14 Contoh Karangan Narasi

Diposting pada

14 Contoh Karangan Narasi – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Contoh Karangan Narasi yang dimana dalam hal ini meliputi contoh tentang Pendidikan, Liburan, Lingkungan, Guru, Sekolah dan Pengalaman Pribadi, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Contoh-Karangan-Narasi

Contoh Karangan Narasi

Berikut dibawah ini terdapat beberapa contoh karangan narasi, antara lain sebagai berikut:


1. Contoh Karangan Narasi Tentang Pendidikan

Bapak Pendidikan Nasional

Dunia pendidikan akan selalu berterimakasih terhadap jasa tokoh pelopor pendidikan sejak zaman penjajahan Belanda. Beliau adalah Ki Hajar Dewantara. Perjuangan beliau saat zaman penjajahan Belanda adalah agar rakyat pribumi dapat memperoleh hak pendidikan seperti hak para priyayi maupun orang-orang Belanda. Perjuangannya inilah yang membuat beliau dinobatkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional dan hari kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.


Ki Hajar Dewantara lahir pada tanggal 2 Mei 1889 di Yogyakarta. Nama kecil beliau adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Di masa mudanya, Ki Hajar Dewantara aktif dalam organisasi sosial politik. Beliau selalu memberikan sosialisasi dengan tujuan menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan berbangsa bernegara.


Ki Hajar Dewantara mulai aktif dalam pendidikan ketika beliau diasingkan di Belanda. Dalam masa pengasingan, beliau belajar ilmu pendidikan hingga memperoleh gelas Europeesche Akte. Gelar ini menjadi berguna ketika tahun 1919 beliau kembali ke Indonesia dan berlatih menjadi guru. Langkah besar beliau adalah ketika mendirikan sekolah Perguruan Nasional Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1992. Banyak halangan dan rintangan yang diluncurkan oleh pemerintah Belanda terhadap beliau. Akan tetapi beliau tetap memperjuangkan pendidikan. Hingga beliau menciptakan semboyan yang terkenal sampai sekarang.

Baca Juga Artikel Terkait Tentang Materi: 7 Contoh Karangan Persuasi


Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan). Ing Madya Mangun Karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa). Ing Ngarsa Sungtulada (di depan memberi teladan). Semboyan ini kemudian digunakan sebagai slogan Kementerian Pendidikan Nasional.


2. Contoh Karangan Narasi Tentang Liburan

Berlibur ke Kebun Binatang


Akhirnya, hari ini tiba. Hari ini aku dan keluargaku akan pergi ke kebun binatang Ragunan. Aku bangun pagi-pagi sekali, kemudian membantu ibu mempersiapkan perlengkapan yang akan dibawa.

Sebelum pergi, kami sarapan terlebih dulu.


Pukul 07.00 kami berangkat menuju kebun binatang Ragunan. Kami pergi ke kebun binatang menaiki mobil ayahku. Ayah dan ibuku duduk di depan, sedangkan aku dan kakakku duduk di belakang.


3. Contoh Karangan Narasi Tentang Lingkungan

Salah satu kebutuhan penting akan kesehatan lingkungan adalah masalah air bersih, persampahan dan sanitasi. Kebutuhan akan air bersih, pengelolaan sampah yang setiap hari diproduksi oleh masyarakat serta pembuangan air limbah yang langsung dialirkan pada saluran/sungai. Hal tersebut menyebabkan pandangkalan saluran/sungai, tersumbatnya saluran/sungai karena sampah.


Pada saat musim penghujan selalu terjadi banjir dan menimbulkan penyakit. Masalah air bersih merupakan hal yang paling fatal bagi kehidupan kita. Dimana setiap hari kita membutuhkan air bersih untuk minum, memasak, mandi, mencuci dan sebagainya. Dengan air yang bersih tentunya membuat kita terhindar dari penyakit.


Kalau kita tahu, saat ini masalah air bersih merupakan barang yang langka di negeri tercinta kita ini, apalagi di kota-kota besar seperti Jakarta, air bersih merupakan barang yang mahal dan sering diperjualbelikan.

Baca Juga Artikel Terkati Tentang Materi: 9 Contoh Karangan Argumentasi


Tidak seperti halnya beberapa puluh tahun yang lalu, saat itu air bersih mudah diperoleh dan selalu berlimpah mengalir di setiap sudut tanah negeri kita ini, karena pada waktu itu belum banyak terjadi polusi air dan udara.


Dari rasa dan warnanya pun saat ini berbeda tidak sealami dulu dikarenakan oleh polusi tersebut. Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan sebagian besar disebabkan oleh tangan manusia. Pencemaran air dan tanah adalah pencemaran yang terjadi di perairan seperti sungai, kali, danau, laut, air tanah, dan sebagainya.


Sedangkan pencemaran tanah adalah pencemaran yang terjadi di darat baik di kota maupun di desa. Alam memiliki kemampuan untuk mengembalikan kondisi air yang telah tercemar dengan proses pemurnian atau purifikasi alami dengan jalan pemurnian tanah, pasir, bebatuan dan mikro organisme yang ada di alam sekitar kita.


Jumlah pencemaran yang sangat masal oleh manusia membuat alam tidak mampu mengembalikan kondisi ke seperti semula. Alam menjadi kehilangan kemampuan untuk memurnikan pencemaran yang terjadi.


Sampah dan zat seperti plastik, DDT, deterjen dan sebagainya yang tidak ramah lingkungan akan semakin memperparah kondisi pengrusakan alam yang kian hari kian bertambah parah.


Ada beberapa yang menjadi penyebab terjadinya pencemaran lingkungan di Air dan di Tanah antara lain :

  1. Terjadinya erosi dan curah hujan yang tinggi.
  2. Banyaknya sampah buangan manusia dari rumah-rumah atau pemukiman penduduk.
  3. Menyebarnya zat kimia dari lokasi rumah penduduk, pertanian, industri, dan sebagainya.

Sampah dan air limbah mengandung berbagai macam unsur seperti gas-gas terlarut, zat-zat padat terlarut, minyak dan lemak serta mikroorganisme. Mikroorganisme yang terkandung dalam sampah dan air limbah dapat berupa organisme pengurai dan penyebab penyakit.


Penanganan sampah dan air limbah yang kurang baik seperti: pengaliran air limbah ke dalam saluran terbuka, atau dinding dan dasar saluran yang rusak karena kurang terpelihara. Pembuangan kotoran dan sampah kedalam saluran yang menyebabkan penyumbatan dan timbulnya genangan akan mempercepat berkembangbiaknya mikroorganisme atau kuman-kuman penyebab penyakit, serangga dan mamalia penyebar penyakit seperti lalat dan tikus.


Terdapat beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh sanitasi yang kurang baik serta pembuangan sampah dan air limbah yang kurang baik diantaranya adalah : Diare Demam berdarah Disentri Hepatitis A Kolera Tiphus Cacingan Malaria Maka yang harus kita lakukan dalam menanggulangi pencemaran air dan tanah serta terhindar dari berbagai penyakit adalah pola hidup bersih dan sehat.

Baca Juga Artikel Terkait Tentang Materi: 20 Contoh Teks Eksplanasi Beserta Strukturnya [LENGKAP]


Hidup bersih dan sehat dapat diartikan sebagai hidup di lingkungan yang memiliki standar kebersihan dan kesehatan serta menjalankan pola atau perilaku hidup bersih dan sehat. Lingkungan yang sehat dapat memberikan efek terhadap kualitas kesehatan. Kesehatan seseorang akan menjadi baik jika lingkungan yang ada di sekitarnya juga baik.


Begitu juga sebaliknya, kesehatan seseorang akan menjadi buruk jika lingkungan yang ada di sekitarnya kurang baik. Dalam penerapan hidup bersih dan sehat dapat dimulai dengan mewujudkan lingkungan yang sehat. Lingkungan yang sehat memiliki ciri-ciri tempat tinggal (rumah) dan lingkungan sekitar rumah yang sehat.


4. Contoh Karangan Narasi Tentang Guru

Orang Tua Kedua (Guru)

Semua orang pasti memiliki orang tua sehingga kita bisa terlahir di dunia ini. Tapi ada istilah orang tua kedua yang ada di sekolah. Ya, itu merupakan sebutan untuk guru-guru yang ada di sekolah. Karena saat di sekolah merekalah yang membimbing, menjaga, menegur kita selama kita bersekolah.


Saat kita di sekolah, ada banyak guru dengan materi yang diajarkannya masing-masing serta kepribadiannya masing-masing. Kenapa kepribadian? Itu karena kita pasti sering atau pernah menemukan guru yang sangat baik dan sabar, guru yang tegas, guru yang ditakuti murid karena sering marah, guru yang lucu sering membuat kita tertawa, dan masih banyak lagi. Ah, selain itu ada juga guru-guru yang cantik dan ganteng serta masih muda yang menjadi bahan modusan(italic) murid-murid.


Terlepas dari itu semua, guru merupakan kunci dimana kita bisa sukses nantinya. Para pahlawan tanpa tanda jasa. Merekalah yang selalu ada dalam suka duka saat kita menempuh pendidikan di sekolah. Mereka yang juga akan bangga jika kita meraih prestasi, mereka juga yang akan ikut bersedih jika kita mengalami kegagalan, namun mereka juga membangkitkan kita dari kegagalan tersebut. Guru, segala hormat kami untukmu.


5. Contoh Karangan Narasi Tentang Sekolah

Sebuah Pengalaman yang Mengesankan

Ketika  bangun  pada hari  Senin  pagi, aku  sangat terkejut  karena   melihat jam di kamar telah  menunjukkan  pukul  06.30 WIB. Aku  langsung  bangun  dan  menuju  ke kamar  mandi. Sampai  di  kamar  mandi  tiba-tiba aku  terpeleset dan hampir saja mencederaiku.


Setelah mandi, aku berpakaian sekolah, sarapan pagi lalu berangkat sekolah dengan menggunakan sepeda motor. Sesampainya di sekolah kulihat tasku untuk mengambil topi. Betapa terkejutnya aku, ternyata topiku tidak ada di dalam tas. Karena hari itu hari senin (ada upacara bendera) aku pulang ke rumah untuk mengambil topi. Selesai mengambil topi aku kembali lagi ke sekolah dengan menaiki sepeda motor.


Tiba-tiba di jalan motorku mogok, setelah diperiksa ternyata bensinnya habis. Terpaksa kudorong motor untuk mencari tempat penjualan bensin eceran. Untunglah tempat penjualan bensin itu tidak jauh. Aku membeli satu liter bensin dan langsung tancap gas menuju ke sekolah.


Setibanya di sekolah ternyata murid-murid sudah berkumpul di lapangan. Upacara hampir saja dimulai. Aku pun tergesa-gesa berlari menuju ke lapangan upacara. Ketika upacara dimulai kepala sekolah langsung memberi pengarahan tentang tata tertib sekolah.


Tiba-tiba datanglah seorang guru untuk memeriksa kerapian murid-muridnya, dan sialnya rambutku dinilai panjang oleh guru. Dengan leluasa serta tak kuasa kumenolak gunting yang ada digengaman guru mencabik-cabik rambutku.


Dengan rambutku yang tak karuan, aku langsung masuk ke kelas untuk mengikuti pelajaran. Rupaya pelajaran tersebut mempunyai pekerjaan rumah (PR) dan aku lupa mengerjakan tugas tersebut lalu dihukum oleh guru untuk membuat tugas itu sebanyak tiga kali.


Aku langsung mengerjakan tugas itu. Sebelum aku mengerjakannya jam pelajaran pun habis lalu aku disuruh menulis beberapa kali lipat lagi oleh guru. Ketika sedang mengerjakan tugas itu, teman-teman ribut di kelas karena jam pelajarannya kosong. Dengan senangnya teman-teman pun bermain di kelas sehingga aku pun merasa terganggu.


Aku menegurnya supaya tidak ribut lagi, ternyata mereka tidak senang dan tidak terima atas teguranku. Temanku tadi langsung merobek tugas yang sedang kubuat. Aku merasa kesal dan tanpa basa-basi lagi aku langsung menghajarnya sehingga terjadilah perkelahian. Kemudian kami dipanggil wali kelas ke kantor untuk menyelesaikan masalah tersebut. Aku ceritakan masalah tersebut dan kami pun disuruh untuk bermaaf-maafan.


Setelah itu kami disuruh untuk melupakan masalah tersebut, akhirnya lonceng pun berbunyi menandakan pulang sekolah. Kami pun langsung pulang ke rumah. Setibanya di rumah aku merasa senang karena permasalahan tersebut telah selesai.


Aku bercerita tentang kejadian-kejadian yang aku alami di sekolah tadi dengan orang tuaku. Orang tuaku pun menasehati agar selalu mengerjakan tugas tersebut dan mentaati peraturan tata tertib yang ada di sekolah.


6. Contoh Karangan Narasi Tentang Fiksi

Aku tersenyum sambil mengayunkan langkah. Angin dingin yang menerpa, membuat tulang-tulang di sekujur tubuhku bergemeretak. Kumasukkan kedua telapak tangan ke dalam saku jaket, mencoba memerangi rasa dingin yang terasa begitu menyiksa.


Wangi kayu cadar yang terbakar di perapian menyambutku ketika Eriza membukakan pintu. Wangi yang kelak akan kurindui ketika aku telah kembali ke tanah air. Tapi wajah ayu di hadapanku, akankah kurindui juga?


Ada yang berdegup keras di dalam dada, namun kuusahakan untuk menepiskannya. Jangan, Bowo, sergah hati kecilku, jangan biarkan hatimu terbagi. Ingatlah Ratri, dia tengah menunggu kepulanganmu dengan segenap cintanya.

Baca Juga Artikel Terkait Tentang Materi: 20 Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya [LENGKAP]


7. Contoh Karangan Narasi Tentang Fakta

Ir. Soekarno

Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama adalah seorang nasionalis. Ia memimpin PNI pada tahun 1928. Soekarno menghabiskan waktunya di penjara dan di tempat pengasingan karena keberaniannya menentang penjajah.


Soekarno mengucapkan pidato tentang dasar-dasar Indonesia merdeka yang dinamakan Pancasila pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Soekarno bersama Mohammad Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.


Ia ditangkap Belanda dan diasingkan ke Bengkulu pada tahun 1948. Soekarno dikembalikan ke Yogya dan dipulihkan kedudukannya sebagai Presiden RI pada tahun 1949. Jiwa kepemimpinan dan perjuangannya tidak pernah pupus.


Soekarno bersama pemimpin-pemimpin negara lainnya menjadi juru bicara bagi negara-negara nonblok pada Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Hampir seluruh perjalanan hidupnya dihabiskan untuk berbakti dan berjuang.


8. Contoh Karangan Narasi Tentang Pengalaman

Pada Bulan Juni, tanggal 13 di sekolahku akan memasuki masa libur dan akan berakhir pada tanggal 15 Juli. Kami sekeluarga tidak menyipkan liburan. Ketika itu aku memilih berlibur ke Pantai Parangtritis.


Dan keesokan harinya aku mempersiapkan segalanya perbekalan yang nantinya diperlukan. Sepanjang perjalanan, aku iringi dengan nyanyian lagu riang. Betapa senangnya aku ketika sampai di pantai tersebut. Dengan semua pemndangannya yang menawan.


Lalu kemudian sesampainya disana kami keluargaku saling berfoto-foto untuk mengabadikan momen yang indah ini. waktu berlalu begitu cepat tak terasa berjam-jam telah kuhabiskan disana.


Perpisahan pun terjadi ketika hari beranjak sore . Tak rela rasanya kebahagiaan ini akhirnya selesai. Dalam benakku, aku kan kembali esok.


9. Contoh Karangan Narasi Singkat

Sejak kecil aku gemar menari. Aku biasa berlatih menari di sebuah sanggar tari. Berbagai piala lomba menari telah aku menangi. Hingga saat ini, kegemarankuterhadap seni terutama seni-seni tradisional tidak berkurang.


Selepas sekolahmenengah atas kelak aku ingin melanjutkan sekolah di institut seni. Semoga cita-citaku kelak tercapai dan menjadi penari professional.


10. Contoh Karangan Narasi Panjang

Akibat Bangun Kesiangan

Sinar mentari pagi menerobos masuk melewati sela-sela jendela kamarku. Sinar itu menyinari wajahku hingga aku terbangun. Aku pun membuka matak dengan sangat berat dan melihat ke arah jam dinding yang ada di kamarku.


Seketika itu juga aku terkejut, ku lihat jam telah menunjukan pukul 06.30 WIB. Dengan cepat aku melompat dari tempat tidur langsung menuju kamar mandi. Ketika sampai di pintu kamar mandi, aku terpeleset kain basah yang ada di bawah, beruntung aku tidak jatuh dan mencederai tubuhku.


Setelah mandi, aku segera berpakaian sekolah dengan rapih. Kemudian, aku sarapan pagi bersama ayah dan ibuku. Sesudahnya aku pamit kepada kedua orang tuaku dan langsung berangkat menuju sekolah dengan mengendarai sepeda motorku.


Jarak dari sekolah ke rumahku tidak begitu jauh sehingga hanya sekitar 15 menit aku telah sampai di sekolah. Beruntung aku tidak terlambat, pikirku. Aku pun langsung menuju kelasku. Setibanya di sana, kulihat semua teman-teman sedang bersiap-siap mengikuti upacara.


Kemudian aku juga ikut mempersiapkan diri untuk mengikuti upacara. Namun, ketika aku mencari topiku di dalam tas, betapa terkejutnya aku ternyata topiku tidak ada di sana. Aku pun mulai panik.


Terbayang sudah aku akan dihukum berdiri sendiri di depan lapangan upacara dan ditertawai oleh teman- teman. Karena aku tidak mau kena hukum, aku berniat mengambil topiku yang tertinggal di dalam rumah. Kulihat pula jam masih menunjukan pukul 07. 00 wib. Aku pikir masih ada waktu bagiku untuk pulang ke rumah.


Aku pun pulang kembali ke rumah. Setelah mengambil topi, aku kembali ke sekolah. Ku pacu sepeda motorku dengan sangat kencang. Namun, di tengah perjalanan motorku tiba – tiba berhenti mendadak. Aku pun semakin panik, setelah aku periksa, motorku ternyata kehabisan bensin.


Terpaksa aku mendorongnya sambil mencari penjual bensin terdekat. Beruntung, aku menemukan pom bensin tidak jauh dari tempat motorku mogok. Kemudian aku membeli bensin dan langsung memacu sepeda motorku.


Setelah sampaidi sekolah, semua murid telah berkumpul di lapangan upacara. Ternyata upacara baru saja akan dimulai. Aku berlari menuju ke lapangan upacara dan berbaris bersama teman – temanku. Aku pun menjadi lega karena sudah memiliki topi dan siap untuk upacara.


Ketika upacara berlangsung, guru bk mengadakan razia memeriksa kerapian dan kelengkapan semua siswa. Aku pun tenang, pikirku aku tidak akan kena hukuman.


Namun, tidak di sangka guru BK menghampiriku dan mencatat namaku. Ternyata aku tidak memakai ikat pinggang. Senyum yang tersembul dari pipiku tiba-tiba menghilang. Aku lupa bahwa aku belum melepaskan ikat pinggang yang masih menempel di celana pramuka. Aku pun pasrah menerima hukuman yang akan aku terima.


Sehabis upacara, guru BK mengumpulkan semua siswa yang telah tercatat. Ada sekitar sepuluh orang siswa termasuk aku yang terjaring razia kali ini. Kami semua dibariskan menghadap tiang bendera selama sepuluh menit. Setelah itu, guru bk datang dan menceramahi kami. Aku hanya bisa mendengarkan perkataannya. Lalu, kami pun mendapat hukuman untuk membershihkan toilet sekolah.


Tanpa bisa menghindar aku menghabiskan waktu dua jam pelajaran dengan membersihkan toilet pria yang terkenal sangat bau tersebut. Aku pun menyadari bahwa segala sesuatu yang tidak dipersiapkan akan membawa bencana. Oleh karena itu, sejak saat itu aku selalu mempersiapkan atribut sekolah sebelum tidur malam.


11. Contoh Karangan Narasi Tentang Imajinatif

Ranting Tua Terlalu Bengkok

Namaku adalah Clara Dakota Cortz. Aku berusia 16 tahun . Aku tinggal di sebuah desa bernama Woodland di negara Batavia. Ibuku seorang tabib yang cantik dan bijaksana, aku sangat dekat dengan ibuku. Sedangkan ayahku adalah seorang elf (peri) musim dingin. Tiak Heran aku memiliki tubuh seperti manusia biasa tetapi dipunggungku terdapat sepasang sayap berkilauan.

Ayah dan ibuku berpisah semenjak Imaji diangkat sebagai sesepuh desa. Dia mengatakan bahwa elf, manusia, penyihir, dan para kurcaci tidak akan pernah bisa bersama. Aku heran kenapa semua makhluk tunduk dan patuh kepada si tua itu.

Suatu hari aku sedang pergi jauh ke hutan bersama kucing berjubah putih mencari jamur pelelap tidur. Tiba-tiba aku dan Squishi, si kucing berjubah putih mendengar suara di balik semak terdengar orang itu sedang mengomel. ” Bagaimana caranya kalau begini ? Siapa yang akan membantuku ? Ah….. harusnya aku, bukan penyihir bodoh dan jelek itu, tapi… aku juga tidak berani mengganggunya, jadi aku harus bagaimana ? “

Dengan perlahan aku mencoba mendekat dan mencari sumber suara itu. Tidak kusangka orang yang sedang mengomel itu adalah Imaji situa berisik dan menyebalkan. “Kakek !”. Aku mencoba mengagetkannya. ” Oh ! Kau !. Gadis berdarah orange ! sedang apa kau disini bersama kucing gemuk dengan jubah putih dekilnya ? “. Kata-kata kakek yua itu memang pedas seperti biasa.

“Aku sedang mencari jamur pelelap tidur , kau sendiri kakek tua ?” .”Anak kecil berdarah orange sepertimu tidak akan paham ! Darahmu terlalu kental untuk memahami masalahku . Sudah kubilang manusia dan peri tidak akan menghasilkan keturunan yang baik !”. Kakek itu malah memarahiku, lalu pergi begitu saja dengan tongkat tua bengkoknya.

Sepulang dari hutan aku dan Squishi sepakat untuk tidak membicarkan kejadian buruk tadi kepada ibuku. Tapi aku tidak bisa menyembunyikan rasa kesal dan sakit hatiku.

” Ada apa sayang ? Apakah kau terluka …atau… ada ranting tua yang terlalu bengkok di hutan dan memarahimu ? ” tanya ibuku. Dia tahu aku bermasalah denga Imaji sang sesepuh bawel.

Lalu aku menceritakan semuanya kepada ibuku.

Kemudian dia memberi tahu aku sebuah kisah mengenai alasan Imaji melarang semua kloni akur. Ternyata, dulu ia adalah salah satu elf musim semi dengan kekuatan yang luar biasa. Namun ia menikah dengan seorang wanita cantik yang licik . Ia membujuk Imaji agar berubah menjadi manusia biasa agar semua kemampuan dan sayapnya hilang. Imaji mengira wanita itu tulus mencintainya, akan tetapi setelah lama menikah dan tak kunjung dikaruniai keturunan wanita itupun pergi meninggalkan Imaji dan memilih untuk menikah dengan seorang penyihir jahat yang telah lama membenci Imaji.

Imaji merasa sangat sedih dan kesal , naumn ia tidak dapat berbuat banyak. Sejak kejadian itu, dia melarang antar kloni berhubungan apalagi menikah. Ia takut apa yang menimpanya akan terjadi pada orang lain.

Hal itu memang tidak adil, tapi aku mengerti dan tidak banyak bertanya pada ibu. Aku hanya terdiam sambil menatap pohon cemara tua yang rantingnya terlalu bengkok. Seperti itulah perasaan Imaji sekarang.

12. Contoh Karangan Narasi Tentang Pengalaman Pribadi

Kemah Bersama Teman-Teman
Liburan semester ganjil yang lalu, aku dan teman-teman dari kelas 7 sampai dengan kelas 8 mengikuti perkemahan sekolah di Jayagiri, di kaki gunung Tangkuban Perahu. Aku dan rombongan sekolah berangkat menggunakan 2 bus. Perjananan kami tempuh selama kurang lebih 3 jam.

Sesampainya di sana, aku dan teman-teman mencari tempat untuk mendirikan tenda. Kami menelusuri setiap titik tempat yang bagus dan layak untuk mendirikan tenda. Kurang lebih 2 jam pencarian tempat, akhirnya kami menemukan tempat yang cocok untuk mendirikan tenda. Tempat tersebut berada agak di atas kaki gunung Tangkuban Perahu. Tempat tersebut memiliki pemandangan yang bagus dan kondisi tanahnya yang datar memudahkan kami untuk mendirikan tenda dengan cepat.

Pada hari kedua, aku dan teman-teman melakukan pendakian ke gunung Tangkuban Perahu. Kegiatan ini sangat melelahkan bagi kami. Namun, kegiatan ini juga sangat menyenangkan. Karena kami dapat menikmati pemandangan kebun teh yang sangat luas dan indah, menghirup udara yang sangat segar, serta mendengar kicauan burung dan gemercik air air yang mengaris diantara bebatuan suangai.

Baguku, saat yang paling menyenangkan adalah saat kami tiba di lokasi kawah Tangkuban Perahu. Rasa lelah dan peluh keringan terasa hilang digantikan oleh rasa puas dan menyenangkan yang sukar untuk dilukiskan dengan kata-kata.

13. Contoh Karangan Narasi Tentang Pendidikan 2

Hikmah Disiplin dalam Belajar

Rani merupakan anak ketiga dari lima besaudara. Ayah Rani adalah seorang tentara angkatan darat. Mereka sekeluarga tinggal di rumah dinas khusus TNI. Ayah Rani selalu mengajarkan kedisiplinan dalam segala hal. Mulai dari disiplin dalam beribadah, displin dalam beraktivitas, disiplin dalam berolahraga, dan disiplin dalam belajar. Ketegasan ayah Rani dalam menerapkan kedisiplinan bukan berarti membuat anak-anaknya merasa takut. Hubungan antara ayah dan anak di antara mereka terjalin sangat harmonis.


Rani dan semua saudaranya diajarkan untuk selalu belajar di siang hari. Setelah pulang sekolah, ayah Rani mengajarkan untuk selalu mengerjakan semua tugas rumah yang diberikan pada hari itu. Akan tetapi aktivitas itu harus dilakukan setelah mereka menyantap makan siang. Ketika pekerjaan sekolah sudah selesai maka ayah membebaskan Rani dan saudara-saudaranya untuk bermain. Dan malam harinya, ayah mewajibkan untuk belajar dari ba’da isya sampai pukul 09.00 WIB.


Semua kedisiplinan ini tidaklah memberatkan bagi Rani. Bahkan kebiasaan ini justru membawa hikmah yang luar biasa. Daerah tempat tinggal Rani merupakan daerah yang masih sulit listrik. Listrik di daerah itu dapat saja mati selama seharian penuh atau bahkan sampai tiga hari. Pernah suatu ketika listrik padam di malam hari sampai menjelang subuh.


Pada hari itu ada tugas sekolah yang sangat banyak bagi Rani dan teman-temannya. Ketika sesampainya di sekolah hampir semua teman-teman Rani mengeluh tidak bisa mengerjakan tugas karena listrik padam. Akan tetapi hal tersebut tidak terjadi pada Rani. Rani sudah siap dengan semua tugas untuk hari itu. Rani pun bercerita kepada guru dan semua teman-temannya bahwa ia selalu dibiasakan mengerjakan tugas sekolah saat siang hari.


Alhasil ketika suatu ketika listrik padam di malam hari Rani tidak kebingungan karena belum mengerjakan tugas sekolah. Inilah hikmah dari kedisiplinan dalam belajar.


14. Contoh Karangan Narasi Tentang Pendidikan 3

Aku Menyesal Tak Berilmu

Sekarang usiaku menginjak 33 tahun dan aku hanya sebagai ibu rumah tangga. Tanpa penghasilan kecuali nafkah dari suami. Aku tidak punya penghasilan sendiri. Entah pekerjaan apa yang bisa aku lakukan. Bahkan ada yang lebih buruk dari itu, mengajari anak-anakku mengerjakan PR pun aku tidak bisa.


Ketika mereka bertanya tentang materi sekolahnya, aku terdiam seribu bahasa dan pada akhirnya aku menyuruh mereka mengikuti bimbingan belajar. Mungkin bagi sebagian orang bimbingan belajar adalah kegiatan yang baik bagi anak-anak. Tapi bagiku, dengan mereka ada kegiatan tambahan diluar maka makin sedikit waktu kebersamaan kami.


Semua ini berawal saat usiaku 11 tahun. Waktu itu aku duduk di kelas 5 SD. Tidak seperti teman-temanku lainnya yang semangat bersekolah, aku merasa sangat bosan di sekolah. Aku sering membolos keluar sekolah.


Pergi ke sawah, sungai, atau justru ke pasar. Orang tuaku tidak mengetahui semua itu. Mereka hanya tahu bahwa pagi hari aku berangkat ke sekolah dan siang harinya pulang. Adegan membolos ini aku lakukan dalam jangka waktu yang lama. Sekitar dua bulan aku lebih sering berada di luar sekolah.


Hal yang tidak baik akan susah untuk ditutupi dalam jangka waktu yang lama. Hal ini pun terjadi padaku. Pihak sekolah akhirnya memberitahu kedua orang tuaku tentang kebiasaanku membolos. Orang tuaku kaget bukan kepalang. Mereka marah besar. Bahkan ayah sampai memukulku.


Tak lama berselang ibuku jatuh sakit. Kata ayah ibu sakit karena memikirkanku. Aku mulai mengalah untuk terus bersekolah demi ibu. Tapi ayah selalu saja bersikap kasar kepadaku setelah kejadian itu. Terlebih lagi nilai-nilaiku kurang memuaskan bagi ayah.


Aku melanjutkan sekolah sampai lulus SD. Nilaiku pun tak cukup bagus. Aku kemudian mengutarakan kepada ayah bahwa aku tak mau lagi sekolah. Aku tidak bisa lagi belajar. Bahkan aku tidak ada keinginan untuk belajar. Ayah dan ibu sudah kehabisan akal membujukku untuk bersekolah.


Alhasil muncul keputusan mengejutkan dari ayah. Beliau memutuskan untuk menikahkanku. Laki-laki berumur 29 tahun menjadi pilihan ayah. Tidak terbayang olehku, menikah dengan laki-laki yang berjarak 17 tahun denganku. Tapi entah apa yang ada di pikiranku. Aku langsung menyetujui keputusan ayah. Menikah di usia belia akhirnya menjadi jalan hidupku.


Kini 21 tahun telah berlalu, dan aku baru merasakan akibat tidak berpendidikan. Tidak berpendidikan sangat menyusahkan. Tidak berilmu justru membuat hidup serasa sengsara.


Pendidikan SD tidak bisa menjamin kehidupan. Hidup tidak bisa hanya dibekali dengan keterampilan dasar membaca, menulis dan berhitung. Aku sangat menyesal atas keputusanku 21 tahun silam. Andaikan saja dahulu aku menuruti kata ayah dan ibu, pasti aku bisa sukses seperti teman-temanku sekarang. Bahkan aku bisa merasa bangga karena bisa menjadi guru pertama bagi anak-anakku.


Demikianlah pembahasan mengenai 14 Contoh Karangan Narasi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.