PHP adalah

Diposting pada

PHP adalah – Pengertian, Sejarah, Cara Kerja, Tipe Data, Keunggulan, Kemampuan & Sintak Penulisan – Untuk kali ini kami akan mengulai mengenai PHP yang dimana dalam hal ini yang dibahas seperti pengertian, sejarah, cara kerja, tipe data, keunggulan, kemampuan dan sintak penulisan, untuk lebih jelasnya simak saja ulasan dibawah ini.

PHP-adalah

Pengertian PHP

Hypertext Preprocessor (PHP) adalah suatu bahasa pemerograman yang digunakan untuk membuat web dinamis, walau bisa juga digunakan untuk membuat program lain. Tentunya bahasa pemerograman PHP berbeda dengan HTML, pada PHP Script/kode yang dibuat tidak dapat ditampilkan pada halaman/muka website begitu saja, tapi harus diproses terlebih dahulu oleh web server lalu ditampilkan dalam bentuk halaman website di web browser, Script PHP juga dapat disisipkan pada HTML dan Script PHP selalu diawali dengan<php dan diakhiri dengan?>.


Manajemen database yang biasanya digunakan untuk pemerograman PHP misalnya seperti MySQL, tapi ada juga yang menggunakan Oracle, Microsoft Acces dan lain-lain. PHP disebut juga sebgai bahasa pemerograman script server side, karena PHP di proses pada komputer server.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : XAMPP adalah


Sejarah PHP

PHP (Hypertext Prepocessor) diciptakan oleh Rasmus Lerdorf seorang pemrogram C, dan digunakan untuk mencatat jumlah pengunjung pada homepage-nya. Pada awal tahun 1995 dirilis PHP/FI (Form Interpreter) yang memiliki kemampuan dasar membangun aplikasi web, memproses form dan mendukung data mySQL.Karena antusiasme pengguna internet yang begitu besar, ahirnya pada pertengahan tahun 1997 Rasmus Ledorf menyerahkan pengembanganya kepada sebuah tim pemrograman dalam kerangka open source dan oleh Zeev suraski dan Andi Gutmans, parsernya ditulis ulang kembali menjadi bentuk program parser  baru yaitu PHP 3.0 yang memiliki dukungan lebih luas lagi terhadap database yang ada termasuk mySQL dan Oracle.


PHP versi 4.0 kemudian dirilis setelah itu dengan menggunakan mesin scripting Zend (akronim dari pengembangnya Zeev suraski dan Andi Gutmas) dan telah mampu mendukung server apache dan secara built-in telah mampu menangani manajemen session. Ada dua macam PHP yang sekarang dikenal luas dikalangan web developmer yaitu PHP 3 dan PHP 4. PHP 3 adalah bahasa PHP yang pertama kali dibuat dan cocok untuk membuat website yang tidak terlalu komplek dan besar.sedangkan PHP 4 (versi-4) adalah bahasa PHP yang didalamnya sudah dilengkapi dengan Zend engine sehingga lebih cepat, kuat, stabil, mudah untuk berinteraksi dengan berbagai jenis aplikasi pendukung lainya seperti mySQL, java, FTP client, ODBC dll.


PHP versi 4 memiliki ekstention yang lebih sederhana dan mudah dipergunakan serta kompatibel dengan PHP versi 3. PHP 4 sering dipakai untuk membangun web content karena dapat menangani website yang besar, kompleks dan menerima jutaan hit perhari.


Cara Kerja PHP

Seperti yang pernah disebutkan bahwa PHP adalah aplikasi di sisi server atau dengan kata lain beban kerja ada di server bukan di client. Pada saat browser meminta dokumen PHP, web server langsung menggunakan modul PHP untuk mengolah dokumen tersebut.


Jika pada dokumen terkandung fungsi yang mengakses database maka modul PHP menghubungi database server yang bersangkutan. Dokumen yang berformat PHP dikembalikan web server dalam format HTML, sehingga source code PHP tidak tampak disisi browser.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “CPANEL” Pengertian & ( Fungsi – Manfaat – Fitur )


Tipe Data PHP

Berikut ini beberapa jenis/tipe data yang sering digunakan pada bahasa pemerograman php diantaranya:


  1. Integer

Merupakan tipe data PHP berupa bilangan bulat, tipe data ini sering sekali digunakan pada pemerograman PHP khususnya yang berkaitannya dengan bilangan bulat. digunakan sebagai variabel atau digunakan dalam ekspresi seperti :


$int_var = 12345;
$another_int = -12345 + 12345;


Integer dapat dibaca dalam 3 format sesuai dengan bilangan berbasis; decimal (basis 10), octal (basis 8) dan hexa (basis 16). Format desimal sebagai default, octal dispesifikasikan dengan diawali ‘0’ dan hexa diawali ‘0x’. Format tersebut dapat didahului tanda ‘-‘ untuk integer negative.


$integer_10 = 1000;
$integer_8 = – 01000;
$integer_16 = 0×1000;
print(“integer_10 : $integer_10<BR>”);
print(“integer_8 : $integer_8<BR>”);
print(“integer_16 : $integer_16<BR>”);


Akan menghasilkan output :

Integer_10 : 1000
Integer_8 : -512
Integer_16 : 4096


Integer PHP sama dengan type long pada C, tergantung pada ukuran word dari mesin komputer, maka sulit untuk menjawab secara tepat range untuk tipe ini. Pada sebagian besar platform rangenya adalah :


231 – 1 atau (2.147.483.647) s/d –(231 – 1) atau (-2.147.483.647)


  1. Float

Dapat dikatakn juga bilangan berkoma (,) tapi dalam pemerograman tidak menggunakan koma melainkan titik (.).


  1. String

Merupakan tipe data berupa karakter, didalamnya bisa berupa teks atau kata. Adalah kumpulan karakter, seperti dibawah :


$string_1 = “This is a string in double quotes”;
$string_2 = “This is a somewhat longer, singly quoted string”;
$string_39 = “This is a string has thirty-nine characters”;
$string_0 = “ “; //This is a string with zero characters


String dapat ditutup dalam tanda petik tunggal maupun petik ganda. Petik tunggal seperti literalnya sedang petik ganda menggantikan variabel dengan nilainya seperti menginterpretasikan karakter khusus.


$literally = ‘My $variable will not print!\n’;
print($litrerally);
$win_path = ‘C:\\InetPub\\PHP\\’;
print(“A windows-style pathname: $win_path<BR>”);


Akan menghasilkan output :

My $variable will not print!\n
A windows-style pathname: C:\\InetPub\PHP\


Untuk menempelkan petik tunggal (seperti apostrophe) dalam petik tunggal, beri tanda backslash :

$singly_quoted = ‘This quote mark\’s no big deal either’;


String yang dibatasi dengan petik ganda diproses dalam 2 cara :

  1. Karakter tertentu yang dimulai dengan backslash (‘\’) diganti dengan karakter khusus
  2. Nama variabal (dimulai dengan $) diganti dengan string yang merepresentasikan nilainya.

kirim.php

</html>
<form action=”kosong.php” method=”post”>

Nama: <input><br> // terbentuk variabel $nama

<input value=”Kirim”>

</form>
</html>
kosong.php
<html>
<body>
<? echo $nama; ?>

</body>
</html>


Untuk menginisialisasi suatu variabel dalam PHP, secara sederhana berikan suatu nilai pada variabelnya. Tapi untuk tipe seperti array dan objek membutuhkan mekanisme yang berbeda


$nama = ”Hendra”;
$berat = 57.5;
$umur = 17;


  1. Boolean

Adalah nilai true atau false, digunakan sebagai kontrol seperti untuk test sebuah statement if. Nilai “truth” boolean dapat dikombinasikan menggunakan operator logika untuk membuat lebih lengkap ekspresi boolean. PHP menyediakan sepasang konstanta khususnya untuk digunakan sebagai Boolean : TRUE dan FALSE. Aturan untuk menentukan “truth” dari nilai yang tidak ada pada tipe boolean:

  • Jika nilai adalah angka, false jika sama dengan nol dan selain itu true
  • Jika nilai adalah string, false jika string mengandung karakter kosong atau string “0” selain itu true
  • Jika nilai adalah gabungan tipe data (array atau object) false jika tidak berisi nilai selain itu true

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : 100 Pengertian Dan Jenis Bahasa Pemrograman Komputer


Contoh :

Masing-masing variabel berikut akan mempunyai nilai Truth yang embedded dalam namanya, digunakan dalam konteks Boolean


$true_num = 3 + 0.14159;
$true_str = “tried and true”
$true_array[49] = “an array element”;
$false_num = 999 – 999;
$false_str = “ “; // karakter string kosong


  1. Array

Tipe array pada PHP memudahkan programmer cara untuk mengelompokkan nilai-nilai yang berbeda dan mengindeksnya dengan numerik (dan juga dengan nama). Elemen array dituliskan dengan indeks dalam tanda kurung (the[1], [2],[3]..) dan elemn dari tipe yang berbeda dapat ditunjuk dengan array yang sama.


print(“my_array is $my_array<BR>”);
print(“my_array[0] is $my_array[0]<BR>”);
print(“my_array[5] is $my_array[5]<BR>”);
$my_array[5] = “Slot #6”;
print(“my_array is $my_array<BR>”);
print(“my_array[0] is $my_array[0]<BR>”);
print(“my_array[5] is $my_array[5]<BR>”);


Akan menghasilkan output :

my_array is
my_array[0] is
my_array[5] is
my_array is Array
my_array[0] is
my_array[5] is Slot #6


Array adalah satu dari feature yang paling berguna di PHP dan walaupun kelihatan seolah-olah seperti array dalam bahasa pemrograman lain, implementasi sangat berbeda. Dalam banyak bahasa pemrograman , kita mendeklasikan array dengan statement seperti :


Int int_array[10]; //NOT PHP! Men-set blok sampai variabel integer 10 dalam memori yang dapat diakses dengan indeks int_array antara 0 – 9. Sejauh ini hanya integer yang digunakan sebagai indeks, sebenarnya nilai string juga dapat digunakan sebagai indeks array. Indeks string digunakan dgn cara yg sama seperti indeks numerik, seperti:


$tasty[‘Spanish’] = “paella”;
$tasty[‘Japanese’] = “sashimi”;
$tasty[‘Scottish’] = “haggis?”;


  1. Objek

Object adalah sebuah tipe data yang dapat berupa sebuah bilangan, variabel atau bahkan sebuah fungsi. Object dibuat dengan tujuan untuk membantu programmer yang terbiasa dengan Object Oriented Programming, meski fasilitas OOP yang disediakan oleh PHP masih sangat kurang. Berikut sebuah contoh penggunaan tipe data object.


<? // object.php
class Test
{ var $str = “Variabel Class”;
function set_var($str)
{ $this->str = $str; }
}
$class = new Test;
echo$class->str;
$class->set_var (“Variabel Object”);
echo(“<br>$class->str”); ?>


Dalam program object.php terdapat sebuah class dengan nama test, kemudian dibuat sebuah data object test dari class test, data ini dicetak dan keluarannya adalah “Variabel Class“. Class test juga mempunyai mebuah method dengan nama set_var, method ini digunakan untuk memberi nilai pada variabel $str. Data object test yang dibuat atau instance dari class test akan mempunyai semua properties dari class test, termasuk method-method-nya, sehingga sebuah data bertipe object juga dapat mengandung sebuah method (fungsi). Pada program di atas method set_var pada object test kita pakai untuk mengubah nilai variabel $str menjadi “Variabel Object” kemudian mencetaknya.


Keunggulan PHP

Dalam perkembangannya, aplikasi PHP memiliki berbagai macam kemudahan dan keunggulan dibandingkan dengan beberapa produk sejenis yang ada. Hal inilah yang menjadi alasan orang menggunakan PHP dalam pembuatan pemrograman web, berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki PHP :


  1. PHP open source

PHP adalah aplikasi bahasa web yang bisa diperoleh secara gratis dan kode program PHP diberikan secara cuma-Cuma. Tabel 1.1 memperlihatkan perbandingan antara PHP dengan produk-produk sejenis :


Tabel 1.1 Perbandingan biaya beberapa produk sejenis PHP

JenisASPColdFusionJSPPHP
Development$0-480$395$0$0
Server$620$1.295$0-595$0
RDBMS$1.220-$4.220$0-$10.000$0-10.000$0
Support Incident$0-245$0-75$0-75$0

  1. PHP mudah

PHP mudah untuk dipelajari, dibandingkan dengan produk lain yang mempunyai fungsi yang sama. Tidak seperti Java Server Page atau C based CGI tidak membutuhkan persyaratan untuk mendalami beberapa bahasa pemrograman lain. Tidak juga seperti Perl yang sering disebut sebagai “write-only-language”, PHP mempunyai sintaks yang sangat mudah dan user-friendly. Dan tidak seperti Active Server Page, PHP tidak membuat kita untuk mempelajari dua bahasa pemrograman yang berbeda untuk dua kebutuhan.


  1. PHP embedded

Penulisan script PHP menyatu dengan HTML sehingga memudahkan pembuatannya. Dengan kata lain halaman PHP biasanya halaman HTML. Produk sejenis adalah Microsoft Active Server Page, Allaire Cold Fusion dan Sun Java Server Page. PHP kadang-kadang disebut sebagai “the open source ASP” karena fungsinya mirip dengan produk Microsoft tersebut.


Untuk membedakan antara sintaks HTML dan PHP maka dibuatlah kesepakatan : script PHP dimulai dengan tag <? Dan diakhiri dengan ?>. Contoh :

<HTML>
<HEAD> <TITLE>A greeting</TITLE> </HEAD>
<BODY>
<P>Hi,
<?php
/*sekarang beralih ke mode PHP*/
$firstname=”Mata”;
$lastname=”Hari”;
$title=”Ms.”;
PRINT($title $lastname”);
//kembali ke HTML sekarang.
?>>
May I call you <?php PRINT(“$firstname”); ?>?</P>
</BODY></HTML>


Pada saat client meminta halaman ini, Web server memprosesnya. Berarti melalui halaman dari atas ke bawah, mencari section-section PHP, dimana akan dicoba untuk memecahkannya. Parser akan memeriksa seluruh variabel yang ditandai (dengan tanda $) dan mencoba menambahkannya ke perintah PHP (fungsi print()). Jika berjalan lancar, preprocessor akan kembali ke halaman HTML normal ke client browser. Jika ingin melihat kode sumber dari client browser (pilih “Source” atau “Page Source” dari menu View atau klik kanan pada AOL), maka akan tampak seperti :

<HTML>
<HEAD><TITLE>A greeting</TITLE></HEAD>
<BODY>
<P>Hi, Ms. Hari. May I call you Mata ? </P>
</BODY> </HTML>


Kode diatas sama seperti jika kita menulis program HTML dengan tangan. HTML embedded dengan PHP membawa beberapa konsekuensi :

  • PHP dapat dengan cepat ditambahkan ke kode yang dihasilkan oleh editor WYSIWYG.
  • Setiap baris dari HTML tidak perlu dituliskan kembali ke dalam bahasa pemrograman.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Worm Komputer adalah


  1. PHP berjalan di banyak Platform

PHP yang menyatu dalam dokumen HTML bisa diakses oleh seluruh browser di seluruh platform yang ada. Dengan kata lain aplikasi yang dibangun dengan PHP berlaku secara universal. PHP dapat dijalankan di bawah sistem operasi UNIX dan Windows. Sebagian besar server HTTP berjalan pada satu dari dua kelas sistem operasi ini. PHP kompatibel dengan 3 Web Server teratas : Apache HTTP Server untuk UNIX dan Windows, Microsoft Internet Information Server dan Netscape Enterprise Server (iPlanet Server).


PHP juga bekerja pada beberapa Server yang kurang dikenal termasuk Alex Belits’s fhttpd, Microsoft’s Personal Web Server, AOLServer dan Omnicentrix’s Omniserver Application Server. PHP tidak didukung platform Macintosh. Ketersediaan kode sumber dalam bahasa C membuat PHP sangat universal dan mudah disesuaikan dengan platform yang digunakan sehingga tidak perlu keraguan untuk menginvestasikan waktu dan tenaga guna mengembangkan aplikasi PHP.


Tabel 1.2 Sistem Operasi dan Web Server untuk PHP

VariabelUNIXWindows
Sistem OperasiAIX, A/UX, BSDI, Digital UNIX/Tru64, FreeBSD, HP-UX, IRIX, Linux, NetBSD, Openbsd, SCO, Unixware, Solaris, Sunos, Ultrix, XenixWindows 95 Windows 98
Windows NT
Windows 2000
Web ServerApache, fhttpd, NetscapeIIS, PWS, Netscape, Apache, Omni

Walaupun PHP tidak berjalan di Macintosh, BeOS atau beberapa paltform lain, kita dapat mengembangkan pada client ini menggunakan tool dan kemudian upload script PHP ke Server UNIX atau Windows.


  1. PHP bukan berbasis Tag

PHP adalah murni bahasa pemrograman, di PHP kita dapat mendefinisikan fungsi-fungsi dengan menuliskan nama dan definisinya.


  1. PHP stabil

Kata stabil berarti 2 hal yang berbeda :

  • Server tidak memerlukan boot ulang.
  • Software tdk berubah secara radikal & kompatibel dari release ke release.
    Keduanya ada pada PHP.

Saat ini server Apache menjadi Web server paling stabil dengan reputasinya. Walaupun bukan merupakan yang paling cepat ataupun yang paling mudah, server Apache HTTP kelihatan tidak pernah crash. Dan juga tidak perlu boot ulang server setiap saat setting diubah (setidaknya di sisi UNIX). PHP mewarisi keadaan ini plus implementasinya yang kuat.


Apache server dengan PHP melebihi IIS/Visual Studio dan Netscape Enterprise Server/Java untuk stabilitas lingkungannya. Tim pengembang PHP berusaha memperbaiki seperti menambahkan parser untuk dapat dijalankan lebih cepat, komunikasi dengan database lain atau menambahkan dukungan session yang lebih baik. Sangat sedikit fungsi yang dihapuskan dari versi PHP sebelumnya.


  1. PHP cepat ( PHP meningkatkan kecepatan dari proses script )

PHP menyenangkan pada eksekusinya, terutama saat dikompile sebagai module Apache di sisi UNIX. Saat ini PHP 4 lebih cepat untuk hampir semua penggunaan CGI script. Walaupun beberapa script CGI ditulis dalam C, satu dari bahasa tingkat rendah dan paling cepat diantara banyak bahasa pemrograman. Dapat dibatasi jumlah proses concurrent yang dijalankan pada satu saat.


Bahasa script CGI lain seperti Perl dan Tcl relatif lambat. Kebanyakan Website berkembang dari penggunaan CGI karena alasan kehandalan dan keamanan. Saat mengkompile, PHP menjadi bagian dari http daemon. Karena tidak ada transfer ke dan dari server aplikasi yang berbeda (seperti pada ColdFusion) permintaan dapat dipenuhi secara labih efisien. PHP setidaknya sama cepat dengan ASP pada banyak aplikasi.


  1. PHP open source

Selain keuntungan dari segi biaya, software open source juga mempunyai konsekuensi bahwa source code yang lengkap dari software harus dimasukkan pada distribusinya.


Tabel 1.3 Spektrum Source/Fee

Fee StructureClosed SourceControlled SourceOpen Source
Biaya untuk semua penggunaanAllaire ColdFusion
Biaya untuk beberapa penggunaanCorel WordPerfectSun JavaMySQL
Tidak ada biayaMicrosoft IESun StarOfficeGPLed Software

  1. PHP berjalan baik dengan aplikasi lain

PHP membuat mudah untuk berkomunikasi dengan program dan protokol lain. Tim pengembangan PHP tampaknya sepakat untuk menyediakan fleksibilitas maksimum untuk sejumlah besar user. Konektivitas Database cukup kuat dengan dukungan native-driver untuk sekitar 15 database paling populer plus ODBC. PHP mendukung sejumlah besar protokol seperti POP3, IMAP dan LDAP. PHP 4 juga mempunyai dukungan baru untuk Java dan arsitektur pendistribusian objek (COM dan CORBA), membuat n-kali pengembangan untuk pertama kali. PHP tidak mendukung closed-source. Sebagai contoh komputer Apple dan Microsoft tidak dapat bekerjasama dengan proyek open source seperti PHP.


  1. PHP populer dan berkembang

PHP menjadi satu dari pilihan paling populer untuk dua periode pengembangan (Web plus data). Sejak website populer, PHP diharapkan mencapai pertumbuhan yang cepat pada sejumlah besar user. Walaupun agak lebih sulit untuk mendapatkan profil perusahaannya, PHP berada pada posisi yang relatif kuat untuk produk sejenis.


Teknologi Microsoft Active Server Pages digunakan 12% oleh Web Server, ColdFusion diimplementasikan sekitar 4% domain. PHP digunakan oleh 12% dari seluruh Web Server seperti sudah dibuktikan oleh sebagian besar sample. ASP dan ColdFusion PHP mempunyai keuntungan yang lebih dibanding pesaingnya pada kategori pengembangan.


  1. Masyarakat PHP

PHP dikembangkan dan didukung secara bersama-sama oleh masyarakat pengguna worldwide. Keuntungan utama pemakai baru adalah dukungan teknik tanpa biaya dan tanpa batas. Orang-orang di mailing list bersedia untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dan adanya help debug Sebuah dukungan yang nyata bagi pemakai PHP. Masyarakat anggota PHP melihat pada program dan memberitahukan apa yang salah dan bahkan membantu mendesain sebuah aplikasi.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “Hotspot” Pengertian & ( Fungsi – Keuntungan – Tips Aman )


Kemampuan PHP

Pada aplikasi CGI (Common Gateway Interface suatu program yang dapat menerima input dari browser, memprosesnya dan selanjutnya mengirim kembali outputnya), yang diprogram dengan Perl atau C, maka dengan PHP kita akan mendapatkan kemudahan-kemudahan. Sebagai contoh data masukkan dalam suatu form html secara otomotis di-variabel-kan dan dapat digunakan langsung, sehingga tidak perlu memparsing apa yang disebut query string.


Kemampuan dan Kelebihan PHP3, terdiri atas:


  • Pengaksesan file GIF dengan PHP

PHP tidak terbatas hanya untuk menghasilkan output halaman HTML. PHP juga dapat digunakan untuk menghasilkan file gambar GIF atau bahkan agar lebih menghasilkan file gambar GIF yg bersifat stream dari server ke browser.


  • File Upload

PHP mampu menerima file upload dari setiap browser yang RFC-1867 compliant. Kemampuan ini memungkinkan user untuk meng-upload file teks atau binary.


  • HTTP Cookie

PHP secara transparan mendukung HTTP cookie. Cookie adalah mekanisme untuk menyimpan data pada browser sehingga kita dapat melacak atau mengidentifikasi user.


  • Koneksi ke Database

PHP mendukung banyak database dalam mode native dan melalui ODBC.


  • HTTP Authentication

Kelebihan HTTP Authentication pada PHP hanya tersedia jika PHP berjalan sebagai modul Web Server Apache.


  • Regular Expression

Regular Expression digunakan untuk manipulasi string yang kompleks di PHP.


  • Error handling

Seluruh ekspresi PHP dapat dipanggil dengan prefix ‘@’ yang akan mematikan error reporting untuk ekspresion itu.


Sintaks Penulisan PHP

Kode-kode PHP dituliskan di antara tanda berikut ini:

<?php


?>
<?


?>
<%


%>
<script>


</script>

Apabila Anda membuat kode PHP dan berencana akan mendistribusikan ke pihak/orang lain, maka usahakan untuk menggunakan sintaks <?php … ?>. Hal ini dikarenakan untuk penggunaan kode yang menggunakan <? ?> terkadang tidak bisa dijalankan dalam server tertentu.


  1. Menyimpan File PHP

Apabila Anda memiliki kode PHP yang disisipkan dalam HTML dalam suatu file dan menginginkan web server dapat menjalankannya, maka file tersebut harus disimpan dalam ekstensi .php. Apabila Anda menyimpannya dengan ekstensi .html atau htm, maka kode PHP tersebut tidak akan diproses dan akan ditampilkan dalam web browser seperti apa adanya (berupa kode-kode).

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Rekayasa Perangkat Lunak


Contoh:

<html>
<head>
<title>Halaman PHP pertamaku</title>

</head>
<body>
<?php
echo “Hello World!”;

?>
</body>
</html>


  1. Semicolon (;)

Apabila Anda perhatikan contoh sebelumnya, maka terdapat tanda titik koma (semicolon) pada akhir perintah echo. Tanda semicolon merupakan penanda akhir dari statement PHP dan harus ada.


Contoh:

<html>
<head>
<title>Halaman PHP pertamaku</title>
</head>
<body> <?php
echo “Hello World! “;
echo “Hello World! “;
echo “Hello World! “;
echo “Hello World! “;
echo “Hello World! “;
?>
</body>
</html>


  1. Pindah Spasi

Seperti halnya HTML, pergantian spasi dalam PHP tidak akan mempengaruhi tampilan hasilnya. Dengan kata lain, pergantian spasi akan diabaikan oleh PHP.
Perhatikan contoh berikut ini. Pada contoh tersebut diberikan tiga bentuk penulisan kode PHP yang berbeda namun akan dihasilkan tampilan yang sama dalam web browser.


Contoh:

<html>
<head>
<title>Halaman PHP pertamaku</title>
</head>
<body>
<?php
echo “Hello World! “;
echo “Hello World! “;?>
</body>
</html>

<html>
<head>
<title>My First PHP Page</title>
</head>
<body>
<?php
echo “Hello World! “;
echo “Hello World! “;
?>
</body>
</html>

<html>
<head>
<title>Halaman PHP pertamaku</title>
</head>
<body>
<?php
echo “Hello World! “;
echo “Hello World! “; ?>
</body>
</html>


Demikianlah pembahasan mengenai PHP adalah – Pengertian, Sejarah, Cara Kerja, Tipe Data, Keunggulan, Kemampuan & Sintak Penulisan semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂