Rubrik adalah

Diposting pada

Rubrik adalah – Pengertian, Tujuan, Persyaratan, Isi, Fungsi, Macam, Langkah & Contoh – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Rubrik yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian menurut para ahli, tujuan persyaratan, isi, fungsi, macam, langkah dan contoh, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Rubrik adalah

Pengertian Rubrik

Rubrik adalah alat penilaian untuk penilaian subjektif. Ini adalah satu set kriteria dan standard yang berkaitan dengan tujuan pembelajaran yang digunakan untuk menilai prestasi pelajar di atas kertas, projek, esei, dan tugas lain. Standard rubrik membolehkan anda menilai berdasarkan kriteria tertentu, membuat pemarkahan dengan lebih mudah dan lebih telus.


Rubrik ini adalah usaha untuk menggambarkan kriteria penilaian yang konsisten. Hal ini membolehkan guru dan pelajar sama-sama untuk menentukan tahap kriteria yang rumit dan subjektif dan juga memberikan landasan untuk penilaian diri, refleksi dan rakan sebaya. Hal ini bertujuan untuk penilaian yang tepat dan adil, mendorong pengertian dan menunjukkan cara untuk meneruskan pembelajaran selanjutnya iaitu mengajar.


Pengajar yang bergantung pada rubrik untuk menilai prestasi murid cenderung untuk berkongsi rubrik dengan pelajar pada waktu tugas tersebut dibuat. Flash Pamela menyatakan bahawa “Apabila pelajar diberitahu tentang pemarkahan kriteria dari awal, mereka dapat terlibat dalam proses kerja menuju kejayaan”.


Selain membantu pelajar memahami bagaimana tugas tersebut berkaitan dengan kandungan kursus, sebuah “shared- rubric” dapat meningkatkan kuasa pelajar dalam kelas, melalui transparansi. Selain itu, rubrik mengurangkan jumlah masa guru menghabiskan untuk memberi markah pada kerja pelajar.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : CEO Adalah


Rubrik terdiri daripada dua jenis iaitu rubrik umum dan rubrik khusus. Rubrik umum adalah untuk menilai kemahiran atau subkemahiran yang umum. Contohnya bertutur dengan jelas dan menggunakan sebutan dan intonasi yang betul. Manakala rubrik khusus pula adalah untuk menilai subkemahiran yang terkecil. Contohnya bertutur dengan menggunakan sebutan baku yang betul.”


Pengertian Rubrik Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian rubrik menurut para ahli, terdiri atas:


  1. Menurut Arens

Rubrik adalah Deskripsi terperinci tentang tipe kinerja tertentu dan kriteria yang akan digunakan untuk menilainya.


  1. Menurut Bernie Dodge dan Nancy Pickett

Rubrik adalah dalah alat skoring untuk asesmen yang bersifat subjektif, yang didalamnya terdapat satu set kriteria dan standar yang berhubungan dengan tujuan pembelajaran yang akan diases ke anak didik.


  1. Menurut Nitko

Rubrik adalah suatu alat yang berisi seperangkat aturan yang digunakan untuk mengases kualitas dari performansi/kinerja mahasiswa/ peserta didik .


  1. Menurut  Heidi Goodrich Andrade

Rubrik adalah suatu alat penskoran yang terdiri dari daftar seperangkat kriteria atau apa yang harus dihitung.


Tujuan Rubrik

Tujuan dari penilaian rubrik yaitu siswa diharapkan secara jelas memahami dasar penilaian yang akan digunakan untuk mengukur suatu kinerja siswa. Kedua pihak (guru dan siswa) akan mempunyai pedoman bersama yang jelas tentang tuntutan kinerja yang diharapkan. Rubrik diharapkan pula dapat menjadi pendorong atau motivator bagi siswa dalam proses pembelajaran.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Tahapan, Tujuan Dan Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan (SPK)


Persyratan Rubrik

Dari penjelasan di atas, penulis dapat menarik kesimpulan baru mengenai beberapa criteria atau persyaratan sebuah rubrik. Diantaranya:


  1. Pangsa pasar yang jelas

Rubrik tentu saja harus memiliki pangsa pasar yang jelas. Karena isi dan tampilan yang nanti akan disajikan pada pembaca akan disesuaikan dengan sasaran pembaca rubrik tersebut. Misalnya, rubrik remaja akan dikemas lebih berwarna dan didominasi oleh gambar nuansa kartun tiga dimensi untuk menarik perhatian remaja disbanding dengan rubrik politik yang biasanya hanya dilengkapi dengan ilustrasi karikatur.


  1. Memiliki konten yang beragam

Umumnya sebuah halaman atau rubrik memiliki lebih dari tiga konten yang berbeda. Berita atau opini utama biasanya disimpan di bagian atas halaman dengan foto dan judul yang besar. Berita ini lazim disebut headlineatau berita open. Pemilihan berita open biasanya berdasarkan news value yang terkandung dalam berita tersebut. Di bawah berita kedua biasanya terdapat berita yang disebut berita senter atau second yang tidak kalah penting.


Berita jenis ini biasanya diberi garis lurus atau kotak sehingga dapat dibedakan dengan berita umum biasanya. Konten yang ketiga biasanya berbentuk kirian. Biasanya memuat sekilas info, ensiklopedia, berita ringan, pojok, komentar pembaca, SMS dari warga, sosok atau tokoh inspiratif, maupun tips dan trik. Di luar dari ketiga hal tersebut, sebuah rubrik biasanya diisi dengan berita tambahan, iklan, foto, atau ilustrasi lainnya.


  1. Memiliki dumi

Dumi adalah kerangka halaman yang dapat menjadi panduan divisi pracetak dalam menyimpan konten berita, foto, dan ilustrasi menjadi halaman yang menarik dan enak dipandang. Dumi ini biasanya memiliki standar yang baku, walaupun tata letaknya dapat berubah sewaktu-waktu.


Misalnya berita headline selalu disimpan di bagian atas rubrik, foto open selalu berdampingan dengan berita open, kirian selalu disimpan dikiri, iklan spanduk selalu disimpan di atas atau di bawah halaman, dan lain sebagainya. Dengan adanya dumi, akan memudahkan divisi pracetak dalam menentukan berapa berita, foto, atau iklan yang dapat masuk dalam sebuah halaman.


  1. Memiliki nama dan kop

Layaknya sebuah produk yang saling bersaing untuk mendapatkan konsumen, rubrik pun harus memiliki gaya dan tampilan yang menarik agar dapat menjual. Selain dengan tata letak dan perwajahan yang dinamis, hal tersebut juga dapat dilakukan dengan cara memilih nama dan membuat desain kop (atasan) rubrik yang menarik dan menjual.


Sesuai dengan prinsip branding, nama sebuah rubrik harus mudah diingat, sesuai dengan segmentasi pembaca, dan mengandung arti atau harapan. Misalnya rubrik Ekspresi untuk halaman remaja. Pemilihan nama ‘ekspresi’ sendiri sangat tepat ditujukan pada masa remaja yang cenderung terus bersemangat dan bergelora. Di sisi lain, namanya juga mudah dibaca dan diingat. Selain itu, rubrik ini juga mengandung harapan agar dapat menjadi rubrik yang dapat menampung berbagai ekspresi remaja baik inovasi, karya, maupun kreativitas dengan positif.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Pengertian Tata Kelola Teknik Informatika Dan Tujuan Utamanya


Isi Rubrik

Dalam setiap komponen terdiri dari satu atau beberapa dimensi. Setiap dimensi harus didevinisikan supaya lebih jelas harus diberi contoh atau ilustrasi. Dimensi-dimensi kinerja inilah yang akan ditentukan mutunya atau diberi peringkat. Setiap kategori mutu sebaiknya diberi contoh-contoh kinerja agar mempermudah guru atau pemberi peringkat. Secara singkat scoring rubrik terdiri dari beberapa elemen, yaitu :

  • Dimensi, yang akan dijadikan dasar menilai kinerja anak didik.
  • Definisi dan contoh, yang merupakan penjelasan mengenai setiap dimensi
  • Skala yang akan digunakan untuk menilai dimensi
  • Standar untuk setiap katagori kinerja.

Rubrik biasanya dibuat dalam bentuk tabel dua lajur, yaitu baris yang berisi kriteria dan kolom yang berisi mutu. Kriteria dapat dinyatakan secara garis besar. Kemudian dirinci menjadi komponen-komponen penting atau dapat pula komponen-kpmponen ditulis langsung tanpa dikelompokkan dalam garis besar.


Rubrik dapat bersifat menyeluruh atau berlaku umum dan dapat juga bersifat khusus atau hanya berlaku untuk suatu topik tertentu. Rubrik yang bersifat menyeluruh dapat disajikan dalam bentuk holistic rubric. Rubrik holistik adalah pedonan untuk menilai berdasarkan kesan keseluruhan atau kombinasi semua kriteria. Serta dapat pula dalam bentuk analytic rubric, rubrik analitik adalah pedoman untuk menilai berdasarkan beberapa kriteria yang ditentukan. dengan menggunakan rubrik ini dapat dianalisis kelemahan atau kelebihan siswa.


Fungsi Penilaian Rubrik

Adapun fungsi  atau kegunaan dari penilaian rubrik adalah sebagai berikut :

  • Rubrik menjelaskan deskripsi tugas
  • Rubrik  memberikan informasi bobot penilaian
  • Siswa memperoleh umpan balik yang cepat dan akurat
  • Penilaian lebih objektif dan konsisten
  • Para peserta didik jadi pembelajar aktif
  • Para peserta didik memperoleh “content knowledge” dan “procedural knowledge“.
  • Para peserta didik dapat menilai kinerja kelompoknya sendiri
  • Baik pendidik maupun peserta didik memperoleh alat refleksi yang efektif tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung.
  • Sebagai alat atau pedoman penilaian kinerja atau hasil kerja mahasiswa.

Berbagai Variasi Penggunaan Rubrik

Rubrik tiga sampai lima level dan rubrik panduan penilaian merupakan jenis rubrik yang sering digunakan dalam penilaian. Akan tetapi ternyata dalam kelas – kelas khusus seperti lab, managemen, desain grafis dan studio seni perlu dibuat jenis rubrik yang lain, walaupun secara essensi tidak berbeda dengan rubrik yang baku.


Perbedaannya terletak pada proses pengembangan dan isi rubrik dalam menetapkan kegiatan tugas, variasi ini kemudian membutuhkan sedikit format sedikit berbeda, tetapi sebenarnya tidak berbeda dari rubrik yang telah di bahas sebelumnya. Karena semua variasi dari rubrik ini menyertakan komponen dasar dari skala, dimensi, dan deskripsi dimensi yang diatur dalam sebuah table.


  1. Rubrik Bertahap

Untuk tugas yang dikerjakan bertahap rubrik ini dipakai untuk menilaia dimanaproses pembuatan tugas sama pentingnya dengan hasil akhir. Rubrik ini bisa digunakan untuk waktu lama, sehingga bisa menjadi alat monitoring siswa.  Rubrik ini memberikan pengetahuan penambahan pengetahuan siswa tentang penyelesaian tugas sambil juga memberikan feedback cepat terhadap apa saja yang sudah diperolehnya sejak awal.


Kelemahan dari rubrik ini yaitu tidak dapat sespesifik rubrik akhir (yang merupakan rubrik tak bertahap). Namun, rubrik bertahap ini tidak hanya menunjukkan kepada siswa tentang langkah-langkah yang sudah diselesaikan, tetapi juga langah-langkah yang harus dipenuhi.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli


  1. Rubrik Makalah Riset

Digunakan biasanya untuk proyek yang perlu waktu lama. Rubrik ini memiliki kesamaan dari rubrik bertahap, karena terdapat elemen dari rubrik bertahap yang bisa diambil, akan tetapi rubrik ini juga bisa menjadi panduan siswa untuk memulai penelitian dan juga menjadi bahan refleksi mengenai apa yang harus dilakukan, semacam pengalaman.


  1. Rubrik Rangkap

Rubrik ini dipakai untuk merencanakan penaksiran atau perkiaraan di bandingkan untuk menilai. Rubrik ini digunakan untuk menilai pada akhirnya dipakai sebagai alat penilan juga tugas yang kompleks. Pendekatan portofolio rangkap menyatukan semua bagian-bagian dasar dari rubrik sederhana, tetapi menciptakan rubrik-rubrik khusus untuk setiap dimensinya.


Macam-Macam Penilain Rubrik

Berikut ini terdapat beberapa macam-macam penilaian rubrik, terdiri atas:


  • Jangkar Penampilan : Konsisten dan fokus

Menandai salah satu tugas dari sekian tumpukan tugas yang banyak sebagai salah satu cara untuk fokus pada pekerjaannya. Beberapa orang menggunakan trik dengan menempelkan permen karet pada setiap satu tugas yang telah diselesaikan dari sekian jumlah tugas-tugas yang telah disusun (ditumpuk). Melalui rubrik kita bisa memfokuskan perhatian pada tugas yang kita pikirkan sebagai tugas terbaik atau terburuk.


  • Menyokong Feed back yang detail dan formatif

Dengan rubrik kita bias melakukan pekerjaan lebih cepat karena tidak perlu menuliskan catatan-catatan ekstensif pada setiap makalah tugas. Karena hanya dengan mencentang atau membuat lingkaran pada rubrik, atau menuliskan satu atau dua kata pada rubrik panduan penilaian.


Kunci dari penilaian rubrik adalah cek, lingkaran dan kata-kata terpilih, memudahkan dan mempercepat proses penilaian sambil tetap memberikan feedback yang detail dan formatif. Pilahan – pilhan itu tergantung jenis rubrik yang dipakai, seperti :

  1. Rubrik tiga sampai lima level menggunakan kotak untuk dicenteng
  2. Rubrik tiga sampai lima level menggunakan lingkaran pada teks (lingkaran)
  3. Rubrik panduan penilaian untuk feedback naratif.

Rubrik tiga sampai lima level menggunakan kotak untuk dicenteng dalam proses pembuatannya membutuhkan waktu yang banyak, tetapi membutuhkan waktu sedikit dalam penggunaannya.


Rubrik tiga sampai lima level menggunakan kotak untuk dicenteng merupakan rubrik yang dianggap paling tepat untuk menilai Sesutu yang membutuhkan feedback detail dan kecepatan presentasi oral. Rubrik tiga sampai lima level sangat menghemat waktu dalam penilaiannya.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : 7 Pengertian Implementasi Menurut Para Ahli Lengkap


  • Feedback yang fleksibel dan individual (rubrik panduan penilaian)

Rubrik dengan skala level tiga sampai lima level baik yang dicentang atau dilingkari ketika memberikan penilaian mampu melakukan penghematan waktu dan ketika memberikan feedback kepada siswa dan kaya akan informasi. Rubrik tiga samapai lima level memudahkan penggunaanya tetapi susah pembuatannya. Hal ini berbeda dengan rubrik panduan penilaian.


Rubrik panduan penilaian mudah dalam pembuatannya tetapi lebih lama dalam melakukan penilaian aktual terhadap siswa.  Akan tetapi rubrik panduan penilaian pada prakteknya ternyata terkadang lebih menghemat waktu, selain itu rubrik panduan penilaian memiliki manfaat ganda, yaitu individualisasi dan fleksibelitas yang lebih besar dalam penilaian.


Rubrik panduan penilaian dapat digunakan untuk menilai kegiatan siswa dimana siswa bebas berkreasi dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Dalam rubrik panduan penilaian dimungkinkan adanya catatan-catatan terhadap karya siswa pada rubrik. Catatan itu merupakan komentar terhadap kriteria (level) kemampuan siswa dalam berbagai dimensi.


  • Menampilkan feedback sumatif : Menetapkan Nilai.

Apabila pada masing-masing dimensi pada rubrik telah ditetapkan, maka penyimpulan dapat menjadi latihan matematis. Setiap dimensi dalam rubrik diberi nilai sebagai point, dan siswa dinilai dari seberapa banyak mereka menempuh point-point yang terdapat dalam rubrik.


  • Menilai metode pengajaran sendiri

Selain digunakan untuk menilai siswa, rubrik juga bisa digunakan untuk menilai diri sendiri, untuk feedback pribadi. Kita bisa melihat pekerjaan siswa untuk mengukur hasil pekerjaan diri sendiri.


Langkah Pengembangan Rubrik

Dalam pengembangan rubrik, perlu diperhatikan beberapa langkah. Donna Szpyrka dan Ellyn B. Smith (1995) menyebutkan bahwa langkah-langkah pengembangan rubrik adalah sebagai berikut :

  • Menentukan konsep, keterampilan atau kinerja yang akan diasesmen.
  • Merumuskan atau mendefinisikan dan menentukan urutankonsep atau keterampilan yang akan diasesmen ke dalam rumusan atau definisi yang menggambarkan aspek kognitif dan aspek kinerja.
  • Menentukan konsep atau keterampilan yang terpenting dalam tugas yang harus diasesmen.
  • Menentukan skala yang akan diasesmen.
  • Mendeskripsikan kinerja mulai dari yang diharapkan sampai dengan kinerja yang tidak diharapkan (secara gradual). Deskripsi konsep atau keterampilan kinerja tersebut dapat diikuti dengan memberikan angka pada setiap gradasi atau member deskripsi gradasi.
  • Melakukan uji coba dengan membandingkan kinerja atau hasil kerja dengan rubrik yang telah dikembangkan.
  • Berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja atau hasil kerja dari uji coba tersebut kemudian dilakukan revisi terhadap deskripsi kinerja maupun  konsep dan keterampilan yang akan diasesmen.
  • Memmikirkan kembali tentang skala yang digunakan.
  • Merevisi skala yang digunakan.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Pengertian Modernisasi, Sekularisasi Dan Westernisasi Serta Dampak Positifnya


Contoh Rubrik

Berikut ini terdapat 2 contoh rubrik, terdiri atas:


1. Contoh Rubrik Holistik

SkorDeskripsi
4Respons terhadap tugas sangat spesifik. Informasi yang diberikan akurat dan memperlihatkan pemahaman yang utuh. Respons dikemukakan dalam suatu tulisan yang lancar dan hidup. Jawaban singkat dan langsung pada masalah yang diminta serta kesimpulan dan pendapat mengalir secara logis. Secara menyeluruh, respons lengkap dan memuaskan.
3Respons sudah menjawab tugas yang diberikan. Informasi yang diberikan akurat. Respons dikemukakan dalam tulisan yang lancar tapi uraian cenderung brtele-tele.
2Respons kurang memuaskan. Walaupun informasi yang diberikan akurat tetapi tidak ada kesimpulan dan pendapat serta kurang logis.
1Respons tidak menjawab tugas yang diberikan. Banyak informasi yang hilang dan tidak akurat. Tidak ada kesimpulan atau pendapat.

2. Contoh Rubrik Analitik

SkorGrafikSpesifikasiRasional
4Gambar dan pertelaan tentang grafik yang disajikan benarSemua spesifikasi yang diberikan benarRasio yang diberikan jelas.
3Sebagian terbesar gambar dan pertelaan yang diberikan benarSemua spesifikasi yang diberikan benarPenjelasan diberikan, tetapi msih membutuhkan hambatan
2Beberapa gambar dan pertelaan yang disaji benarHanya sebagian spesifikasi yang benarRasional yang diberikan tidak lengkap
1Gambar dan pertelaan yang diberikan sangat terbatas dan hanya sedikit yang benarSpesifikasi yang diberikan salahRasional yang diberikan tidak benar

Demikianlah pembahasan mengenai Rubrik adalah – Pengertian, Tujuan, Persyaratan, Isi, Fungsi, Macam, Langkah & Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂