Mikrotik adalah

Diposting pada

Mikrotik adalah – Sejarah, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Jenis, Kelebihan, Kekurangan, Fitur & Cara – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Mikrotik yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, sejarah, fungsi, tujuan, manfaat, jenis, kelebihan, kekurangan, fitur dan cara, untuk lebih memahami dan mengerti simak ulasan dibawah ini.

Mikrotik-adalah

Pengertian Mikrotik

Mikrotik adalah sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer).


PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.


  1. Mikrotik RouterOS

Sebuah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.


Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun.


  1. Mikrotik Router Board

Merupakan router embedded produk dari mikrotik. Routerboard seperti sebuah pc mini yang terintegrasi karena dalam satu board tertanam prosesor, ram, rom, dan memori flash. Routerboard menggunakan os RouterOS yang berfungsi sebagai router jaringan, bandwidth management, proxy server, dhcp, dns server dan bisa juga berfungsi sebagai hotspot server.


Ada beberapa seri routerboard yang juga bisa berfungsi sebagai wifi. sebagai wifi access point, bridge, wds ataupun sebagai wifi client. seperti seri RB411, RB433, RB600. dan sebagian besar ISP wireless menggunakan routerboard untuk menjalankan fungsi wirelessnya baik sebagai ap ataupun client. Dengan routerboard Anda bisa menjalankan fungsi sebuah router tanpa tergantung pada PC lagi.


Karena semua fungsi pada router sudah ada dalam routerboard. Jika dibandingkan dengan pc yang diinstal routerOS, routerboard ukurannya lebih kecil, lebih kompak dan hemat listrik karena hanya menggunakan adaptor. untuk digunakan di jaringan wifi bisa dipasang diatas tower dan menggunakan PoE sebagai sumber arusnya.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “Repeater” Pengertian & ( Cara Kerja – Fungsi – Jenis – Manfaat – Kelebihan – Kekurangan )


Sejarah Mikrotik

Tahun 1996 John dan Arnis mulai me-routing dunia (visi Mikrotik adalah me-routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Molcova, tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.


Ketika saya menanyakan berapa jumlah pelanggan yang dilayaninya saat ini, Arnis menyebut antara 10 sampai 20 pelanggan saja, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Ini agak kontradiksi dengan informasi yang ada di web Mikrotik, bahwa mereka mempunyai 600 titik (pelanggan) wireless dan terbesar di dunia. Padahal dengan wireless di Jogja dan Bandung saja, kemungkinan besar mereka sudah kalah bersaing.


Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Latvia hanya merupakan “tempat eksperimen” John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.


Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 – 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.


Ketika ditanya siapa saja pesaing Mikrotik, Arnis tersenyum dan enggan mengatakannya. Sewaktu saya simpulkan tidak ada pesaing, Arnis dengan sedikit tertawa menyebut satu nama yang memang sudah lumayan terkenal sebagai produsen perangkat keras khusus untuk teknologi W-LAN, yaitu Soekris dari Amerika.


Tujuan utama mereka berdua adalah membangun software untuk routing, sementara kebutuhan akan perangkat keras juga terus berkembang, sehingga akhirnya mereka membuat berbagai macam perangkat keras yang berhubungan dengan software yang mereka kembangkan.


Semangat Mikrotik ini agak berbeda dari kebanyakan perusahaan sejenis di Amerika, karena mereka berkonsentrasi di pengembangan software lalu mencari solusi di hardware-nya dengan mengajak pihak ketiga untuk berkolaborasi. Dan kita dapat melihat ragam perangkat yang mereka tawarkan menjadi semakin banyak, mulai dari perangkat yang bekerja di frekwensi 2,4GHz dan 5,8GHz sampai ke interface dan antena.


Keahlian Mikrotik sebetulnya di perangkat lunak routernya, karena terlihat mereka berjualan perangkat W-LAN dengan antena omni yang sangat tidak dianjurkan pemakaiannya di dunia W-LAN, karena sangat sensitif terhadap gangguan dan interferensi. Walaupun punya tujuan yang sangat jelas, yaitu mendistribusikan sinyal ke segala arah sehingga merupakan solusi murah.


Kepopuleran Mikrotik menyebar juga ke Indonesia. Pertama kali masuk tahun 2001 ke Jogja melalui Citraweb oleh Valens Riyadi dan kawan-kawan, lalu meluas menjadi satu solusi murah untuk membangun ISP, terutama yang berbasis W-LAN. Kebetulan sekali, Jogja merupakan salah satu kota di Indonesia yang populasi pemakaian W-LAN-nya terbesar kalau dibandingkan luas daerahnya. Keberhasilan Mikrotik me-routing dunia merupakan satu contoh, bahwa kita semua mampu membantu calon pemakai Internet untuk masuk ke dunia maya, terutama membantu membangun infrastrukturnya.


Fungsi Mikrotik Pada Jaringan Komputer

Mikrotik menjadi primadona dalam pembuatan router dan administrasi dalam jaringan, kemudahan dan tool yang sederhana membuat mikrotik menjadi pilihan banyak orang, berikut ini ialah fungsi mikrotik dalam jaringan komputer.

  • Dapat digunakan sebagai biling hotspot sehingga memudahkan dalam pengkonfigurasian dan pembagian bandwitch pada jaringan.
  • Konfigurasi jaringan internet dapat dilakukan secara terpusat pada mikrotik sehingga memudahkan admin jaringan untuk mengelola jaringan tersebut.
  • Dapat digunakan untuk memblokir situs-situs terlarang yang mengandung konten pornografi dengan menggunakan proxy sehingga tercipta penggunaan internet yang positif.
  • Dapat digunakan untuk pembuatan PPPoE Server.
  • Pengaturan dan Konfigurasi LAN dapat dilakukan dengan hanya mengandalkan PC Mikrotik Router OS dengan spesifikasi perangkat keras yang sangat rendah.
  • Memisahkan bandwith traffic internasional dan local dan lainnya.

Tujuan Mikrotik

Adapun tujuan dari mikrotik yang diantaranya yaitu:

  • Mikrotik didesain mudah digunakan dan baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer.
  • Belakangan ini banyak usaha warnet yang menggunakan mikrotik sebagai routernya dan mereka merasa puas dengan hasilnya.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “Hotspot” Pengertian & ( Fungsi – Keuntungan – Tips Aman )


Jenis-Jenis Mikrotik

Adapun jenis-jenis mikrotik yang diantaranya yaitu:


1. Mikrotik Router OS

Mikrotik Router OS ialah sebuah sistem operasi jaringan berbasis UNIX yang memungkinkan untuk bisa menjadikan komputer biasa mempunyai kemampuan seperti halnya router, firewall, bridge, hotspot, proxy server dan lain sebagainya. Sistem operasi ini sangat ringan dan hanya membutuhkan spesifikasi perangkat keras yang rendah untuk bisa menjalankannya.


Untuk itu banyak orang menggunakan sistem operasi ini untuk membangun router pada jaringan mereka kestabilan dan kemudahan yang ditawarkan oleh mikrotik router OS membuat banyak perusahan-perusahaan besar dan lembaga pendidikan berbasis networking menggunakan mikrotik sebagai dasar dan standar untuk router. Nah berikut ini kelebihan yang ditawarkan oleh mikrotik Router OS.

  • Mikrotik Router OS mampu merubah komputer biasa “PC” sebagai router yang handal dan berkwalitas.
  • Berbasis linux sehingga sangat ringan untuk digunakan.
  • Diinstall sebagai sistem operasi.
  • Biasanya diinstall pada power PC.

2. Built In Hardware Mikrotik

Merupakan Mikrotik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router yang di dalamnya sudah terinstal Mikrotik RouterOS. Untuk versi ini, lisensi sudah termasuk dalam harga router board Mikrotik. Contoh Mikrotik dalam bentuk perangkat keras adalah RouterBoard 433 2 Access Point Indoor. Berikut spesifikasi dari RB 433.


Manfaat Menggunakan Mikrotik

Adapun manfaat menggunakan mikrotik yang diantaranya yaitu:

  1. Sebagai Internet Gateway Bagi LAN “Local Area Network”
    Contohnya router mikrotik menghubungkan beberapa jaringan local untuk dihubungkan ke internet. Router mikrotik juga bisa menjadi pengatur lalu lintas data yang masuk maupun keluar. Mikrotik juga mampu mengatur konten dari internet yang dapat diakses oleh client.
  2. Sebagai Access Point
    Router mikrotik yang dilengkapi dengan interface wireless dapat berfungsi sebagai access point pada jaringan wifi. Seperti di sekolah, cafe, kampus ataupun jaringan publik kebanyakan menggunakan router mikrotik sebagai access point wifi tersebut.
  3. Sebagai Routing
    Routing merupakan fitur utama dalam router mikrotik Routing ini menghubungkan beberapa jaringan dan menentukan jalur terbaik menuju komputer atau alamat tujuan. Contohnya ada tiga kantor cabang A, B dan C router mikrotik mengatur ketiga kantor tersebut supaya terhubung satu dengan yang lain ke dalam internet.

Fitur Mikrotik

Berikut ini terdapat beberapa fitur mikrotik, terdiri atas:


  1. Address List: Pengelompokan IP Address berdasarkan nama
  2. Asynchronous: Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.
  3. Bonding: Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.
  4. Bridge: Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, bridging firewalling.
  5. Data Rate Management: QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer
  6. DHCP: Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases.
  7. Firewall dan NAT: Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.
  8. Hotspot: Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate, SSL ,HTTPS.
  9. IPSec: Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5
  10. ISDN: mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.
  11. M3P: MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.
  12. MNDP: MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung Cisco Discovery Protokol (CDP).
  13. Monitoring / Accounting: Laporan Traffic IP, log, statistik graph yang dapat diakses melalui HTTP.
  14. NTP: Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.
  15. Poin to Point Tunneling Protocol: PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.
  16. Proxy: Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS dan HTTP; mendukung protokol SOCKS; mendukung parent proxy; static DNS.
  17. Routing: Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.
  18. SDSL: Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.
  19. Simple Tunnel: Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).
  20. SNMP: Simple Network Monitoring Protocol mode akses read-only.
  21. Synchronous: V.35, V.24, E1/T1, X21, DS3 (T3) media ttypes; sync-PPP, Cisco HDLC; Frame Relay line protokol; ANSI-617d (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A); Frame Relay jenis LMI.
  22. Tool: Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dinamik DNS update.
  23. UPnP: Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.
  24. VLAN: Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.
  25. VoIP: Mendukung aplikasi voice over IP.
  26. VRRP: Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.
  27. WinBox: Aplikasi mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi MikroTik RouterOS.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “ISP ( Internet Service Provider )” Pengertian & ( Contoh – Fungsi )


Fitur Logging Pada Mikrotik

Terdiri atas:


1. Tab Action (system logging action)

Digunakan untuk pengaturan metode penyimpanan log.


  • Tipe Disk

Dengan tipe ini log akan disimpan dalam bentuk teks file dan akan disimpan pada storage system Router itu sendiri . Kita bisa melakukan pengaturan nama file log saat disimpan pada parameter File Name. Bisa juga diatur berapa banyak baris log yang disimpan dalam setiap file nya,bisa diset pada parameter Lines Per file.


  • Tipe Echo

Dengan menggunakan tipe ini log dari Router akan ditampilkan pada New Terminal (winbox) atau pada saat kita remote menggunakan CLI (direct console).


  • Tipe email

Log akan dikirimkan ke email yang sudah kita tentukan. Agar bisa berfungsi maka sebelumnya kita harus melakukan setting smtp server yang akan kita gunakan di menu /tool email.


  • Tipe Memory

Log akan disimpan di dalam RAM Router dan bisa kita lihat pada menu Log . Karena hanya disimpan dalam RAM log ini akan terhapus / tidak bisa kita baca lagi setelah router reboot.


  • Tipe Remote

Log akan dikirimkan ke perangkat lain yang menjalankan syslog server. Kita tinggal menunjuk mesin yang menjalankan syslog server tersebut dengan mengisikan IP Address.


2. Tab Rules (/system logging rules )

Pada tab rule ini kita bisa melakukan pengaturan topic atau service apa saja yang akan kita catat dalam log. Sehingga kita bisa mengamati sebuah proses atau service secara lebih spesifik. Ada banyak service didalam router kita dan dalam sebuah rules yang kita buat, kita bisa tentukan satu atau lebih topic yang akan kita catat dalam log.


Topic !debug ini optional. Artinya tanpa topic !debug pun loging webproxy akan tetap berjalan. !debug digunakan agar tampilan log nya tidak terlalu mendetail. By default jika kita menentukan suatu topic logging, maka akan terdapat informasi detail proses yang terjadi pada mesin yang terkadang malah membingungkan. Contoh ketika melakukan logging topic webproxy (!debug) dengan action remote sehingga log akan dikirimkan ke mesin (PC) yang menjalankan syslog server (172.16.1.254) dengan aplikasi syslog sederhana dari Mikrotik untuk Windows bernama MTSyslog.


Dengan menggunakan fungsi logging ini kita tidak perlu melakukan pengamatan proses yang terjadi pada router secara terus menerus setiap saat. Kita cukup melihat hasil catatan (log) proses yang sudah ada untuk mengetahui apa saja yang terjadi selama anda tidak mengamati router langsung.


Fitur Hotspot Mikrotik

Terdiri atas:

  1. Limitasi

Dengan menggunakan hotspot server di jaringan anda, anda nanti bisa melakukan limitasi berdasarkan berapa lama user akses jaringan (uptime), kecepatan akses (data rate), banyak data yang sudah digunakan (quota based), bahkan kebijakan policy firewall. Limitasi ini bisa diterapkan per user atau mungkin per group dari jaringan anda.


  1. Plug n Play Connectivity

Apakah anda pernah mengalami repotnya merubah-rubah IP setiap terkoneksi ke jaringan wireless orang lain? Atau mungkin ada kasus di perangkat User memiliki security yang mengakibatkan user tersebut tidak diijinkan merubah-rubah IP pada perangkatnya? Dengan menggunakan Hotspot Server, anda tidak perlu mengkhawatirkan hal itu lagi. User bisa menggunakan sembarang IP statik di perangkatnya atau DHCP, nanti secara otomatis Hotspot server akan melakukan one to one nat agar client tersebut bisa akses ke jaringan kita.


  1. Bypass

Normalnya, semua koneksi dari berbagai perangkat yang ada dijaringan Hotspot kita akan diblock sebelum melakukan login / autentikasi ke hotspot server. Tetapi tidak semua perangkat bisa melakukan sistem autentikasi tersebut, misalnya : Printer server, IP Cam, VoIP server dan sebagainya. Atau ada user VIP yang memang istimewa tidak perlu melakukan login.


Untuk perangkat-perangkat yang ingin anda bypass , tidak perlu melakukan login untuk akses ke jaringan, anda bisa menggunakan fitur yang namanya IP Binding. Atau bisa juga anda mempunyai kebijakan, untuk mengakses resource di jaringan lokal anda sendiri (halaman web perusahaan / web server, mail server, file server dan sebagainya) tidak perlu melakukan login.


Tetapi pada saat user ingin akses ke internet (misalnya browsing ke yahoo, facebook dan sebagainya) baru anda minta user tersebut untuk melakukan login. Fitur yang bisa anda gunakan untuk hal tersebut dinamakan Walled Garden


  1. Advertisement

Dengan menggunakan fitur advertisement pada Hotspot server, anda bisa menampilkan popup halaman sebuah web ke user anda dan popup-popup yang akan muncul bisa anda atur intervalnya.


  1. Trial User

Mungkin bagi anda yang berkecimpung di dunia jasa layanan internet, ingin memberikan masa trial / uji coba ke calon pelanggan anda, dengan tujuan meyakinkan kualitas jaringan. Di Hotspot server ini terdapat fungsi trial yang memungkinkan user tidak perlu melakukan login sampai batas waktu yang ditentukan. Setelah itu baru user diwajibkan untuk melakukan login. Biasanya dilapangan fungsi trial ini dikombinasikan dengan fungsi advertisement sebelumnya untuk membuat ajang promosi didalam layanan jasa internet.


  1. Voucher

Sudah pernah membeli voucher pulsa GSM? atau mungkin layanan internet di hotel-hotel yang mengharuskan kita meminta voucher di petugas di Hotspot Mikrotik, anda juga bisa membuat sistem voucher prabayar untuk calon pelanggan jasa internet anda. Anda tentukan harga dan jenis / detil limitasinya, nanti setiap ada calon pelanggan yang datang anda tinggal generate voucher yang akan berisi custom username dan password.

  1. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “VPN ( Virtual Private Network )” Pengertian & Fungsi – Manfaat ( Kelebihan – Kekurangan )

Kelebihan Dan Kekurangan Mikrotik

Adapun kelebihan dan kekurangan mikrotik yang diantaranya yaitu:


1. Kelebihan Mikrotik

Terdiri atas:

  • Lebih hemat biaya, karena harga lisensi router board jauh lebih murah di banding router OS (yang selevel)
  • Lebih hemat listrik, contoh RB750 konsumsilistrik hanya 2.5 watt saja.
  • Tidak ribet instal, cukup nyalakan setting maka router sudah bisa digunakan.
  • Cocok sebagai router yang beban kerjanya kecil hingga menengah, untuk yang berat bisa membeli routerboad spek tinggi tentu dengan harga yang tinggi juga

2. Kekurangan Mikrotik

Terdiri atas:

  • Spek hardwarenya terbatas (CPU, Main Storage/NAND,RAM)
  • Kurang bagus bila digunakan sebagai Web Proxy Internal
  • Bila ada kerusakan di hardware yang tidak parah masih bisa di perbaiki tapi kalau parah terpaksa beli yang baru dan Tidak bisa upgarde hardware.

Cara Instalasi Mikrotik

Berikut ini terdapat beberapa cara instalasi mikrotik, terdiri atas:


  1. Buka Winbox
  2. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP misalnya 192.168.1.254 dengan Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect
  3. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil
  4. Klik IP —> ADDRESS
  5. Ini adalah tampilan dari address
  6. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
  7. Ini daftar IP pada 2 ethernet
  8. Setting Gateway, IP —> Routes
  9. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)
  10. Hasil ROUTING
  11. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)
    Kemudian klik Apply dan OK
  12. Setting MASQUERADE
  13. Klik IP —> Firewall
  14. Kemudian pilih NAT
  15. Pada tab General
    pada Chain pilih srcnat
    pada Out. Interface pilih ether1
    pada tab Action pilih masquerade
    Kemudian klik Apply dan OK

Demikianlah pembahasan mengenai Mikrotik adalah – Sejarah, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Jenis, Kelebihan, Kekurangan, Fitur & Cara semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.