkan sebagai penghalang para nelayan dalam melaut. Sore hari menjelang magrib para nelayan tersbut membawa sesaji makanan dan kepala kerbau,kemudian dihanyutkan ke laut dengan tujuan agar hasil tangkapan ikan meningkat.


  • PANJANG JIMAT

Yaitu acara penyucian benda-benda keramat yang ada di Kraton Cirebon(keris,dll) kemudian diadakan acara arak-arakan mengelilingi daerah yang berada disekeliling Kraton. Biasanya diadakan pada bulan Maulud.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Definisi Kebudayaan Beserta Unsurnya Menurut Para Ahli


  • MITONI/KEKEBA/NGRUJAKI

Upacara ketujuh bulan orang hamil,biasanya orang hamil tersebut dimandikan dengan air kembang 7 rupa,yang memandikan adalah para anggota kelurganya. Orang hamil itu duduk dikursi, dibawah kursi disediakan ember berisi uang dan air,setelah selesai dimandikan uang itu menjadi rebutan orang-orang yang menyaksikan acara tersebut. Setelah itu diadakan tahlilan.


  • MAPAG SRI

Acara yang diadakan menjelang masa tanam padi yang diadakan syukuran agar selama penanaman hingga panen tidak ada halangan apa pun dan hasil panen melimpah.


  • BERJANJI/MARHABANAN/ADIYUAN

Setiap malam senin dan jum’at diadakan acara marhabanan di mushola setempat.


  • PEPATAH

Aja sok kedolan lemah,engko mboke mati” yang artinya jangan suka bermain tanah nanti ibunya meninggal,biasanya pepatah ini dituukan pada anak kecil. Aja ndodoki bantal engko wudhunen” yang artinya jangan duduk diatas bantal nanti bisulan.


  • UNGKUP-UNGKUP

Acara pembakaran menyan pada malam Jum’at.


  • NGOBENG

Apabila ada orang hajatan,para tetangga biasanya membantu yang punya hajat tersebut.


  • TARIAN

Tari topeng,tari jaipongan, tari sintren, tari ronggeng.


  • NYANYIAN

Warung pojok, waru doyong.


  • MAKANAN

Nasi jamblang,tahu gejrot,empal gentong,gadungan (singkong yang direbus kemudian diiris-iris tipis kemudian diberi parutan kelapa), lolos, jinten, intip, bubur sura, bubur lemu, bubur glintir, sirup campolay, dongkalan dll.


  • PERMAINAN

Wayang golek, sandal barepan.


Demikianlah pembahasan mengenai Tradisi – 19 Pengertian Menurut Para Ahli, Fungsi, Tujuan, Penyebab dan Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Send this to a friend